RHEL: How to Activation Subscription Evaluation RHEL 7.2

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Hi.

Menepati janji saya untuk share how to activation subscription pada Red Hat Enterprise Linux 7.2 yang sudah di Start Evaluation pada postingan saya yang sebelumnya. Maka kali ini kita akan mendaftarkan subscription tersebut di server Red Hat yang sudah terinstall.

Oke sekilas jadi subscription ini untuk yang malas buka post saya yang sebelumnya, untuk dapat mempunyai sebuah subscription kita harus membelinya di Red Hat Authorized Partner, tetapi kita tetap bisa mendapatkan subscription berupa evaluation (trial) selama 30 hari.

So how do we get it?

Kita bisa membuat account di website official Red Hat. Untuk daftar ini kalian membutuhkan email bisnis bukan email umum (yahoo, gmail, outlook, hotmail, dll).

Mengaktifkan Subscription Evaluation

Step 1

Membuat akun Red Hat Untuk mendaftar Akun Red Hat kita bisa buka website official Red Hat di https://access.redhat.com, kemudian klik icon  lalu klik Register.

Ada 2 tipe disini, kalau Corporate untuk organisasi, jadi kita pilih Personal, akun tipe ini digunakan untuk sistem milik kita sendiri. (dasar jomblo 😅)

Untuk yang berbintang (*) wajib di isi yaa.
Berikutnya silahkan buat username dan masukan email serta password yang nantinya akan digunakan untuk login https://access.redhat.com.

Isi data perusahaan dan diri kalian ya.

Jangan lupa centang kolom I agree to the Red Hat Portals Terms of Use and Export Control Agreement, kemudian click SUBMIT.

Selanjutnya kita akan mengaktifkan subscription evaluation milik kita, click Download kemudian cari product Red Hat Enterprise Linux, click Start Evaluation.

Lalu click CONTINUE.

Click AGREE AND GET STARTED, untuk menerima aturan yang ada. (biasakan baca agreement ya teman teman 😏)

Activation Subscription Evaluation RHEL 7.2

Oke sekarang login ke server Red Hat, sebelumnya pastikan server sudah terkoneksi internet.

Ketik perintah dibawah ini untuk mendaftarkan server Red Hat kita.

[root@helmi ~]# subscription-manager register
Registering to: subscription.rhn.redhat.com:443/subscription
Username: helmi #masukkan username yang didaftarkan di https://access.redhat.com
Password: #masukkan password
The system has been registered with ID: 09e4090d-4f4a-462c-b31b-282625d2964d

Kemudian kita lihat subsciption yang sudah di register.

[root@helmi ~]# subscription-manager list --available
+-------------------------------------------+
Available Subscriptions
+-------------------------------------------+
Subscription Name: 30 Day Red Hat Enterprise Linux Server Self-Supported Evaluation
Provides: Red Hat Container Images Beta
Red Hat Beta
Oracle Java (for RHEL Server)
Red Hat Enterprise Linux Atomic Host Beta
Red Hat Container Images
Red Hat Enterprise Linux Server
Red Hat Enterprise Linux Atomic Host
SKU: RH00065
Contract: 11159817
Pool ID: 8a85f981582399f70158242ea62a01d5
Provides Management: No
Available: 1
Suggested: 0
Service Level: Self-Support

Lalu copy Pool ID nya (8a85f981582399f70158242ea62a01d5) lalu kita attach dengan perintah berikut.

[root@helmi ~]# subscription-manager attach --pool=8a85f981582399f70158242ea62a01d5
Successfully attached a subscription for: 30 Day Red Hat

Setelah di attach kita lihat lagi subscription-nya, jika sudah ada tulisan Active: True maka RHEL 7.2 kalian sudah tersubscription.

[root@helmi ~]# subscription-manager list --consumed
+-------------------------------------------+
Consumed Subscriptions
+-------------------------------------------+
Subscription Name: 30 Day Red Hat Enterprise Linux Server Self-Supported Evaluation
Provides: Oracle Java (for RHEL Server)
Red Hat Enterprise Linux Atomic Host Beta
Red Hat Container Images
Red Hat Container Images Beta
Red Hat Enterprise Linux Atomic Host
Red Hat Enterprise Linux Server
Red Hat Beta
SKU: RH00065
Contract: 11159817
Account: 5803723
Serial: 6645403673204138149
Pool ID: 8a85f981582399f70158242ea62a01d5
Provides Management: No
Active: True
Quantity Used: 1
...
Starts: 06/02/2017
Ends: 17/02/2017

System Type: Physical

Jika sudah sekarang kalian dapat menjalankan perintah “yum” untuk install service yang ingin digunakan.

Semoga Bermanfaat 😄

وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

RHEL: How to Activation Subscription Evaluation RHEL 7.2

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Hi.

Menepati janji saya untuk share how to activation subscription pada Red Hat Enterprise Linux 7.2 yang sudah di Start Evaluation pada postingan saya yang sebelumnya. Maka kali ini kita akan mendaftarkan subscription tersebut di server Red Hat yang sudah terinstall.

Oke sekilas jadi subscription ini untuk yang malas buka post saya yang sebelumnya, untuk dapat mempunyai sebuah subscription kita harus membelinya di Red Hat Authorized Partner, tetapi kita tetap bisa mendapatkan subscription berupa evaluation (trial) selama 30 hari.

So how do we get it?

Kita bisa membuat account di website official Red Hat. Untuk daftar ini kalian membutuhkan email bisnis bukan email umum (yahoo, gmail, outlook, hotmail, dll).

