Overview Openstack Tutorial Indonesia #Mengenali Cloud computing

Definisi Cloud Computing
Cloud adalah Awan, dan Computing adalah proses computasi, jadi  cloud-computing adalah sebuah teknologi yang menggabungkan virtualisasi dan grid computing. Jadi, selain ada proses virtualisasi, juga terdapat grid computing, dimana seluruh beban proses komputasi yang ada akan didistribusikan ke berbagai server yang saling terhubung di dalam cloud, sehingga prosesnya akan jauh lebih ringan. Dengan menggabungkan proses virtualisasi dan grid computing, kamu akan mendapatkan efisiensi dan hasil performa yang sangat optimal dalam proses komputasi. Dengan cloud-computing, seolah-olah kamu memiliki infrastruktur super besar yang mampu melakukan proses komputasi dan penyimpanan data tanpa batas, padahal secara fisik, kamu tidak memiliki atau membeli apa-apa, semuanya berada di dalam “cloud” yang dapat kamu gunakan secara on-demand dan dapat diakses melalui jaringan private maupun publik. Kesimpulannya, cloud computing lebih dari sekedar virtualisasi. Cloud computing merupakan gabungan antara teknologi virtualisasi dan grid computing. Tentunya implementasi cloud computing mampu memberikan hasil yang jauh lebih efisien dan powerfull dalam hal proses komputasi dan pengelolaan resource IT secara terdistribusi.

lalu apa itu virtualisasi ? Virtualisasi adalah sebuah teknologi, yang memungkinkan kamu untuk membuat versi virtual dari sesuatu yang bersifat fisik, misalnya sistem operasi, storage data atau sumber daya jaringan. Proses tersebut dilakukan oleh sebuah software atau firmware bernama Hypervisor. Hypervisor inilah yang menjadi nyawanya virtualisasi, karena dialah layer yang “berpura-pura” menjadi sebuah infrastruktur untuk menjalankan beberapa virtual machine. Dalam prakteknya, dengan membeli dan memiliki satu buah mesin, kamu seolah-olah memiliki banyak server, sehingga kamu bisa mengurangi pengeluaran IT untuk pembelian server baru, komponen, storage, dan software pendukung lainnya.

jadi disini kita akan belajar 2 hal diatas. kita belajar cloud computing dibarengi dengan virtualisasi, lanjut ke fokus pembahasan kita, apa itu openstack ?
OpenStack Compute adalah Open souce Software yang di desain untuk me-manage jaringan-jaringan skala besar, virtual mesin serta menciptakan platform yang scalable untuk cloud-computing. Di dalamnya terdapat tools untuk memanage cloud, termasuk menjalankan instances, mengatur networks, dan mengatur user access di dalam cloud.

Project openstack ini adalah project kolaborasi dari pengembangan dan teknologi komputasi awan yang bersifat opensource ( terbuka )Proyek ini bertujuan untuk memberikan solusi untuk semua jenis cloud computing dan virtualisasi. 
openstack memiliki beberapa layanan yang mencakup 3 pilar dari compute, storage, networking, yang membuat openstack lebih mudah untuk di implementasikan dan di operasikan di cloud. layanan tersebut termasuk identity, image management, web interface dan masih banyak lagi.
mengenal karakteristik penting pada cloud computing 
1. Resource Polling
Merupakan layanan dimana sumberdaya yang di kelompokan pada satu lokasi / berbagai lokasi data center
2. On Demand Self Service
Pada layaan ini user dapat menggunakan layanan secara otomatis tanpa dengan interaksi manusia langsung
3. Rapid Elasticity
kemampuan yang dapat melayanin secara elasti, maksudnya ketika konsumer mempunyai demand ( keinginan ) untuk menambah skala, layanan ini dapat secara cepat menyediakan apa yang diperlukan secara cepat (rapidly)

4. Measured Service
seperti nama servicenya yaitu measure(mengukur) layanan ini menggunakan sistem pengukuran yang dapat mengukur aktifitas pada setiap service(penyimpanan,memory,prosesor,aktifitas user, dll)
5. Broad Network Access
kemampuan yang ada pada jaringan dan dapat di akses melalui stkamurt mekanisme yang biasadigunakan platform thin & thick client (contoh HP, Laptop, Workstation dll)
6. Managed Service
Managed Services adalah manajemen proaktif dari TI (Teknologi Informasi) aset atau objek, oleh pihak ketiga biasanya dikenal sebagai MSP, untuk kepentingan pelanggan. Perbedaan operasi yang memisahkan MSP adalah pengiriman proaktif dari layanan mereka, dibandingkan dengan layanan IT reaktif, yang telah lama sekitar beberapa dekade ini.

