Cara Clone Virtual Machine Pada VMware vSphere (Lab 66)

Cara Clone Virtual Machine Pada VMware vSphere (Lab 66)

Pada lab ini, kita akan nge-lab cara clone alias duplikasi virtual machine pada VMware vSphere. Untuk meng-clone harus kita harus membutuhkan tidak hanya server ESXi sendiri, melainkan juga butuh vCenter karena fitur untuk meng-clone ada di vCenter.

Untuk menginstall vCenter bisa dilihat lab sebelum ini

Jika sudah di install maka langsung saja ikuti step – step di bawah ini

STEP 1 – Login vCenter w/ vSphere Client

Masuk terlebih dahulu ke vCenter menggunakan vSphere Client, baik itu vSphere client (for windows) ataupun vSphere web-client sama saja, tetapi pada lab ini kita memakai vSphere Client (for windows).

STEP 2 – Cloning

Jika sudah masuk ke vSphere client, maka kita klik kanan pada virtual machine yang kita inginkan untuk di clone, kemudian pilih pilihan Clone..

Cara Clone Virtual Machine Pada VMware vSphere (Lab 66)
klik kanan pada vm, kemudian kli clone

STEP 3 – Name and Location

Jika sudah pilih opsi clone, maka akan muncul window baru yang berisi beberapa opsi konfigurasi untuk meng-clone virtual machine. 

Dan pada opsi pertama ada 2 isian/form yang harus kita isi yaitu :

  • *Name, *yaitu nama untuk virtual machine yang baru kita clone. Dan namanya maksimal 80 karakter dan harus unik dalam arti tidak boleh sama dengan virtual machine yang lain, tetapi kita bisa memakai nama VM yang sama dengan menggunakan fitur VM Folder yang kita buat di dalam datacenternya.
  • Inventory Location, yaitu tempat dimana VM yang baru kita clone ditempatkan pada datacenter yang mana.

Cara Clone Virtual Machine Pada VMware vSphere (Lab 66)
isi nama beserta pilih dimana datacenter untuk menempatkan VM yang baru di clone

STEP 4 – Host / Cluster

Pada step ini kita akan menentukan VM hasil clone tadi akan dijalankan pada host (seperti server ESX / ESXi) atau dijalankan pada cluster yang mana..

Cara Clone Virtual Machine Pada VMware vSphere (Lab 66)
memilih di host atau cluster untuk menjalankan VM yang baru di clone

STEP 5 – Storage

Pada step ini kita mengkonfigurasi pada sisi storage (penyimpanan) pada VM yang baru di clone, dan ada beberapa konfigurasinya yaitu :

  • Select a virtual disk format, kita memilih format untuk virtual disk yang akan di pakai oleh VM tersebut, ada 2 tipe yaitu – Thin provisioning, tipe ini hanya akan mengalokasikan virtual disk storage jika ada request. Untuk lebih lengkapnya ada postingan saya sebelumnya -> thin-provisioning
  • Thick provisioning, tipe ini akan mengalokasikan virtual disk storage yang dibarengi dengan pembuatan VM tersebut. Untuk lebih lengkapnya ada postingan saya sebelumnya -> thick-provisioning
  • Select destination storage for the virtual machine files, kita memilih datastore mana yang akan dipakai oleh VM hasil clone ini.

Dan juga jangan lupa check compabilillty, apakah bisa digunakan/cocok ataupun tidak cocok/tidak bisa digunakan. Jika bisa digunakan maka akan muncul tulisan validation succeeded. Dan kita klik next saja.

Cara Clone Virtual Machine Pada VMware vSphere (Lab 66)
konfigurasi storage yang akan dipakai oleh VM hasil clone tersebut

STEP 6 – Guest Customization

Step ini ada 2 opsi yaitu, 

  • Power on this virtual machine after creation, yang berarti akan menyala otomatis, setelah VM terbuat.
  • Select the option to use in customizing the guest operating system of the new VM, yang berarti akan meng-customize (mengedit) VM yang akan dibuat. Biasanya seperti network (ip address), nama computer, username dan password, dan lain-lain. Tetapi hanya sistem operasi tertentu yang bisa menggunakan opsi ini, seperti windows atau yang lain.

