Membuat AlertDialog Android Kotlin

Hai sobat, bersaa lagi dengan saya di Blog Setya Aji. Sudah lama banget saya gak update blog ini lagi gara-gara sibuk. Review artikel yang dulu, saya telah menjelaskan tentang membuat aplikasi android yang menampilkan lokasi perangkat di google map menggunakan Google Map API. Nah kali ini sedikit berbeda karena sekarang kita akan mencoba hal baru, apa itu? Membuat alert dialog menggunakan bahasa Kotlin 😂

Membuat AlertDialog Android Kotlin

Alert Dialog adalah komponen android yang berguna untuk memberika informasi kepada pengguna serta dapat digunakan untuk memberikan pilihan kepada pengguna untuk melakukan suatu perintah di android. Alert Dialog ini memiliki beberapa komponen dasat yaitu :

  1. Judul : judul informasi yang akan ditampilkan
  2. Pesan : pesan yang akan disampaikan kepada pengguna
  3. Tombol Positif : tombol untuk pilihan positif dari pengguna utuk menjalankan perintah (Ya)
  4. Tombol Negative : tombol untuk pilihan negative dari pengguna untuk menjalankan perintah (Tidak)
  5. Tombol Netral : tombol pilihan netral dari pengguna (bukan ya/tidak)

Nah dari bagian2 di atas, kita bisa pahami komponen AlertDialog ini dengan mudah. Nah kali ini kita akan membuatnya menggunakan bahasa terbaru di Android Studio yaitu Kotlin. Kotlin ini bahasa yang efisien dan ringkas dibandingkan Java. Untuk lebih jelasnya bisa dibaca di sini.

Oke sekarang kita mulai membuat AlertDialog menggunakan Kotlin di Android Studio

Membuat Project

Buat project baru dengan nama AlertDialog Kotlin dan jangan lupa pilih bahasanya menjadi Kotlin. Selanjutnya pilih jenis activitynya empty activity.

Membuat AlertDialog Android Kotlin

Membuat Tampilan

Setelah project terbentuk dengna sempurna, sekarang buka activity_main.xml di dalam folder res/layout dan tambahkan satu Tombol di dalamnya. Di dalam properties, tambahkan onClick dengan alertClick. Untuk kodenya seperti berikut ini :

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<android.support.constraint.ConstraintLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
xmlns:app="http://schemas.android.com/apk/res-auto"
xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="match_parent"
tools:context="com.blogspot.blogsetyaaji.basickotlin.MainActivity">

<Button
android:id="@+id/button"
android:layout_width="wrap_content"
android:layout_height="wrap_content"
android:layout_marginEnd="137dp"
android:layout_marginStart="159dp"
android:onClick="alertClick"
android:text="Button"
app:layout_constraintBottom_toBottomOf="parent"
app:layout_constraintEnd_toEndOf="parent"
app:layout_constraintStart_toStartOf="parent"
app:layout_constraintTop_toTopOf="parent" />
</android.support.constraint.ConstraintLayout>

Properti onClick digunakan untuk menjalankan perintah ketika tombol diklik

Kode File Kotlin

Setelah membuat tampilannya selanjutnya buat kode logikanya di file MainActivity. Buat method dari properti onClick yang ada di tampilan tadi dengan nama alertClick(view:View) di bawah method onCreate. Kemudian di dalam method ini tambahkan kode AlertDialog seperti berikut ini

package com.blogspot.blogsetyaaji.basickotlin

import android.content.DialogInterface
import android.content.Intent
import android.support.v7.app.AppCompatActivity
import android.os.Bundle
import android.support.v7.app.AlertDialog
import android.view.View
import android.widget.Toast
import kotlinx.android.synthetic.main.activity_main.*

class MainActivity : AppCompatActivity() {

override fun onCreate(savedInstanceState: Bundle?) {
super.onCreate(savedInstanceState)
setContentView(R.layout.activity_main)
}

public fun alertClick(view: View){
AlertDialog.Builder(this)
.setTitle("Judul")
.setMessage("Pesan yang tampil")
.setPositiveButton("Ya", DialogInterface.OnClickListener { dialogInterface, i ->
Toast.makeText(this, "Jalankan perintah ketika user memilih tombol Ya", Toast.LENGTH_LONG).show()
})
.setNegativeButton("No", DialogInterface.OnClickListener { dialogInterface, i ->
Toast.makeText(this, "Jalankan perintah ketika user memilih tombol No", Toast.LENGTH_LONG).show()
})
.show()
}
}