Mengaktifkan Subscription Evaluation

Step 1

Membuat akun Red Hat Untuk mendaftar Akun Red Hat kita bisa buka website official Red Hat di https://access.redhat.com, kemudian klik icon  lalu klik Register.

Ada 2 tipe disini, kalau Corporate untuk organisasi, jadi kita pilih Personal, akun tipe ini digunakan untuk sistem milik kita sendiri. (dasar jomblo 😅)

Untuk yang berbintang (*) wajib di isi yaa.
Berikutnya silahkan buat username dan masukan email serta password yang nantinya akan digunakan untuk login https://access.redhat.com.

Isi data perusahaan dan diri kalian ya.

Jangan lupa centang kolom I agree to the Red Hat Portals Terms of Use and Export Control Agreement, kemudian click SUBMIT.

Selanjutnya kita akan mengaktifkan subscription evaluation milik kita, click Download kemudian cari product Red Hat Enterprise Linux, click Start Evaluation.

Lalu click CONTINUE.

Click AGREE AND GET STARTED, untuk menerima aturan yang ada. (biasakan baca agreement ya teman teman 😏)

Activation Subscription Evaluation RHEL 7.2

Oke sekarang login ke server Red Hat, sebelumnya pastikan server sudah terkoneksi internet.

Ketik perintah dibawah ini untuk mendaftarkan server Red Hat kita.

[root@helmi ~]# subscription-manager register
Registering to: subscription.rhn.redhat.com:443/subscription
Username: helmi #masukkan username yang didaftarkan di https://access.redhat.com
Password: #masukkan password
The system has been registered with ID: 09e4090d-4f4a-462c-b31b-282625d2964d

Kemudian kita lihat subsciption yang sudah di register.

[root@helmi ~]# subscription-manager list --available
+-------------------------------------------+
Available Subscriptions
+-------------------------------------------+
Subscription Name: 30 Day Red Hat Enterprise Linux Server Self-Supported Evaluation
Provides: Red Hat Container Images Beta
Red Hat Beta
Oracle Java (for RHEL Server)
Red Hat Enterprise Linux Atomic Host Beta
Red Hat Container Images
Red Hat Enterprise Linux Server
Red Hat Enterprise Linux Atomic Host
SKU: RH00065
Contract: 11159817
Pool ID: 8a85f981582399f70158242ea62a01d5
Provides Management: No
Available: 1
Suggested: 0
Service Level: Self-Support

Lalu copy Pool ID nya (8a85f981582399f70158242ea62a01d5) lalu kita attach dengan perintah berikut.

[root@helmi ~]# subscription-manager attach --pool=8a85f981582399f70158242ea62a01d5
Successfully attached a subscription for: 30 Day Red Hat

Setelah di attach kita lihat lagi subscription-nya, jika sudah ada tulisan Active: True maka RHEL 7.2 kalian sudah tersubscription.

[root@helmi ~]# subscription-manager list --consumed
+-------------------------------------------+
Consumed Subscriptions
+-------------------------------------------+
Subscription Name: 30 Day Red Hat Enterprise Linux Server Self-Supported Evaluation
Provides: Oracle Java (for RHEL Server)
Red Hat Enterprise Linux Atomic Host Beta
Red Hat Container Images
Red Hat Container Images Beta
Red Hat Enterprise Linux Atomic Host
Red Hat Enterprise Linux Server
Red Hat Beta
SKU: RH00065
Contract: 11159817
Account: 5803723
Serial: 6645403673204138149
Pool ID: 8a85f981582399f70158242ea62a01d5
Provides Management: No
Active: True
Quantity Used: 1
...
Starts: 06/02/2017
Ends: 17/02/2017

System Type: Physical

Jika sudah sekarang kalian dapat menjalankan perintah “yum” untuk install service yang ingin digunakan.

Semoga Bermanfaat 😄

وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

RHEL: Installation Red Hat Enterprise Linux 7.2

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Hii.. Kali ini saya mau iseng sharing ke temen temen yang mau install Red Hat Enterprise Linux hehe.

RHEL bukannya harus punya subscription ya? kalo mau coba coba bisa ga?

Yup, untuk itu kita harus mempunyai sebuah subscription dan membelinya di Red Hat Authorized Partner, tetapi nihh tapiii kita tetap bisa mendapatkan subscription berupa evaluation (trial) selama 30 hari.

So how do we get it?

Kita bisa membuat account di website official Red Hat. Untuk daftar ini kalian membutuhkan email bisnis bukan email umum (yahoo, gmail, outlook, hotmail, dll)

Mengaktifkan Subscription Evaluation

Step 1

Membuat akun Red Hat Untuk mendaftar Akun Red Hat kita bisa buka website official Red Hat di https://access.redhat.com, kemudian klik icon lalu klik Register.

Ada 2 tipe disini, kalau Corporate untuk organisasi, jadi kita pilih Personal, akun tipe ini digunakan untuk sistem milik kita sendiri. (dasar jomblo 😅)

Untuk yang berbintang (*) wajib di isi yaa.
Berikutnya silahkan buat username dan masukan email serta password yang nantinya akan digunakan untuk login https://access.redhat.com.

Isi data perusahaan dan diri kalian ya.

Jangan lupa centang kolom I agree to the Red Hat Portals Terms of Use and Export Control Agreement, kemudian click SUBMIT.