Cara Clone Virtual Machine Pada VMware vSphere (Lab 66)
opsi guest customization

STEP 7 – Summary

Dan pada step ini, kita hanya mengecek apakah semua pengaturan untuk VM yang akan di clone sudah benar atau belum. Jika sudah kita klik tombol finish.

Cara Clone Virtual Machine Pada VMware vSphere (Lab 66)
informasi konfigurasi apa saja yang akan digunakan oleh VM yang akan di clone

STEP 8 – Menunggu

Kemudian kita hanya tinggal tunggu sampai task clone virtual machine selesai.

Cara Clone Virtual Machine Pada VMware vSphere (Lab 66)Cara Clone Virtual Machine Pada VMware vSphere (Lab 66)

Cara Clone Virtual Machine Pada VMware vSphere (Lab 66)

Pada lab ini, kita akan nge-lab cara clone alias duplikasi virtual machine pada VMware vSphere. Untuk meng-clone harus kita harus membutuhkan tidak hanya server ESXi sendiri, melainkan juga butuh vCenter karena fitur untuk meng-clone ada di vCenter. Untuk menginstall vCenter bisa dilihat lab sebelum ini Install vCenter dengan linux Install…

Cara Convert Windows Physical Menjadi Virtual (Lab 63)

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ Oke pada lab ke 63 kali ini, kita akan nge-lab masih pada platform VMware, yakni cara meng-convert windows physical alias windows dari komputer beneran, menjadi windows secara virtual alias menjadi virtual machine. Oiya untuk windows dan linux cara meng-convert-nya berbeda, dan untuk cara conver linux physical menjadi virtual…

Konfigurasi VM Port Group Pada vSphere ESXi 6.0 (LAB 90)

Assalamualaikum rek. Kali ini saya akan kembali membagikan postingan saya mengenai konfigurasi VM Port Group pada ESXi. Sebelumnya saya akan menjelaskan apa itu VM Port Group dan apa manfaatnya jika kita menggunakannya. Berikut penjelasannya :

Jadi, VM Port Group itu adalah sebuah mekanisme dimana kita dapat memanfaatkan adanya 2 NIC pada server ESXi menjadi lebih efisien dan memilah adanya traffic yang masuk maupun keluar baik kedalam server ESXi ataupun kedalam VM yang terdapat didalam ESXi.

Baiklah langsung saja kita praktekan lab nya, syarat yang paling utama dalam lab ini pastikan server ESXi yang anda punya sudah memiliki 2 NIC yang berjalan secara baik. Jika sudah kita bisa melanjutkan kedalam tahap konfigurasi.

  1. Login terlebih dahulu kedalam control panel ESXi melalui vSphere Client.
  2. Kemudian pilih tab Configuration > pilih Networking > pilih Add Networking. screenshot_1
  3. Jika sudah akan keluar jendela baru Add Network Wizard. Dan silahkan pilih Connection Types Virtual Machine selanjutnya klik next. screenshot_2
  4. Selanjutnya pilih Create vSphere standard switch pada vmnic1 dan lanjutkan klik next. screenshot_3
  5. Dibagian Network Label silahkan tambahkan label yang diinginkan jika sudah klik next. screenshot_4
  6. Pastikan pada hasil summary sudah sesuai dengan konfigurasi yang diinginkan. Dan klik Finish untuk mengakhiri pembuatan Network baru. screenshot_5
  7. Maka vSphere standard switch baru yang telah kita tambahkan network serta nantinya akan digunakan untuk memisahkan traffic sudah berhasil dibuat. screenshot_6

