Instalasi Rancher Server

Instalasi Rancher Server

Untuk mengetahui apa itu Rancher Server bisa di liat di postingan saya sebelum ini, atau di beberapa artikel di bawah ini

Requitment

  • node yang sudah terinstall docker

STEP 1 – Run Docker, Run!!

okee, jika udah terinstall docker, kita bisa lansung install rancher server nya, dengan cara ketik perintah seperti di bawah ini 

docker run -p 8080:8080 –name=hargen –hostname=hargen -d rancher/server

Keterangan :

  • –name=hargen, cuma penamaan untuk container rancher-server yang mau di install hehe (optional)
  • –hostname=hargen, cuma hostname untuk container rancher-server yang mau di install hehe (optional)
  • -d, detach, agar ketika udah selese install, ngga langsung masuk ke console rancher-server nya
  • rancher/server, repository rancher-server yang di ambil dari docker hub
  • -p 8080:8080, port forwarding, agar rancher server bisa di akses dari luar mengggunakan port 8080

Log (ketika instalasi)

[rancher@hawkeye ~]$ docker run -p 8080:8080 –name=hargen –hostname=hargen -d rancher/server Unable to find image ‘rancher/server:latest’ locally latest: Pulling from rancher/server 6599cadaf950: Pull complete 23eda618d451: Pull complete f0be3084efe9: Pull complete 52de432f084b: Pull complete a3ed95caeb02: Pull complete e75cd91a1dc5: Pull complete 997f1b48f59f: Pull complete 313c28fb4e37: Pull complete 2a0730d1275c: Pull complete 8848fbebd2c8: Pull complete b7f7981d9892: Pull complete c008948c166d: Pull complete c87519a624cc: Pull complete e071a03d5a5e: Pull complete 928830cf5afa: Pull complete 1ee93a7f526b: Pull complete 679341e02639: Pull complete 37ac10cb2b59: Pull complete Digest: sha256:41fe8aa9886c455d647084c7c48feb3b65e2c89d1bfb6059bf185cbe4b0acc76 Status: Downloaded newer image for rancher/server:latest 01faefd6ae2ac03e4e135278386bdc6caa2b5b84abec4862da2fc7e0b607ea01

STEP 2 – Buka Lewat Web-Browser

Kalo udah selesai instalasi, bisa langsung akses ip address docker host nya dan dengan port 8080 di client, contoh

http://90.90.90.100:8080

Instalasi Rancher Server

 STEP 3 – Menambahkan Host

Pada Rancher Server secara default, dia tidak akan terhubung langsung ke RancherOS manapun termasuk RancherOS yang menjalankan container rancher-server tersebut.

Untuk menambahkan host dengan cara sebagai berikut

  1. Klik Add Host (kalau tidak ada, pilih Infrasctructure > Host > Add Host)
    Instalasi Rancher Server
  2. Isi IP address beserta port dari RancherOS nya
    Instalasi Rancher Server
  3. Pilih driver dari RancherOS nya, misalkan RancherOS di install pada baremetal pilih yang custom saja, tetapi jika RancherOS di install di AWS EC2, Azure, ataupun DO, pilih pilihan yang menunjukkan driver tersebut. 1. Bisa kita beri label hanya untuk penamaan RancherOS nya
  4. Jika sudah, *salin *opsi nomor 5, dan pastekan di RancherOS nya
    Instalasi Rancher Server
  5. Paste di console RancherOS
    Log (ketika instalasi rancher-server-agent)

[root@hawkeye]$ sudo docker run -d –privileged -v /var/run/docker.sock:/var/run/docker.sock -v /var/lib/rancher:/var/lib/rancher rancher/agent:v1.2.1 http://90.90.90.128:8080/v1/scripts/E8F2B69005B3A79E0921:1483142400000:diD73vpvo8TJgQcpHPwtthsXHA Unable to find image ‘rancher/agent:v1.2.1’ locally v1.2.1: Pulling from rancher/agent b3e1c725a85f: Pull complete 4daad8bdde31: Pull complete 63fe8c0068a8: Pull complete 4a70713c436f: Pull complete bd842a2105a8: Pull complete 3f7d6fd71888: Pull complete 16914729cfd3: Pull complete eff557265dbd: Pull complete Digest: sha256:2623673fc7374ef13c4072d610fd8b002aac1f7c951caf252294608577ddd45c Status: Downloaded newer image for rancher/agent:v1.2.1 991e195936480f299fc35f015ddb7e48e66c15d8876a907e767cfafb871d8d25

nah kalo udah ntar kalo di halaman infrastructure > hosts, akan muncul RancherOS Host yang sudah di tambahkan.