Selanjutnya kita akan mengaktifkan subscription gratiss tis tiss milik kita, click Download kemudian cari product Red Hat Enterprise Linux, click Start Evaluation.

Lalu click CONTINUE.

Click AGREE AND GET STARTED, untuk menerima aturan yang ada. (biasakan baca agreement ya teman teman 😗)

Setelah itu kalian bisa download iso RHEL 7.2 Binary DVD dengan click Download Now.

Instalasi Red Hat Enterprice Linux 7.2

Setelah kita sudah mendapatkan isonya, kalian bisa burn into cd atau buat bootable-nya di flashdisk.
Jika sudah masukan cd atau fd nya, nyalahkan komputer, tunggu proses booting dan pilih Install Red Hat Enterprise Linux 7.2.

Pilih bahasa yang ingin digunakan.

Click DATE & TIME.

Tinggal click aja Negara Indonesia di map, nanti Region dan City akan berubah sendiri menjadi Asia, Jakarta. Kemudian click Done.

Click INSTALLATION DESTINATION untuk membuat partisi pada harddisk.

Pilih I will configure partitioning dan click tombol Done.

Pilih skema partisinya yaitu LVM. Kemudian click Click here to create them automatically agar partisi terbuat secara otomatis. Setelah itu kita klik tombol Done.

Kenapa pilih LVM?

Karena jika dimasa yang akan datang kalian punya rencana untuk menambah kapasitas harddisk tapi malas untuk instal ulang OS nya, kalian harus menggunakan LVM, tipe ini cocok untuk server production.

Lalu click tombol Accept Changes.

Click Begin Installation untuk memulai instalasi RHEL 7.2

Jangan lupa create password untuk root, click ROOT PASSWORD.

Isi password-nya kemudian click Done. (Jika pass nya week tekan tombol Done 2x)

Setelah itu kita bisa menunggu sampai proses instalasi selesai seperti gambar dibawah ini. Dan klik tombol Reboot.

Oke selesai, sekarang kalian sudah bisa instal Red Hat Enterprise tanpa harus membeli subscription nya 😅

Setelah booting dan berjalan dengan baik, kalian tidak akan bisa menggunakan perintah “yum” dikarenakan server RHEL 7.2 kalian belum di aktifasi oleh subscription yang tadi sudah kita start evaluation nya selama 30 hari.

Next update saya akan post bagaimana mengaktifkan subscription-nya.

Semoga bermanfaat. 😄

وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

RHEL: Installation Red Hat Enterprise Linux 7.2

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Hii.. Kali ini saya mau iseng sharing ke temen temen yang mau install Red Hat Enterprise Linux hehe.

RHEL bukannya harus punya subscription ya? kalo mau coba coba bisa ga?

Yup, untuk itu kita harus mempunyai sebuah subscription dan membelinya di Red Hat Authorized Partner, tetapi nihh tapiii kita tetap bisa mendapatkan subscription berupa evaluation (trial) selama 30 hari.

So how do we get it?

Kita bisa membuat account di website official Red Hat. Untuk daftar ini kalian membutuhkan email bisnis bukan email umum (yahoo, gmail, outlook, hotmail, dll)

Mengaktifkan Subscription Evaluation

Step 1

Membuat akun Red Hat Untuk mendaftar Akun Red Hat kita bisa buka website official Red Hat di https://access.redhat.com, kemudian klik icon lalu klik Register.

Ada 2 tipe disini, kalau Corporate untuk organisasi, jadi kita pilih Personal, akun tipe ini digunakan untuk sistem milik kita sendiri. (dasar jomblo 😅)

Untuk yang berbintang (*) wajib di isi yaa.
Berikutnya silahkan buat username dan masukan email serta password yang nantinya akan digunakan untuk login https://access.redhat.com.

Isi data perusahaan dan diri kalian ya.

Jangan lupa centang kolom I agree to the Red Hat Portals Terms of Use and Export Control Agreement, kemudian click SUBMIT.

Selanjutnya kita akan mengaktifkan subscription gratiss tis tiss milik kita, click Download kemudian cari product Red Hat Enterprise Linux, click Start Evaluation.

Lalu click CONTINUE.

Click AGREE AND GET STARTED, untuk menerima aturan yang ada. (biasakan baca agreement ya teman teman 😗)

Setelah itu kalian bisa download iso RHEL 7.2 Binary DVD dengan click Download Now.

Instalasi Red Hat Enterprice Linux 7.2

Setelah kita sudah mendapatkan isonya, kalian bisa burn into cd atau buat bootable-nya di flashdisk.
Jika sudah masukan cd atau fd nya, nyalahkan komputer, tunggu proses booting dan pilih Install Red Hat Enterprise Linux 7.2.

Pilih bahasa yang ingin digunakan.

Click DATE & TIME.

Tinggal click aja Negara Indonesia di map, nanti Region dan City akan berubah sendiri menjadi Asia, Jakarta. Kemudian click Done.

Click INSTALLATION DESTINATION untuk membuat partisi pada harddisk.

Pilih I will configure partitioning dan click tombol Done.

Pilih skema partisinya yaitu LVM. Kemudian click Click here to create them automatically agar partisi terbuat secara otomatis. Setelah itu kita klik tombol Done.

Kenapa pilih LVM?

Karena jika dimasa yang akan datang kalian punya rencana untuk menambah kapasitas harddisk tapi malas untuk instal ulang OS nya, kalian harus menggunakan LVM, tipe ini cocok untuk server production.

