Struktur Hirarki File System Linux Sesuai Standar FHS

Sebelum belajar tentang Linux Server entah itu Debian, Ubuntu, Kubuntu atau distro yang lain yang berbasis CLI (Command Line Interface). Setidaknya harus tau terlebih dahulu tentang Struktur Hirarki.

Konfigurasi linux server kebanyakan adalah merubah isi file yang didapat dari packet yang di install. Misal, pada saat menginstall dns-server dengan packet bind9. Maka yang perlu dikonfigurasi adalah file-file yang terletak di /etc/bind. Lalu mengubah isi file yang ada didalam folder tersebut.

Struktur hirarki ini digunakan untuk mengelompokkan file dan folder tertentu sesuai fungsinya masing-masing yang mengikuti standar FHS (Filesystems Hierarchy Standard) dan LSB (Linux Standard Base). Tujuannya agar setiap distro linux memiliki hirarki yang sama.

Pada saat menginstall linux di komputer maka nanti akan terbuat secara default folder atau klo dilinux namanya direktori. Direktori ini dibuat berdasarkan FHS tadi.

Hirarkinya seperti gambar berikut :

hirarki-file-sistem-linux
Sumber : https://netsec.id/wp-content/uploads/hirarki-file-sistem-linux.jpg

Yang perlu dipahami adalah bahwa setiap kita melakukan konfigurasi di linux server. Kita harus mengkonfigurasi file yang berada dalam folder-folder tergantung service yang di install.