Instalasi Rancher Server

Instalasi Rancher Server

STEP 4 – Selese

zzzz

Instalasi Rancher Server

Untuk mengetahui apa itu Rancher Server bisa di liat di postingan saya sebelum ini, atau di beberapa artikel di bawah ini https://fauzanooor.id/rancheros-dan-rancher-server/ https://docs.rancher.com/rancher/v1.5/en/installing-rancher/installing-server/ Requitment node yang sudah terinstall docker STEP 1 – Run Docker, Run!! okee, jika udah terinstall docker, kita bisa lansung install rancher server nya, dengan cara ketik…

Instalasi RancherOS

Instalasi RancherOS

Untuk mengetahui apa itu RancherOS bisa di liat di postingan saya sebelum ini, atau di beberapa artikel di bawah ini :

Sebelum itu, sebenernya instalasi RancherOS ada 2 cara yaitu:

  1. Menggunakan Docker Machine (hanya untuk lab saja), bisa di lihat di postingan ini > https://fauzanooor.id/instalasi-rancheros-dengan-docker-machine/
  2. Menggunakan iso dan lansung di install pada server/host.

Hardware Requitment

  • Arsitektur: x86_64
  • RAM minimal 512MB (hanya untuk penggunaan live CD), tetapi jika ingin di install pada disk minimal RAM 1GB

Requitment

  • ISO RancherOS, bisa di download di link berikut ini – https://releases.rancher.com/os/latest/rancheros.iso
  • Pada lab ini saya menggunakan VirtualBox, tetapi bisa juga pakai VMware Workstation atau sejenisnya, ataupun memakai komputer langsung untuk instalasi RancherOS ini.

Saya anggap udah pada bisa buat VM lah ya, di virtualbox atau sejenisnya, jadi langsung ke instalasi aja hehe, atau neh contoh buat VM dari VirtualBox hehe

[WPGP gif_id=”1847″ width=”600″]

btw, untuk yang pake VirtualBox, aku saranin sih network adapter utama (buat akses inet) langsung pake yg bridge aja ya, soalnya ntar pasti ujung2nya ada masalah kalo pake yg NAT ehehe. Tapi kalo pake host-only sebenernya juga bisa (tapi buat pengguna linux aja hehe).

STEP 1 – Booting

Kalo udah buat VM, langsung nyalain aja, ntar muncul gambar kek di bawah ini

Instalasi RancherOS

STEP 2 – Konfigurasi Dasar

Nah kalo udah sampe “automatic login” screen seperti di atas, itu tandanya masih di *live CD *ya, jadi misalkan kita buat container di situ, kemudian kita reboot rancherOS-nya, maka container yang udah di buat akan hilang, karena tidak tersimpan. Jadi untuk itu kita akan menginstall RancherOS pada disk.

Untuk menginstall RancherOS pada disk, kita bisa membuat script yang biasanya bernama “cloud-config.yml“, dan di dalam file tersebut ada beberapa konfigurasi seperti, ip address, hostname dan juga konfigurasi agar RancherOS tersebut hanya bisa di akses melalui ssh via public key tentunya (untuk masalah keamanan).

Tetapi karena script tersebut cukup panjang (ngga juga sih hehe) agar kita tinggal copy-paste aja, maka kita atur dulu ssh di live CD rancherOS tersebut, eh iya btw, sebenernya ssh di RancherOS live CD tersbut udah running, tapi karena password user rancher itu kita ngga tau, yowes kita ganti dulu aja passwordnya. Dengan cara masuk ke console virtualbox pada rancherOS nya, dan ganti menjadi user root, baru kemudian ganti password user rancher nya.