Lalu click tombol Accept Changes.

Click Begin Installation untuk memulai instalasi RHEL 7.2

Jangan lupa create password untuk root, click ROOT PASSWORD.

Isi password-nya kemudian click Done. (Jika pass nya week tekan tombol Done 2x)

Setelah itu kita bisa menunggu sampai proses instalasi selesai seperti gambar dibawah ini. Dan klik tombol Reboot.

Oke selesai, sekarang kalian sudah bisa instal Red Hat Enterprise tanpa harus membeli subscription nya 😅

Setelah booting dan berjalan dengan baik, kalian tidak akan bisa menggunakan perintah “yum” dikarenakan server RHEL 7.2 kalian belum di aktifasi oleh subscription yang tadi sudah kita start evaluation nya selama 30 hari.

Next update saya akan post bagaimana mengaktifkan subscription-nya.

Semoga bermanfaat. 😄

وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Upgrade Virtual Hardware Version VMware ESXI 6.0 (Lab 76)

Assalamuallaikum…

Hai sobat VMware, udah lama gaa update lagi hehe.. dikarenakan laptop saya masih di service karena rusak 🙁
Untuk postingan saya kali ini, saya akan nge-lab bagaimana cara upgrade virtual hardware version di VMware ESXI 6.0 ini.
Sebelum masuk lab saya ingin menjelaskan beberapa pertanyaan sobat tentang lab ini, seperti :
  • Untuk apa sih kita upgrade hardware version, kan di version yang lama VM-nya masih bisa hidup dan berkerja?
  • Apa aja yang baru jika kita upgrade hardware version VM-nya?
  • Apakan VM kita bermasalah jika kita upgrade hardwarenya?
oke langsung saja saya menjawabnya.
Sebelumnya saya ingin memberikan table perbandingan diantara masing-masing virtual hardware version :
Hardware ESXi 6.0 and later ESXi 5.5 and later ESXi 5.1 and later ESXi 5.0 and later ESX/ESXi 4.x and later 
Hardware version 11 10 9 8 7
Maximum memory (GB) 4080 1011 1011 1011 255
Maximum number of logical
processors
128 64 64 32 8
Maximum number of cores (virtual CPUs) per socket 128 64 64 32 8
Maximum SCSI adapters 4 4 4 4 4
Bus Logic adapters Yes Yes Yes Yes Yes
LSI Logic adapters Yes Yes Yes Yes Yes
LSI-Logic SAS adapters Yes Yes Yes Yes Yes
SATA adapters Yes* Yes* No No No
VMware Paravirtual controllers Yes Yes Yes Yes Yes
Virtual SCSI disk Yes Yes Yes Yes Yes
SCSI passthrough Yes Yes Yes Yes Yes
SCSI hot plug support Yes Yes Yes Yes Yes
IDE nodes Yes Yes Yes Yes Yes
Virtual IDE disk Yes Yes Yes Yes Yes
Virtual IDE CDROMs Yes Yes Yes Yes Yes
IDE hot plug support No No No No No
Maximum NICs 10 10 10 10 10
PCNet32 Yes Yes Yes Yes Yes
VMXNet Yes Yes Yes Yes Yes
VMXNet2 Yes Yes Yes Yes Yes
VMXNet3 Yes Yes Yes Yes Yes
E1000 Yes Yes Yes Yes Yes
E1000e Yes Yes Yes Yes No
USB 1.x and 2.0 Yes Yes Yes Yes Yes
USB 3.0 Yes** Yes** Yes** Yes** No
Maximum video memory (MB) 512 512 512 128 128
SVGA displays 10 10 10 10 10
SVGA 3D hardware acceleration Yes Yes Yes Yes No
VMCI Yes Yes Yes Yes Yes
PCI passthrough 16 6 6 6 6
PCI hot plug support Yes Yes Yes Yes Yes
Nested HV support Yes Yes Yes No No
vPMC support Yes Yes Yes No No
Serial ports 32 4 4 4 4
Parallel ports 3 3 3 3 3
Floppy devices 2 2 2 2 2
Guest OS support 91 91 91 91 78

Table diatas sumbernya dari situs resmi VMware silahkan kalian cari di https://kb.vmware.com/.

Kenapa kita harus upgrade? Ya karena pada setiap version memiliki support hardware yang berbeda-beda. Bisa kita lihat pada table diatas apa saja yang baru ketika kita upgrade virtual hardware-nya.

Dalam satu kasus, saya pernah menginstall vCenter Server Appliance (VCSA), ketika saya upgrade virtual hardware versionnya ada masalah dengan network interface-nya. Jadi saya sarankan sebelum mengupgrade virtual hardware-nya, sebaiknya dibackup terlebih VM-nya.

Langsung ke lab…..

STEP 1 – Login ke VMware ESXi-nya

Buka aplikasi vSphere Client (aplikasi ini hanya untuk os windows) nya. Kemudian masukan IP Address atau domain name dari ESXi servernya, lalu kita akan login menggunkan user root, masukan user dan passwordnya.

login vmware clinet

jika muncul tab tentang  “Certificare Warning” di skip aja, atau bisa kita ignore aja…

security warrning

STEP 2 – Upgrade Virtual Hardware Version

Sebelum kita upgrade, kita matikan terlebih dahulu Virtual Machine-nya. Setelah itu kita klik Guest yang akan kita upgrade virtual hardware-nya, lalu kita periksa terlebih dahulu versi hardwarenya. Di lab ini saya menggunakan guest windows tinyxp dan akan mencoba untuk mengupgrade virtual hardware version dari 8 ke 11 (terbaru).

pilih guest-nya
check hardware version

Lalu kita klik kanan pada guest-nya, kemudian pilih Upgrade Virtual Hardware

upgrade virtual hardware

Setelah itu akan muncul window konfirmasi untuk mengupgrade virtual hardware, kita pilih Yes.

konfirmasi upgrade


Tunggu hingga proses selesai.