Ya itulah sedikit ilmu yang dapat saya bagikan, semoga yang sedikit ini dapat bermanfaat khususnya bagi saya dan umumnya untuk teman-teman sekalian. Jika ada pertanyaan silahkan tanyakan saja langsung, insyaAllah akan saya jawab dengan senang hati. Baiklah sekian dan terima kasih.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Konfigurasi VMware NIC Teaming (Failover) (Lab 60)

  Apa itu NIC Teaming? Jadi NIC Teaming ini akan mengizinkan multiple networks adapters pada komputer untuk dijadikan 1 team, atau secara singkatnya jika ada salah satu network adapter sedang down/putus, maka NIC yang lain akan otomatis mengganti peranan network adapter yang sedang down/putus tersebut, sehingga network traffic masih berjalan…

Konfigurasi NIC Teaming Sebagai Failover pada vSphere ESXi 6 (LAB 89)

Assalamualaikum kawan semua. Kali ini saya bakalan membagi tutorial mengenai Lab VMware vSphere ESXi. Dengan sub bahasan NIC Teaming sebagai Failover. Ya mungkin sebagaian kalian sudah mengetahui apa fungsi dari sebuah failover tapi disini saya juga akan memberikan penjelasan sedikit mengenai failover.

Failover merupakan sebuah teknik yang menggunakan dua jalur dalam sebuah komunikasi jaringan. Baik komunikasi berupa server, jaringan komputer, database, storage ataupun lainnya. Nah fungsi dari failover yaitu meminimalisir adanya kesalahan atau kerusakan yang nantinya terjadi pada jalur tersebut. Bisa dikatakan disini akan terdapat 2 jalur komunikasi, 1 sebagai jalur utama dan satu yang lain menjadi backup jika terjadi kesalahan komunikasi.

Sama pula konsep yang dipakai dalam vSphere ESXi ini, jadi kita nantinya akan memiliki 2 jalur network dalam topologi server ESXi nya. Seperti ini topologinya : VMware NIC Teaming

 

 

 

Dari topologi diatas, maksudnya jika pada jalur 1 terputus maka jalur otomatis pindah dan terbackup oleh jalur 2. Sehingga client tetap bisa mengakses VM Server tanpa ada masalah.

Bagaimana cara konfigurasinya? Berikut penjelasannya :

  1. Disini saya menggunakan VMware Workstation sebagai sarana mengerjakan Lab. Bagi anda yang sama seperti saya silahkan matikan server ESXi kalian.
    Screenshot_4
  2. Edit setting server ESXi. Screenshot_5
  3. Selanjutnya tambahkan satu buah NIC baru. Dengan mode NAT karena harus satu network dengan NIC utamanya.Screenshot_6
  4. Screenshot_7Screenshot_8Setelah itu kita konfigurasikan NIC nya sebagai backup. Tambahkan dulu NIC dengan klik Configuration > Networking > Properties.Screenshot_9
  5. Kita tambah Adapternya dengan klik tab Network Adapters dan pilih Add. Screenshot_10
  6. Pada option dialog box baru, pilih NIC baru yang telah kita buat tadi yaitu vmnic1. Screenshot_11
  7. Dibagian Network Order, lakukan pemindahan NIC vmnic 1 pada Active Adapters kepada Standby Adapters dengan cara klik vmnic1 dan ubah menggunakan button Move Down/Move Up. Jika sudah klik Next.Screenshot_12
  8. Maka hasil dari pemindahan tersebut seperti ini. Screenshot_13
  9. Konfigurasi NIC menjadi standby sudah dan klik finish. Dan pada dialog box sebelumnya klik Close. Screenshot_14
  10. Screenshot_15
  11. Serta dikonfigurasi networkingnya akan berubah seperti ini. Yaitu 1 buah Physical Adapters sebagai active network dan 1 buah lagi dalam standby network. Screenshot_16
  12. Terakhir kita ujicoba dengan mematikan salah satu link dalam vSphere ESXi contoh yang saya matikan adalah jalur utamanya. Yaitu dengan klik kanan server ESXi kemudian lihat removable devices > pada network adapters klik disconnect. Screenshot_17
  13. Jika berhasil maka adalah PC client tetap bisa ping dan terhubung terhadap VM didalam ESXi, meskipun ethernet utama ESXi diputus. Disini saya tidak mendapatkan adanya timeout pada tes ping mungkin karena saya menguji dengan ethernet local. Jika keadaan realnya mungkin akan terdapat 2-3 ping timeout yang menandakan bahwa Failover sedang melakukan perpindahan jalur dan akan segera up kembali.Screenshot_18