[rancher@rancher ~]$ sudo su [root@rancher rancher]# passwd rancher Changing password for rancher New password: Retype password: passwd: password for rancher changed by root

STEP 3 – Membuat Script cloud-config.yml

Berikut contoh script cloud-config.yml

nano cloud-config.yml

cloud-config sshauthorizedkeys: – ssh-rsa AAAAB3NzaC1yc2EAAAADAQABAAAaBAQC9Pcl9HJr1OHZL80SapE+i4Ha/JhvRsrErNtbuQPDkxD/fD7eeWHrU3yg4sKZM+l3/wpnhEmdks/4xor27rghp5iznY8ov+eafefdv3jwX+LlKb2JPQEqlh978hcFdKvsC8lIZjacSb+fqY9cdxfpvtqeLeElnE+509kbznkmNeAeVSWoFmns55GrJDRl5XcN7bQ0cE2CloU0UZ+pC3CWbszPzszkuxqYsWoJLbi2/3GBFkEybpo0tRCmZ2C6yeeGTsIAdLYCv6OD7Ja6JZOW8bPkOTngeHwl4zvenJ0AboBpiUzMjI0kadXVAdRAVA9jTABtKhLNaSqVvqw+LQI4z fauzan@n00r hostname: hawkeye rancher: network: interfaces: eth*: dhcp: true eth0: address: 10.0.2.100/24 gateway: 10.0.2.254 write_files: – path: /etc/resolv.conf content: | nameserver 8.8.8.8 nameserver 8.8.4.4

Keterangan :

  • sshauthorizedkeys, adalah isi dari public key, agar kita bisa mengakses RancherOS via ssh – untuk membuat public key bisa dengan perintah ssh-keygen (untuk linux/mac), atau menggunakan aplikasi PuTTYgen (untuk windows)
  • hostname, hostaname yang akan digunakan setelah RancherOS di instal pada disk
  • eth*, semua interface ethernet (kecuali eth0) akan di atur menjadi DHCP
  • eth0, interface ethernet0 akan di atur dengan ip address 10.0.2.100/24 dan dengan gateway 10.0.2.254
  • /etc/resolv.conf, buat konfigurasi dns yang akan di pakai oleh RancherOS, sebenernya ada juga pake script “resmi” nya, tapi aku cobain dari kemaren gagal mulu (gamau nulis di file /etc/resolv.conf) hehe, yowess pake yang pasti2 aja hehe

STEP 4 – Install RancherOS dengan cloud-config

Berikut perintah untuk instalasi RancherOS dengan script cloud-config.yml yang telah kita buat :

sudo ros install -d /dev/sda -c cloud-config.yml

Log (ketika instalasi) :

[rancher@rancher ~]$ sudo ros install -d /dev/sda -c cloud-config.yml > INFO[0000] No install type specified…defaulting to generic Installing from rancher/os:v0.9.0 Continue [y/N]: y > INFO[0001] start !isoinstallerloaded > INFO[0001] trying to load /bootiso/rancheros/installer.tar.gz 23b9c7b43573: Loading layer [==================================================>] 4.23 MB/4.23 MB 419f0b7ecaec: Loading layer [==================================================>] 14.4 MB/14.4 MB d28cbadbf545: Loading layer [==================================================>] 4.608 kB/4.608 kB 53f70e33b262: Loading layer [==================================================>] 18.07 MB/18.07 MB 1a882bb0984b: Loading layer [==================================================>] 1.536 kB/1.536 kB dcb0fe5bc56f: Loading layer [==================================================>] 2.56 kB/2.56 kB 9edc6820eb50: Loading layer [==================================================>] 3.072 kB/3.072 kB > INFO[0007] Loaded images from /bootiso/rancheros/installer.tar.gz ] 512 B/3.072 kB > INFO[0007] starting installer container for rancher/os-installer:latest (new) Installing from rancher/os-installer:latest mount: /dev/sr0 is write-protected, mounting read-only Continue with reboot [y/N]: y > INFO[0021] Rebooting

STEP 5 – Selesai

oiya, jangan lupa kalo pake VirtualBox, iso rancherOS nya di unmount dulu, soalnya ngga otomatis unmount hehe.

Dan kalo mau masuk ke RancherOS, diharuskan via ssh, dari PC yang udah ngasih public key ke RancherOS nya.

Dan terus “password defaultnya RancherOS apasih?” kagak ada keknya (?)