STEP 3 – Checking

Ketika upgrade selesai, maka guest yang tadi kita upgrade virutal hardware-nya akan berganti dari version 8 ke 11. Bisa kita lihat di Recent Task

Recent Task
upgrade selesai

Seperti itu cara mengupgrade virtual hardware version dengan menggunakan vSphere Client.

Semoga Bermanfaat…

Nun walqalami wama yasthurun.

Wassalamualaikum…

Upgrade Virtual Hardware Version VMware ESXI 6.0 (Lab 76)

Assalamuallaikum…

Hai sobat VMware, udah lama gaa update lagi hehe.. dikarenakan laptop saya masih di service karena rusak 🙁
Untuk postingan saya kali ini, saya akan nge-lab bagaimana cara upgrade virtual hardware version di VMware ESXI 6.0 ini.
Sebelum masuk lab saya ingin menjelaskan beberapa pertanyaan sobat tentang lab ini, seperti :
  • Untuk apa sih kita upgrade hardware version, kan di version yang lama VM-nya masih bisa hidup dan berkerja?
  • Apa aja yang baru jika kita upgrade hardware version VM-nya?
  • Apakan VM kita bermasalah jika kita upgrade hardwarenya?
oke langsung saja saya menjawabnya.
Sebelumnya saya ingin memberikan table perbandingan diantara masing-masing virtual hardware version :
Hardware ESXi 6.0 and later ESXi 5.5 and later ESXi 5.1 and later ESXi 5.0 and later ESX/ESXi 4.x and later 
Hardware version 11 10 9 8 7
Maximum memory (GB) 4080 1011 1011 1011 255
Maximum number of logical
processors
128 64 64 32 8
Maximum number of cores (virtual CPUs) per socket 128 64 64 32 8
Maximum SCSI adapters 4 4 4 4 4
Bus Logic adapters Yes Yes Yes Yes Yes
LSI Logic adapters Yes Yes Yes Yes Yes
LSI-Logic SAS adapters Yes Yes Yes Yes Yes
SATA adapters Yes* Yes* No No No
VMware Paravirtual controllers Yes Yes Yes Yes Yes
Virtual SCSI disk Yes Yes Yes Yes Yes
SCSI passthrough Yes Yes Yes Yes Yes
SCSI hot plug support Yes Yes Yes Yes Yes
IDE nodes Yes Yes Yes Yes Yes
Virtual IDE disk Yes Yes Yes Yes Yes
Virtual IDE CDROMs Yes Yes Yes Yes Yes
IDE hot plug support No No No No No
Maximum NICs 10 10 10 10 10
PCNet32 Yes Yes Yes Yes Yes
VMXNet Yes Yes Yes Yes Yes
VMXNet2 Yes Yes Yes Yes Yes
VMXNet3 Yes Yes Yes Yes Yes
E1000 Yes Yes Yes Yes Yes
E1000e Yes Yes Yes Yes No
USB 1.x and 2.0 Yes Yes Yes Yes Yes
USB 3.0 Yes** Yes** Yes** Yes** No
Maximum video memory (MB) 512 512 512 128 128
SVGA displays 10 10 10 10 10
SVGA 3D hardware acceleration Yes Yes Yes Yes No
VMCI Yes Yes Yes Yes Yes
PCI passthrough 16 6 6 6 6
PCI hot plug support Yes Yes Yes Yes Yes
Nested HV support Yes Yes Yes No No
vPMC support Yes Yes Yes No No
Serial ports 32 4 4 4 4
Parallel ports 3 3 3 3 3
Floppy devices 2 2 2 2 2
Guest OS support 91 91 91 91 78

Table diatas sumbernya dari situs resmi VMware silahkan kalian cari di https://kb.vmware.com/.

Kenapa kita harus upgrade? Ya karena pada setiap version memiliki support hardware yang berbeda-beda. Bisa kita lihat pada table diatas apa saja yang baru ketika kita upgrade virtual hardware-nya.

Dalam satu kasus, saya pernah menginstall vCenter Server Appliance (VCSA), ketika saya upgrade virtual hardware versionnya ada masalah dengan network interface-nya. Jadi saya sarankan sebelum mengupgrade virtual hardware-nya, sebaiknya dibackup terlebih VM-nya.

Langsung ke lab…..

STEP 1 – Login ke VMware ESXi-nya

Buka aplikasi vSphere Client (aplikasi ini hanya untuk os windows) nya. Kemudian masukan IP Address atau domain name dari ESXi servernya, lalu kita akan login menggunkan user root, masukan user dan passwordnya.

login vmware clinet

jika muncul tab tentang  “Certificare Warning” di skip aja, atau bisa kita ignore aja…

security warrning

STEP 2 – Upgrade Virtual Hardware Version

Sebelum kita upgrade, kita matikan terlebih dahulu Virtual Machine-nya. Setelah itu kita klik Guest yang akan kita upgrade virtual hardware-nya, lalu kita periksa terlebih dahulu versi hardwarenya. Di lab ini saya menggunakan guest windows tinyxp dan akan mencoba untuk mengupgrade virtual hardware version dari 8 ke 11 (terbaru).

pilih guest-nya
check hardware version

Lalu kita klik kanan pada guest-nya, kemudian pilih Upgrade Virtual Hardware

upgrade virtual hardware

Setelah itu akan muncul window konfirmasi untuk mengupgrade virtual hardware, kita pilih Yes.

konfirmasi upgrade


Tunggu hingga proses selesai.