Menjalankan Aplikasi

Sekarang jalankan aplikasinya, jika tombolnya diklik maka akan tampil alert seperti berikut ini

Membuat AlertDialog Android Kotlin

Membuat AlertDialog Android Kotlin

Membuat AlertDialog Android Kotlin

Nah, seperti itu cara menampilkan AlertDialog di Android menggunakan Kotlin, sangat mudah dan bisa diterapkan di mana saja 😁

Sekian artikel kali ini semoga bermanfaat, jika ada pertanyaan atau masalah silahkan komentar di bawah. Jangan lupa bagikan tutorial ini ke sobat lain agar ilmunya lebih bermanfaat. Sampai jumpa..

Menampilkan Lokasi Saat Ini pada Maps Android dengan Google Maps API

Hai sobat, ketemu lagi dengan saya di artikel tentang pemrograman android. Pada artikel sebelumnya saya terlah menjelaskan tentang Cara Menampilkan Map di Aplikasi Android Menggunakan Google Maps API di Androud Studio. Dan pada kali ini saya akan menunjukkan Cara Mudah Menampilkan Lokasi Perangkat Saat Ini di Maps Androd.

Menampilkan Lokasi Saat Ini pada Maps Android dengan Google Maps API

Dalam pembuatan aplikasi android, kita dapat menambahakan berbagai fitur ke dalam aplikasi yang dibuat. Salah satu fitur unggulan dalam apliaksi android adalah fitur menampilkan lokasi di Maps Android. Dan untuk menampilkan lokasi di maps android juga sangat mudah karena Google sudah menyiapkan berbagai tools dan dokumentasi tentang menampilkan lokasi di maps android, tapi untuk yang baru belajar mungkin akan sedikit membingungkan. *seperti yg saya rasakan 😂 
Oke, dalam artikel ini saya akan meneruskan artikel saya sebelumnya, silahkan bisa mencobana atau langsung ke tahap ini.

Menampilkan Maps Android dengan Google Maps API di Android Studio

Pada artikel ini kita akan menampilkan lokasi perangkat saat ini (MyLocation) di Maps Android. Untuk melakukanya kita memanfaatkan pengaturan pada komponen Maps Android yaitu .setMyLocationEnabled(). Dengan mengaktifkan pengaturan ini, maps akan menampilkan My-Location Layer dan memberikan indikasi lokasi, serta menampilkan tampilan tombol untuk berinteraksi dengan lokasi perangkat. Tetapi untuk menggunakan pengaturan Maps Android ini, kita perlu menambahkan user permission pada perangkat untuk android versi Marshmallow (API 23) ke atas yaitu permission ACCESS_COARSE_LOCATION atau ACCESS_FINE_LOCATION. Untuk perangkat versi dibawah API 23 tidak memerlukan permintaan uses permission.
Nah itu sedikit teorinya, sekarang saatnya mengimplementasikan ke dalam aplikasi :
Pembuatan Project
Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, artikel ini menggunkaan project dari artikel sebelumnya.
Pembuatan Tampilan
Tampilannya masih sama, tidak ada yang diubah.
Pembuatan Program Java
Nah di sini kita akan ubah kode di dalam file MainActivity.java. Kita implementasikan class MainActivity ke beberapa method class yaitu GoogleMap.OnMyLocationButtonClickListener dan GoogleMap.OnMyLocationClickListener. Untuk lebih jelasnya sobat bisa lihat di gamber berikut 
Menampilkan Lokasi Saat Ini pada Maps Android dengan Google Maps API
Untuk kodenya seperti ini
public class MapsActivity extends FragmentActivity implements OnMapReadyCallback
, GoogleMap.OnMyLocationButtonClickListener
, GoogleMap.OnMyLocationClickListener {

..........