Instalasi RancherOS

Untuk mengetahui apa itu RancherOS bisa di liat di postingan saya sebelum ini, atau di beberapa artikel di bawah ini : https://fauzanooor.id/rancheros-dan-rancher-server/ http://rancher.com/rancher-os/ https://docs.rancher.com/os/#overview-of-rancheros Sebelum itu, sebenernya instalasi RancherOS ada 2 cara yaitu: Menggunakan Docker Machine (hanya untuk lab saja), bisa di lihat di postingan ini > https://fauzanooor.id/instalasi-rancheros-dengan-docker-machine/ Menggunakan iso dan…

Instalasi RancherOS dengan Docker Machine

Instalasi RancherOS dengan Docker Machine

Untuk mengetahui apa itu RancherOS bisa di liat di postingan saya sebelum ini, atau di beberapa artikel di bawah ini :

Sebelum itu, sebenernya instalasi RancherOS ada 2 cara yaitu:

  1. Menggunakan Docker Machine (hanya untuk lab saja)
  2. Menggunakan iso dan lansung di install pada server/host, bisa di lihat di postingan ini > https://fauzanooor.id/instalasi-rancheros/

Tapi kita di sini akan menggunakan cara pertama yakni dengan Docker Machine.

Hardware Requirement

  • arsitektur: x86_64
  • RAM Minimum 1GB

Requitment

  • docker-machine
  • virtualbox + vboxmanage

STEP 1 – Download + Install

Setelah kedua requitment di install, kita bisa langsung download file .iso RancherOS dan langsung di jalankan menggunakan perintah berikut, dan untuk beberapa kasus yg VirtualBox harus di jalankan menggunakan user root, maka perintah di bawah ini juga harus menggunakan user root

docker-machine create -d virtualbox –virtualbox-boot2docker-url https://releases.rancher.com/os/latest/rancheros.iso blackpanther

Keterangan :

Log (ketika instalasi) :

Running pre-create checks… Creating machine… (blackpanther) Downloading /root/.docker/machine/cache/boot2docker.iso from https://releases.rancher.com/os/latest/rancheros.iso… (blackpanther) 0%….10%….20%….30%….40%….50%….60%….70%….80%….90%….100% (blackpanther) Creating VirtualBox VM… (blackpanther) Creating SSH key… (blackpanther) Starting the VM… (blackpanther) Check network to re-create if needed… (blackpanther) Waiting for an IP… Waiting for machine to be running, this may take a few minutes… Detecting operating system of created instance… Waiting for SSH to be available… Detecting the provisioner… Provisioning with rancheros… Copying certs to the local machine directory… Copying certs to the remote machine… Setting Docker configuration on the remote daemon… Checking connection to Docker… Docker is up and running! To see how to connect your Docker Client to the Docker Engine running on this virtual machine, run: docker-machine env blackpanther

STEP 2 – Masuk Ke RancherOS

Nah setelah instalasi selesai, kita bisa masuk ke RancherOS nya langsung, tanpa memerlukan user dan password, tetapi secara default ada 3 user yang tersedia yaitu :

  • rancher > bertindak sebagai user biasa (kalo masuk lewat console virtualbox)
  • docker > bertindak sebagai user biasa (kalo masuk lewat docker-machine)
  • root > bertindak sebagai user admin/root

Instalasi RancherOS dengan Docker Machine

Untuk ssh, kita bisa menggunakan docker-machine juga, yaitu dengan perintah berikut ini :

docker-machine ssh blackpanther

keterangan :

  • blackpanther, nama host dari RancherOS yang sudah kita tentukan di step awal. – untuk melihat host apa saja yang ada di docker-machine, bisa ketik perintah docker-machine ls

STEP 3 – zzzz

udah selese bro..

RancherOS dan Rancher Server

RancherOS dan Rancher Server

Apa itu RancherOS ?

RancherOS dan Rancher Server

RancherOS adalah sebuah sistem operasi yang di khususkan untuk menjalankan docker, jadi karena hanya menjalankan docker saja, sistem operasi tersebut ukuran-nya sangat kecil, untuk versi 0.9.0 hanya berukuran 55 MB.

Jadi dengan adanya RancherOS ini kita juga bisa menghemat resources, yang tadinya kita biasanya memakai sistem operasi yang di install docker, sedangkan docker hanya memerlukan sebagian kecil resource yang ada di sistem operasi tersebut.