STEP 3 – Checking

Ketika upgrade selesai, maka guest yang tadi kita upgrade virutal hardware-nya akan berganti dari version 8 ke 11. Bisa kita lihat di Recent Task

Recent Task
upgrade selesai

Seperti itu cara mengupgrade virtual hardware version dengan menggunakan vSphere Client.

Semoga Bermanfaat…

Nun walqalami wama yasthurun.

Wassalamualaikum…

Tutorial Update VMware ESXi (Lab 75)



Assalamualaikum…

Hai teman teman, sebelum ke lab selanjutnya, kita update dulu VMware ESXi nya dulu yaa..
Pada postingan kali ini saya akan memberikan tutorial cara update VMware ESXi versi 6 ke versi 6 update 2.

Kenapa kita harus update?

Beberapa alasan agar upgrade server ESXi yaitu perbaikan dari masalah keamanan, kompatibilitas serta yang lainnya. Sebelum melakukan upgrade server ESXi ada baiknya agar kita mematikan semua VM yang berjalan dan mem-backupnya jika diperlukan.

Jika kita update, berikut ini hal-hal yang baru di VMware ESXi 6 update 2 ini :b

  • High Ethernet Link Speed, pada esxi 6 update 2 ini sudah mendukung 25G dan 50G kecepatan dari link ethernet.
  • VMware Host Client, telah terinstall otomatis vmware web client, dan web client tersebut telah menggunakan HTML5 agar menjadi lebih ringan.
  • VMware Virtual SAN 6.2, telah terinstall otomatis juga vmware virtual SAN dengan versi 6.2.
  • vSphere APIs untuk I/O filtering, telah mendukung filter I/O (input/output) dari VASA Provider dengan IPv6 environment. Dan juga telah mendukung VMIOF versi 1.0 dan 1.1
Untuk melihat lebih jelasnya silahkan buka link ini, What’s New vSphere 6 Update 2?
update-from-esxi6.0-6.0_update02.zip Download

Note : Sebelum download, login terlebih dahulu dengan akun vmware, atau bisa daftar terlebih dahulu 

STEP 1 – Upload File Update ke Server ESXi

Setelah file update sudah di download, sekarang kita akan meng-uploadnya ke server esxi-nya. Ada 3 cara untuk meng-upload file ini, bisa via vSphere Client, vSphere Web Client, dan khusus OS linux menggunakan scp

Upload Menggunakan Perintah scp
Khusus Linux/MacOS, ketik perintah di bawah ini pada terminal
# scp update-from-esxi6.0-6.0_update02.zip root@10.10.10.10:/vmfs/volumes/datastore1/
upload file update version6.0.2

Ket :

  • update-from-esxi6.0-6.0_update02.zip, ini nama file update yang akan digunakan meng-update esxi-nya
  • root, user server esxi-nya
  • 10.10.10.10, ip address server esxi-nya
  • /vmfs/volumes/datastore1/update/, direktori tempat kita akan menyimpan file updatean-nya
Upload via vSphere Web Client
Pertama login Web Client-nya terlebih dahulu.
tampilan web client
pilih tab Storage > datastore > Datastore browser > datastore1 kemudian upload file update yang telah kita download.
upload lewat web client
upload lewat web client

Upload via vSphere Client
Silahkan bisa di lihat pada postingan saya sebelumnya “Cara Upload File ISO ke VMware ESXi

STEP 2 – Install Update

Untuk informasi, update VMware ESXi ini hanya bisa di lakukan dengan mode CLI (command-line interface) tidak bisa lewat GUI, Kenapa? Karena untuk menginstall nya kita menggunakan perintah esxcli, jadi gabisa lewat GUI. Jadi saya akan menggunakan terminal untuk menginstall-nya.

Sebelumnya, pastikan kalau mode ssh server esxi-nya sudah Enable.

aktifin ssh

Kemudian terminal, remote menggunakan ssh, dan masukan password-nya.

Kemudian kita jalankan perintah berikut untuk mengupdate server esxi-nya

# esxcli software vib install -d /vmfs/volumes/datastore1/update-from-esxi6.0-6.0_update02.zip
install esxi update 6.0.2

Setelah itu reboot server esxi-nya

STEP 3 – Verifikasi

Login melalui vSphere Client, lalu lihat version-nya

Sebelum

update sebelumnya

Sesudah
update sesudahnya
And done~
Sekarang versi VMware ESXi nya sudah di upgrade. Selamat mencoba 🙂
Nun walqalami wama yasthurun
Wassalamualaikum…

Tutorial Update VMware ESXi (Lab 75)



Assalamualaikum…

Hai teman teman, sebelum ke lab selanjutnya, kita update dulu VMware ESXi nya dulu yaa..
Pada postingan kali ini saya akan memberikan tutorial cara update VMware ESXi versi 6 ke versi 6 update 2.

Kenapa kita harus update?