}
Setelah mengimplementasikan class, selanjutnya adalah menambah kode permintaan uses-permission dan memberikan pengaturan MyLocationEnabled serta memberi perintah ketika tombol MyLocation diklik di dalam method onMapReady() seperti gambar di bawah ini 
Menampilkan Lokasi Saat Ini pada Maps Android dengan Google Maps API
Untuk kodenya bisa diambil dari sini
if (android.os.Build.VERSION.SDK_INT >= Build.VERSION_CODES.M) {
if (ActivityCompat.checkSelfPermission(this, Manifest.permission.ACCESS_FINE_LOCATION) != PackageManager.PERMISSION_GRANTED
&& ActivityCompat.checkSelfPermission(this, Manifest.permission.ACCESS_COARSE_LOCATION) != PackageManager.PERMISSION_GRANTED) {
ActivityCompat.requestPermissions(this, new String[]{Manifest.permission.ACCESS_FINE_LOCATION
, Manifest.permission.ACCESS_COARSE_LOCATION}, 1);
} else {
mMap.setMyLocationEnabled(true);
}
} else {
mMap.setMyLocationEnabled(true);
}

mMap.setOnMyLocationButtonClickListener(this);
mMap.setOnMyLocationClickListener(this);
Kode di atas adalah untuk meminta permission jika permissionya belum diijinkan di perangakat. Ketika aplikasi sudah menerima pilihan user, maka aplikasi perlu memprosesnya di method baru dengan nama onRequestPermissionsResult(). Jika pengguna menerima permintaan dari aplikasi, maka tombol MyLocation akan tampil di Maps Android. Untuk kodenya sebagai berikut :
@Override
public void onRequestPermissionsResult(int requestCode, @NonNull String[] permissions, @NonNull int[] grantResults) {
if (requestCode == 1) {
if (grantResults.length > 0 && grantResults[0] == PackageManager.PERMISSION_GRANTED) {
Toast.makeText(this, "Permission Granted", Toast.LENGTH_SHORT).show();
if (ActivityCompat.checkSelfPermission(this, Manifest.permission.ACCESS_FINE_LOCATION) == PackageManager.PERMISSION_GRANTED
&& ActivityCompat.checkSelfPermission(this, Manifest.permission.ACCESS_COARSE_LOCATION) == PackageManager.PERMISSION_GRANTED) {
mMap.setMyLocationEnabled(true);
}
} else {
Toast.makeText(this, "Permission Denied", Toast.LENGTH_SHORT).show();
}
}
}
Selanjtnya kita tambahkan aksi kerika tombol MyLocation diklik maka akan tampil Toast dan ketika tanda lokasinya diklik maka akan menampilkan informasi lokasi yang diambil dari variable lokasi.
@Override
public boolean onMyLocationButtonClick() {
Toast.makeText(this, "My Location Button Clicked", Toast.LENGTH_SHORT).show();
return true;
}

@Override
public void onMyLocationClick(@NonNull Location location) {
Toast.makeText(this, "Lokasiku saat ini : " + location, Toast.LENGTH_LONG).show();
}
Untuk kode lengkap file MainActvity.java seperti di bawah ini
package com.blogspot.blogsetyaaji.firstmap;

import android.Manifest;
import android.content.pm.PackageManager;
import android.location.Location;
import android.os.Build;
import android.support.annotation.NonNull;
import android.support.v4.app.ActivityCompat;
import android.support.v4.app.FragmentActivity;
import android.os.Bundle;
import android.widget.Toast;

import com.google.android.gms.maps.CameraUpdateFactory;
import com.google.android.gms.maps.GoogleMap;
import com.google.android.gms.maps.OnMapReadyCallback;
import com.google.android.gms.maps.SupportMapFragment;
import com.google.android.gms.maps.model.LatLng;
import com.google.android.gms.maps.model.MarkerOptions;

public class MapsActivity extends FragmentActivity implements OnMapReadyCallback
, GoogleMap.OnMyLocationButtonClickListener
, GoogleMap.OnMyLocationClickListener {

private GoogleMap mMap;