Baiklah itulah bagaimana caranya agar kita bisa melakukan konfigurasi Failover menggunakan NIC Teaming pada server ESXi. Jika ada kesulitan ataupun pertanyaan silahkan bisa ditanyakan. Jazakallah Khairan.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

 

User Management Pada VMware ESXi 6 (Lab 59)

User management yang di bahas pada lab ini yaitu meliputi  Buat user baru Buat role baru + konfigurasi role Menambahkan user ke role proof of concept user role Sebagai catatan, pembuatan user pada VMware ESXi 6 dan versi 5 itu berbeda penempatannya STEP 1 – Login ke VMware ESXi Seperti…

Cara Upgrade Server ESXi 6 (LAB 88)

Asslamaualaikum Wr. Wb. Kali ini saya akan kembali membagikan ilmu tentang bagaimana caranya kita upgrade versi server ESXi. Mungkin banyak yang bertanya mengapa kita perlu update server ESXi kita?

Berikut beberapa hal yang baru di versi 6 update 2 pada VMware ESXi :

  • High Ethernet Link Speed, pada esxi 6 update 2 ini sudah mendukung 25G dan 50G kecepatan dari link ethernet.
  • VMware Host Client, telah terinstall otomatis vmware web client, dan web client tersebut telah menggunakan HTML5 agar menjadi lebih ringan.
  • VMware Virtual SAN 6.2, telah terinstall otomatis juga vmware virtual SAN dengan versi 6.2.
  • vSphere APIs untuk I/O filtering, telah mendukung filter I/O (input/output) dari VASA Provider dengan IPv6 environment. Dan juga telah mendukung VMIOF versi 1.0 dan 1.1

Beberapa alasan agar upgrade server ESXi yaitu perbaikan dari masalah keamanan, kompatibilitas serta yang lainnya. Sebelum melakukan upgrade server ESXi ada baiknya agar kita mematikan semua VM yang berjalan. Kemudian backup jika diperlukan, oke langsung saja kita praktekan Labnya :

  1. Sebelum upgrade download terlebih dahulu file upgrade dari https://my.vmware.com/group/vmware/patch dan saat kita download diperlukan user login atau kita juga bisa mendaftarnya secara gratis pula.
  2. Silahkan akses login pada vSphere Client. Screenshot_1
  3. Kemudian silahkan pindah ke tab Configuration kemudian pilih storage. Screenshot_2
  4. Pada datastore silahkan klik kanan dan Browse Datastore. Screenshot_3
  5. Setelah itu klik upload dan pilih upload file. Pada tahap ini silahkan pilih file update nya dan klik open maka file akan terupload di datastore. Screenshot_4Screenshot_5
  6. Kemudian jika ada kotak dialog operation warning klik aja Yes. Dan setelah itu tunggu hingga proses upload file berhasil. Screenshot_6Screenshot_7
  7. Disini file telah terupload dan untuk melakukan upgrade nya kita eksekusi perintah upgrade nya via CLI.
    # esxcli software vib install -d /vmfs/volumes/datastore1/update-form-blablabla

    Screenshot_8

  8. Tunggu hingga proses selesai dan lakukan reboot jika sudah selesai instalasinya. Screenshot_10
  9. Dan berikut tampilan sebelum dan sesudah upgrade, maka version buildnya akan berbeda antara yang lama dan yang baru. Screenshot_11Screenshot_12

Oke cukup sekianyang bisa saya sampaikan pada lab kali ini, esok akan saya lanjutnya dengan materi virtual networking pada vSphere ESXi. Jazakallah Khairan.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Cara Update VMware ESXi (Lab 58)