Beberapa alasan agar upgrade server ESXi yaitu perbaikan dari masalah keamanan, kompatibilitas serta yang lainnya. Sebelum melakukan upgrade server ESXi ada baiknya agar kita mematikan semua VM yang berjalan dan mem-backupnya jika diperlukan.

Jika kita update, berikut ini hal-hal yang baru di VMware ESXi 6 update 2 ini :b

  • High Ethernet Link Speed, pada esxi 6 update 2 ini sudah mendukung 25G dan 50G kecepatan dari link ethernet.
  • VMware Host Client, telah terinstall otomatis vmware web client, dan web client tersebut telah menggunakan HTML5 agar menjadi lebih ringan.
  • VMware Virtual SAN 6.2, telah terinstall otomatis juga vmware virtual SAN dengan versi 6.2.
  • vSphere APIs untuk I/O filtering, telah mendukung filter I/O (input/output) dari VASA Provider dengan IPv6 environment. Dan juga telah mendukung VMIOF versi 1.0 dan 1.1
Untuk melihat lebih jelasnya silahkan buka link ini, What’s New vSphere 6 Update 2?
update-from-esxi6.0-6.0_update02.zip Download

Note : Sebelum download, login terlebih dahulu dengan akun vmware, atau bisa daftar terlebih dahulu 

STEP 1 – Upload File Update ke Server ESXi

Setelah file update sudah di download, sekarang kita akan meng-uploadnya ke server esxi-nya. Ada 3 cara untuk meng-upload file ini, bisa via vSphere Client, vSphere Web Client, dan khusus OS linux menggunakan scp

Upload Menggunakan Perintah scp
Khusus Linux/MacOS, ketik perintah di bawah ini pada terminal
# scp update-from-esxi6.0-6.0_update02.zip root@10.10.10.10:/vmfs/volumes/datastore1/
upload file update version6.0.2

Ket :

  • update-from-esxi6.0-6.0_update02.zip, ini nama file update yang akan digunakan meng-update esxi-nya
  • root, user server esxi-nya
  • 10.10.10.10, ip address server esxi-nya
  • /vmfs/volumes/datastore1/update/, direktori tempat kita akan menyimpan file updatean-nya
Upload via vSphere Web Client
Pertama login Web Client-nya terlebih dahulu.
tampilan web client
pilih tab Storage > datastore > Datastore browser > datastore1 kemudian upload file update yang telah kita download.
upload lewat web client
upload lewat web client

Upload via vSphere Client
Silahkan bisa di lihat pada postingan saya sebelumnya “Cara Upload File ISO ke VMware ESXi

STEP 2 – Install Update

Untuk informasi, update VMware ESXi ini hanya bisa di lakukan dengan mode CLI (command-line interface) tidak bisa lewat GUI, Kenapa? Karena untuk menginstall nya kita menggunakan perintah esxcli, jadi gabisa lewat GUI. Jadi saya akan menggunakan terminal untuk menginstall-nya.

Sebelumnya, pastikan kalau mode ssh server esxi-nya sudah Enable.

aktifin ssh

Kemudian terminal, remote menggunakan ssh, dan masukan password-nya.

Kemudian kita jalankan perintah berikut untuk mengupdate server esxi-nya

# esxcli software vib install -d /vmfs/volumes/datastore1/update-from-esxi6.0-6.0_update02.zip
install esxi update 6.0.2

Setelah itu reboot server esxi-nya

STEP 3 – Verifikasi

Login melalui vSphere Client, lalu lihat version-nya

Sebelum

update sebelumnya

Sesudah
update sesudahnya
And done~
Sekarang versi VMware ESXi nya sudah di upgrade. Selamat mencoba 🙂
Nun walqalami wama yasthurun
Wassalamualaikum…

Konfigurasi NTP pada Server ESXi (Lab 74)



Assalamualaikum

Kali ini kita lanjut lab lagi, sekarang kita akan mengkonfigurasi NTP pada server ESXi. Sedikit penjelasan tentang NTP dulu yaa..

Apa itu NTP?

NTP (Network Time Protocol) ini merupakan merupakan sebuah protokol yang digunakan untuk melakukan sinkronisasi terhadap penunjuk waktu dalam sebuah sistem komputer dan jaringan. Proses sinkronisasi ini dilakukan di dalam jalur komunikasi data yang biasanya menggunakan protokol komunikasi TCP/IP. Sehingga proses ini sendiri dapat dilihat sebagai proses komunikasi data biasa yang hanya melakukan pertukaran paket-paket data saja.

Jadi pada intinya NTP ini mengatur semua yang berhubungan dengan waktu, pada ESXi ini, NTP digunakaan pengecekan log, scheduler task, alarm dan sebagainnya.

Langsung saja kita konfigurasi NTP ini, saya menggunakan vSphere Client untuk meremote ESXi-nya, jika os kalian linux, bisa menggunakan Web Client seperti di postingan saya sebelumnnya.