Mengenali Komponen – Komponen Openstack compute (Understanding the Openstack compute component)

Openstack compute (nova) adalah service yang memanage network virtual machine yang berjalan di compute nodes. Nova juga berfungsi sebagai distributed components yang berinteraksi dengan keystone untuk autentikasi, glances untuk menampung images, dan komunikasi dengan horizon web interfaces. Hal yang paling penting kita ketahui adalah services nova compute menggunakan libvirtd, qemu, dan kvm sebagai hypervisornya.

mengenali komponen compute (nova)
pengertian:

nova-api service

menerima dan merespon untuk end user compute API calls. service ini support OpenStack Compute API, Amazon EC2 API, dan special Admin API untuk user istimewa agar dapat melakukan admin actions. It enforces some policies and initiates most orchestration activities, seperti berjalannya instance.

nova-api-metadata service
menerima metadata requests dari instances.  nova-api-metadata service biasanya dipakai ketika kamu di multi-host mode dengan nova-network.
nova-compute service
sebuah worker daemon yang membuat dan terminates virtual machine instances melalui hypervisor APIs. contoh:

  • XenAPI for XenServer/XCP
  • libvirt for KVM or QEMU
  • VMwareAPI for VMware

prosesnya cukup complex. pada dasarnya, daemon accepts actions dari  queue dan mela rangkaian system commands seperti launching  KVM instance dan mengupdate ke database.

nova-scheduler service
membutuhkan sebuah virtual machine instance request dari queue dan menentukan di compute server host berjalan.
nova-conductor module
perantara nova-compute service dan  database. memutuskan direct access ke cloud database yang dibuat nova-compute service. module nova-conductor melebar secara horizontal.namun, jangan deploy pada node dimana nova-compute service berjalan. untuk informasi lebih lanjut, see Configuration Reference Guide.
nova-cert module
sebuah server daemon melayani Nova Cert service untuk X509 certificates. digunakan untuk generate certificates euca-bundle-image. hanya digunakan EC2 API.
nova-network worker daemon
hampir sama dengan nova-compute service, menerima networking tasks dari  queue dan memanupulasi network. bertugas merancang bridging interfaces / mengganti aturan IPtables .
nova-consoleauth daemon
memberikan ijin token untuk users yang mempunyai console proxies provide. contoh nova-novncproxy dan nova-xvpvncproxy. service ini harus berjalan pada console proxies untuk bekerja.
nova-novncproxy daemon
menyediakan sebuah proxy untuk mengakses instances lewat  VNC connection. Supports browser-based novnc clients.
nova-spicehtml5proxy daemon
menyediakan sebuah proxy untuk accessing running instances melewati  SPICE connection. mendukung browse-based HTML5 client.
nova-xvpvncproxy daemon
menyediakan sebuah proxy untuk mengakses instances melewati VNC connection. Supports an OpenStack-specific Java client.
nova-cert daemon
x509 certificates.
euca2ools client
sebuah set command-line interpreter commands untuk manajemen cloud resources. walaupun dia tidak sebuah  OpenStack module, kamu bisa mengkonfigurasi nova-api untuk mendukung  EC2 interface ini. untuk lebih lanjutnya, kunjungi Eucalyptus 3.4 Documentation.
nova client
membuat users untuk submit commands sebagai tenant administrator atau end user.
The queue
sebuah central hub untuk melewatkan pesan diantara daemons. biasanya diimplementasi dengan RabbitMQ, tapi juga dapat AMQP message queue, seperti Apache Qpid atau Zero MQ.
SQL database
menyimpan hampir semua build-time dan run-time states untuk beberapa cloud infrastructure, including:

  • Available instance types
  • Instances in use
  • Available networks
  • Projects

secara teori, OpenStack Compute dapat mendukung database apapun seperti SQL-Alchemy. database umum SQLite3 untuk test and development work, MySQL, dan PostgreSQL.