Bonus Demografi Indonesia tahun 2030

Melihat pertumbuhan penduduk indonesia yang naik setiap tahunnya dan tingginya angka kelahiran bayi berarti juga bertambahnya penduduk dengan usia produktif. Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar di prediksikan pada tahun 2o3o  indonesia akan mempunyai penduduk dengan usia produktif yang melimpah, yakni antara usia 25-35 tahun.  

Mengutip dari lipi.go.id  “Walaupun data menunjukan 70% dari total jumlah penduduk kita adalah usia angkatan kerja, namun kualitasnya masih relatif rendah sehingga berdampak pada pasar tenaga kerja di Indonesia,” terang Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan (IPSK)-Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Tri Nuke Pudjiastuti, dalam seminar “Daya Saing Penduduk Menuju Ketahanan Bangsa” Kamis (10/3) di Jakarta. Indonesia saat ini menghadapi persoalan yang cukup pelik terkait kependudukan terutama rendahnya tingkat pendidikan masyarakat di usia produktif. Menurut Nuke hal ini berbahaya karena era globalisasi memiliki tuntutan tinggi bagi tenaga kerja. Jika masyarakat usia angkatan kerja tidak mampu bersaing, maka sulit bagi mereka untuk mendapat pekerjaan. “Kehidupan perekonomian akan terganggu. Kemiskinan juga akan meningkat sejalan dengan rendahnya kualitas pendidikan usia angkatan kerja,” tegasnya.
Melihat fakta diatas bahwa penduduk indonesia yang usia produktif masih kurang dalam mempunyai skil keahlian, keahlian yang didapat di sekolah maupun di lapangan. Karena adanya berbagai faktor misalnya : lingkungan, tenaga pengajar atau mungkin mempunyai cara belajar yang sendiri.
melihat kondisi itu kita butuh sebuah solusi untuk menghapadi hal tersebut, yakni dengan adanya penyediaan jasa pendidikan skill, bisa dari institusi pendidikan ataupun sukarelawan yang mempunyai skill dan peduli terhadap masa depan bangsa.
Menurut kutipan ridwan kamil dalam sebuah acara TedTalk Bandung, ada beberapa jenis orang, ada yang pintar dan suka membagi ilmunya, ada orang pintar yang pelit , dan ada orang kurang pintar dan pelit. Menurut data dari BPS pada tahun 2o15 jumlah mahasiswa aktif di indonesia sekitar 171.771. Dari situ sudah terlihat bahwa indonesia mempunyai banyak orang yang mempunyai pendidikan tinggi. Tapi apakah mereka mau membagikan ilmu kepada yang membutuhkan ? 

Bonus Demografi Indonesia tahun 2030

Melihat pertumbuhan penduduk indonesia yang naik setiap tahunnya dan tingginya angka kelahiran bayi berarti juga bertambahnya penduduk dengan usia produktif. Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar di prediksikan pada tahun 2o3o  indonesia akan mempunyai penduduk dengan usia produktif yang melimpah, yakni antara usia 25-35 tahun.  

Mengutip dari lipi.go.id  “Walaupun data menunjukan 70% dari total jumlah penduduk kita adalah usia angkatan kerja, namun kualitasnya masih relatif rendah sehingga berdampak pada pasar tenaga kerja di Indonesia,” terang Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan (IPSK)-Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Tri Nuke Pudjiastuti, dalam seminar “Daya Saing Penduduk Menuju Ketahanan Bangsa” Kamis (10/3) di Jakarta. Indonesia saat ini menghadapi persoalan yang cukup pelik terkait kependudukan terutama rendahnya tingkat pendidikan masyarakat di usia produktif. Menurut Nuke hal ini berbahaya karena era globalisasi memiliki tuntutan tinggi bagi tenaga kerja. Jika masyarakat usia angkatan kerja tidak mampu bersaing, maka sulit bagi mereka untuk mendapat pekerjaan. “Kehidupan perekonomian akan terganggu. Kemiskinan juga akan meningkat sejalan dengan rendahnya kualitas pendidikan usia angkatan kerja,” tegasnya.
Melihat fakta diatas bahwa penduduk indonesia yang usia produktif masih kurang dalam mempunyai skil keahlian, keahlian yang didapat di sekolah maupun di lapangan. Karena adanya berbagai faktor misalnya : lingkungan, tenaga pengajar atau mungkin mempunyai cara belajar yang sendiri.
melihat kondisi itu kita butuh sebuah solusi untuk menghapadi hal tersebut, yakni dengan adanya penyediaan jasa pendidikan skill, bisa dari institusi pendidikan ataupun sukarelawan yang mempunyai skill dan peduli terhadap masa depan bangsa.
Menurut kutipan ridwan kamil dalam sebuah acara TedTalk Bandung, ada beberapa jenis orang, ada yang pintar dan suka membagi ilmunya, ada orang pintar yang pelit , dan ada orang kurang pintar dan pelit. Menurut data dari BPS pada tahun 2o15 jumlah mahasiswa aktif di indonesia sekitar 171.771. Dari situ sudah terlihat bahwa indonesia mempunyai banyak orang yang mempunyai pendidikan tinggi. Tapi apakah mereka mau membagikan ilmu kepada yang membutuhkan ?