STEP 1 – Login ke VMware ESXi-nya

Buka aplikasi vSphere Client (aplikasi ini hanya untuk os windows) nya. Kemudian masukan IP Address atau domain name dari ESXi servernya, lalu kita akan login menggunkan user root, masukan user dan passwordnya.

login vmware clinet

jika muncul tab tentang  “Certificare Warning” di skip aja, atau bisa kita ignore aja…

security warrning

STEP 2 – Konfigurasi NTP

Setelah login kita pilih pada tab Configuration > Time Configuration

konfigurasi ntp

Lihat status di opsi NTP Client, jika Stopped berarti service NTP belum berjalan, lalu kita klik properties dipojok kanan atas.

ntp stopped

Kemudian kita beri ceklis di bagian NTP Client Enable, lalu klik Option…

ntp konfigurasi

Lalu pada opsi Startup Policy di bagi 3 pilihan yaitu :

  • Start automatically if any port are open, and stop when all port are closed, tinggal di artikan saja, jadi ntp akan otomatis berjalan jika ada port yang terbuka dan otomatis berhenti saat semua port tertutup
  • Start and stop with host, ntp akan berjalan dan berhenti seiring host (server ESXi) sedang menyala atau mati.
  • Start and stop manually, ntp akan berjalan dan berhenti sesuai kemauan kita, jadi misalkan server ESXi mati dan dinyalakan kembali ntp tidak akan berjalan sampai kita sendiri yang menjalankan ntp tersebut.
Saya disini memilih Start and stop with host, lalu klik opsi NTP Setting untuk menambahkan server ntp-nya
startup policy ntp service

Selanjutnya kita tambahkan konfigurasi NTP, klik Add… lalu isi dengan alamat ntp yang kalian inginkan, disini saya menggunakan alamat ntp server Indonesia id.pool.ntp.org lalu klik OK

masukan alamat ntp server

Setelah itu jangan lupa untuk memberikan ceklis pada bagian Restart NTP service to apply changes, kemudian klik OK

add alamat ntps erver
Lalu balik lagi pada opsi General, klik Start untuk menjalankan NTP servicenya
start ntp service
Jika sudah, di Status akan beruma menjadi Running
ntp running
STEP 3 – Verifikasi

Setelah semua settingan sudah di konfigurasi, sekarang kita bisa lihat waktu di ESXi nya, yang tadinya Stopped, sekarang sudah Running. 
ntp running

Nun walqalami wana yasthurun
Wassalamualaikum…

Konfigurasi NTP pada Server ESXi (Lab 74)



Assalamualaikum

Kali ini kita lanjut lab lagi, sekarang kita akan mengkonfigurasi NTP pada server ESXi. Sedikit penjelasan tentang NTP dulu yaa..

Apa itu NTP?

NTP (Network Time Protocol) ini merupakan merupakan sebuah protokol yang digunakan untuk melakukan sinkronisasi terhadap penunjuk waktu dalam sebuah sistem komputer dan jaringan. Proses sinkronisasi ini dilakukan di dalam jalur komunikasi data yang biasanya menggunakan protokol komunikasi TCP/IP. Sehingga proses ini sendiri dapat dilihat sebagai proses komunikasi data biasa yang hanya melakukan pertukaran paket-paket data saja.

Jadi pada intinya NTP ini mengatur semua yang berhubungan dengan waktu, pada ESXi ini, NTP digunakaan pengecekan log, scheduler task, alarm dan sebagainnya.

Langsung saja kita konfigurasi NTP ini, saya menggunakan vSphere Client untuk meremote ESXi-nya, jika os kalian linux, bisa menggunakan Web Client seperti di postingan saya sebelumnnya.

STEP 1 – Login ke VMware ESXi-nya

Buka aplikasi vSphere Client (aplikasi ini hanya untuk os windows) nya. Kemudian masukan IP Address atau domain name dari ESXi servernya, lalu kita akan login menggunkan user root, masukan user dan passwordnya.

login vmware clinet

jika muncul tab tentang  “Certificare Warning” di skip aja, atau bisa kita ignore aja…

security warrning

STEP 2 – Konfigurasi NTP

Setelah login kita pilih pada tab Configuration > Time Configuration

konfigurasi ntp

Lihat status di opsi NTP Client, jika Stopped berarti service NTP belum berjalan, lalu kita klik properties dipojok kanan atas.

ntp stopped

Kemudian kita beri ceklis di bagian NTP Client Enable, lalu klik Option…

ntp konfigurasi

Lalu pada opsi Startup Policy di bagi 3 pilihan yaitu :

  • Start automatically if any port are open, and stop when all port are closed, tinggal di artikan saja, jadi ntp akan otomatis berjalan jika ada port yang terbuka dan otomatis berhenti saat semua port tertutup
  • Start and stop with host, ntp akan berjalan dan berhenti seiring host (server ESXi) sedang menyala atau mati.
  • Start and stop manually, ntp akan berjalan dan berhenti sesuai kemauan kita, jadi misalkan server ESXi mati dan dinyalakan kembali ntp tidak akan berjalan sampai kita sendiri yang menjalankan ntp tersebut.
Saya disini memilih Start and stop with host, lalu klik opsi NTP Setting untuk menambahkan server ntp-nya
startup policy ntp service

Selanjutnya kita tambahkan konfigurasi NTP, klik Add… lalu isi dengan alamat ntp yang kalian inginkan, disini saya menggunakan alamat ntp server Indonesia id.pool.ntp.org lalu klik OK

masukan alamat ntp server

Setelah itu jangan lupa untuk memberikan ceklis pada bagian Restart NTP service to apply changes, kemudian klik OK

add alamat ntps erver
Lalu balik lagi pada opsi General, klik Start untuk menjalankan NTP servicenya
start ntp service
Jika sudah, di Status akan beruma menjadi Running
ntp running
STEP 3 – Verifikasi

Setelah semua settingan sudah di konfigurasi, sekarang kita bisa lihat waktu di ESXi nya, yang tadinya Stopped, sekarang sudah Running. 
ntp running

Nun walqalami wana yasthurun
Wassalamualaikum…