Pada lab ini, kita akan mencoba upgrade VMware ESXi versi 6.0.0 ke versi 6.0.2 (update 2) Apa yang baru dari VMware ESXi versi 6 Update 2 ini? Berikut beberapa hal yang baru di versi 6 update 2 pada VMware ESXi : High Ethernet Link Speed, pada esxi 6 update 2…

Cara Menambah User Login dan License kedalam vSphere ESXi 6 (LAB 87)

Assalamualaikum Wr. Wb. Berjumpa kembali kawan sekalian. Kali ini saya akan membawakan sebuah tutorial kembali dengan pembahasan bagaimana cara agar kita dapat membuat user baru yang nantinya dapat digunakan untuk login kedalam server vSphere ESXi dan juga dapat melakukan manage terhadap server ESXi maupun host yang didalamnya.

Nah, karena materi untuk menambahkan user tersebut terlalu singkat maka saya gabungkan pula materi bagaimana caranya agar kita dapat memasukkan licensi kedalam vSphere ESXi kita tersebut. Mungkin jika kita gunakan ESXi hanya untuk kebutuhan demo ataupun mengerjakan lab kita bisa menggunakan fasilitas licensi trial yang diberikan oleh VMware selama 30 hari.

Akan tetapi jika kita gunakan secara commercial dan company tentu saja kita harus membeli licensi dan memasukkan licensi tersebut kedalam ESXi. Baiklah langsung saja kita praktekan lab nya :

  1. Silahkan login terlebih dahulu kedalam server ESXi menggunakan vSphere Client.A28
  2. Untuk menambahkan user baru silahkan pilih tab Users.Screenshot_2
  3. Kemudian klik kanan dan pilih add user. Screenshot_3
  4. Nah isikan detail user dari username hingga passwordnya. Gunakan password sesuai kriteria yang diminta oleh ESXi yaitu password minimal 8 karakter harus mengandung huruf besar, huruf kecil, angka, serta karakter spesial . Jika sudah tekan Ok. Contoh password @K4tahugo Screenshot_4
  5. Maka user yang telah dibuat akan muncul pada list user. Screenshot_5
  6. Tinggal kita tambahkan permissions untuk user tersebut agar dapat berperilaku seperti admin. Kita mulai dengan pindah pada tab Permissions. Screenshot_6
  7. Selanjutnya klik kanan dan pilih Add Permission. Screenshot_7
  8. Maka akan muncul jendela Assign Permissions. Pada jendela tersebut, dibagian Assigned Role isikan dengan Administrator kemudian klik Add untuk menambahkan user yang ingin diberikan role administrator tersebut. Screenshot_8
  9. Pada jendela baru yang keluar, kita pilih user yang telah kita tambahkan tadi. Disini saya memilih user hugo2 dan jika sudah klik Ok. Screenshot_9
  10. Klik Ok lagi untuk menutup jendela Assign Permissions. Screenshot_10
  11. Kita lihat user tersebut telah terdapat pada list permissions. Screenshot_11
  12. Kita uji coba dengan mengakses server ESXi melalui vSphere client menggunakan user baru tersebut. Jika login berhasil maka kita bisa melihat dashboard admin server ESXi.Screenshot_12
  13. Selanjutnya kita akan menambahkan license kedalam ESXi kita. Yaitu dengan cara memilih tab Configuration, kemudian pilih Licensed Features dan klik edit yang terdapat pada bagian pojok.Screenshot_55
  14. Setelah itu masukkan license yang kita miliki dan jika sudah klik Ok. Maka otomatis status dari license kita akan berubah sesuai dengan license yang kita beli.

Nah, jadi itulah konfigurasi lab kali ini, jika mendapat kesulitan silahkan tanyakan secara langsung kepada saya. Baiklah usai sudah dan kita akan berjumpa pada postingan selanjutnya.

Jazakallah Khairan. Wassalamualaikum Wr. Wb.