Contohnya gini, misalkan kita mau buat server sendiri untuk docker, dan kita install service docker tersebut di sistem operasi ubuntu, nah kan docker ini hanya membutuhkan sebagian kecil resources yang di sediakan oleh ubuntu, sedangkan resources lain yang disediakan ubuntu tidak dipakai, maka ini kan juga termasuk pemborosan resources, nah untuk mencegah hal itu terjadi kita bisa memakai RancherOS ini.

RancherOS sendiri ini dibuat oleh perusahaan yang bernama Rancher, perusahaan itu menyediakan produk platform opensource yang berhubungan dengan produksi container, dan juga mendukung secara komersil beberapa produk dari luar (bukan buatan rancher) seperti kubernetes, mesos, dan docker swarm.

Cara Kerja RancherOS ini kek gimana sih?

RancherOS dan Rancher Server

Bisa kita liat gambar di atas, jadi cara kerja si RancherOS ini si service docker atau kalo di gambarnya bernama system docker akan langsung bekerja langsung pada kernel linux-nya, dan di atasnya ada 2 layer yg dipisahkan :

  • User Docker, jadi misalkan kita ingin buat container baru, maka container tersebut akan masuk ke layer ini
  • System Containers, adalah sebenarnya hanyalah sebuah system services biasa pada seperti distro linux lain seperti dhcp, console, dll, tetapi bedanya, system services tersebut bukan di jalankan sejajar dengan sistem operasi, tetapi service tersebut berbentuk container, hanya saja container ini atau yg rancher sebut dengan system containers ini di pisahkan dengan container2 yang akan digunakan oleh User Docker.

Lalu Rancher Server itu apa?

Nah kalo Rancher Server ini juga termasuk produk dari perusahaan Rancher, tapi si Rancher Server ini di gunakan untuk mempermudah kita untuk me-management si RancherOS itu termasuk juga engine dari RancherOS-nya yakni docker.

Mempermudah-nya kek gimana ya? jadi rancher server di gunakan atau di management via web-browser, dengan tampilan yang cukup menarik, dan (mungkin) mudah di operasikan (bagi sebagian orang).

berikut tampilan rancher server-nya

RancherOS dan Rancher Server

RancherOS dan Rancher ServerRancherOS dan Rancher ServerRancherOS dan Rancher Server

Analogi

Mungkin analogi ini hanya untuk orang yang familiar dengan VMware vSphere hehe, jadi seperti ini analoginya

RancherOS ini seperti ESXi, kemudian Rancher Server ini seperti vCenter.

Kenapa demikian?

  • Rancher Server ini di install pada server host-nya yakni RancherOS – Sama seperti vCenter di install pada ESXi (untuk production ya 🙂
  • Ketika Rancher Server selesai di install pada RancherOS, Rancher Server tidak otomatis mendeteksi RancherOS sebagai host yang akan dipakai untuk mendeploy container docker, jadi RancherOS harus di tambahkan secara manual pada Rancher Server agar Rancher Server dapat menggunakan resource untuk mendeploy container docker pada RancherOS. – Sama seperti vCenter harus memasukkan manual ESXi yang ingin di pakai untuk mendeploy VM walaupun ESXi yg akan di pakai adalah induknya sendiri.

Instalasi

Untuk instalasi RancherOS ada 2 cara :

  1. Menggunakan Docker Machine (hanya untuk lab saja), bisa di lihat di postingan ini  > instalasi-rancheros-dengan-docker-machine
  2. Menggunakan iso dan lansung di install pada server/host, bisa di lihat di postingan ini > instalasi-rancheros

Dan untuk instalasi Rancher Server, bisa di lihat di postingan ini > coming soon

RancherOS dan Rancher Server

Apa itu RancherOS ? RancherOS adalah sebuah sistem operasi yang di khususkan untuk menjalankan docker, jadi karena hanya menjalankan docker saja, sistem operasi tersebut ukuran-nya sangat kecil, untuk versi 0.9.0 hanya berukuran 55 MB. Jadi dengan adanya RancherOS ini kita juga bisa menghemat resources, yang tadinya kita biasanya memakai sistem…