@Override
protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
super.onCreate(savedInstanceState);
setContentView(R.layout.activity_maps);
// Obtain the SupportMapFragment and get notified when the map is ready to be used.
SupportMapFragment mapFragment = (SupportMapFragment) getSupportFragmentManager()
.findFragmentById(R.id.map);
mapFragment.getMapAsync(this);
}


/**
* Manipulates the map once available.
* This callback is triggered when the map is ready to be used.
* This is where we can add markers or lines, add listeners or move the camera. In this case,
* we just add a marker near Sydney, Australia.
* If Google Play services is not installed on the device, the user will be prompted to install
* it inside the SupportMapFragment. This method will only be triggered once the user has
* installed Google Play services and returned to the app.
*/
@Override
public void onMapReady(GoogleMap googleMap) {
mMap = googleMap;

// Add a marker in Sydney and move the camera
LatLng sydney = new LatLng(-34, 151);
mMap.addMarker(new MarkerOptions().position(sydney).title("Marker in Sydney"));
mMap.moveCamera(CameraUpdateFactory.newLatLng(sydney));

if (android.os.Build.VERSION.SDK_INT >= Build.VERSION_CODES.M) {
if (ActivityCompat.checkSelfPermission(this, Manifest.permission.ACCESS_FINE_LOCATION) != PackageManager.PERMISSION_GRANTED
&& ActivityCompat.checkSelfPermission(this, Manifest.permission.ACCESS_COARSE_LOCATION) != PackageManager.PERMISSION_GRANTED) {
ActivityCompat.requestPermissions(this, new String[]{Manifest.permission.ACCESS_FINE_LOCATION
, Manifest.permission.ACCESS_COARSE_LOCATION}, 1);
} else {
mMap.setMyLocationEnabled(true);
}
} else {
mMap.setMyLocationEnabled(true);
}

mMap.setOnMyLocationButtonClickListener(this);
mMap.setOnMyLocationClickListener(this);
}

@Override
public void onRequestPermissionsResult(int requestCode, @NonNull String[] permissions, @NonNull int[] grantResults) {
if (requestCode == 1) {
if (grantResults.length > 0 && grantResults[0] == PackageManager.PERMISSION_GRANTED) {
Toast.makeText(this, "Permission Granted", Toast.LENGTH_SHORT).show();
if (ActivityCompat.checkSelfPermission(this, Manifest.permission.ACCESS_FINE_LOCATION) == PackageManager.PERMISSION_GRANTED
&& ActivityCompat.checkSelfPermission(this, Manifest.permission.ACCESS_COARSE_LOCATION) == PackageManager.PERMISSION_GRANTED) {
mMap.setMyLocationEnabled(true);
}
} else {
Toast.makeText(this, "Permission Denied", Toast.LENGTH_SHORT).show();
}
}
}

@Override
public boolean onMyLocationButtonClick() {
Toast.makeText(this, "My Location Button Clicked", Toast.LENGTH_SHORT).show();
return true;
}

@Override
public void onMyLocationClick(@NonNull Location location) {
Toast.makeText(this, "Lokasiku saat ini : " + location, Toast.LENGTH_LONG).show();
}
}

Menambah Permisson
Tak lupa, seperti yang tadi saya sampaikan bahwa kita membutuhkan beberapa ijin. Di sini kita tambahkan satu permission lagi yaitu permission  ACCESS_COARSE_LOCATION. kodenya seperti berikut ini 
<uses-permission android:name="android.permission.ACCESS_COARSE_LOCATION"/>
Menjalankan Aplikasi
Pembuatan aplikasinya sudah selesai, sekarang aplikasi sudah siap dijalankan. Kurang lebih akan jadi seperti gambar di bawah 
Menampilkan Lokasi Saat Ini pada Maps Android dengan Google Maps API
Menampilkan Lokasi Saat Ini pada Maps Android dengan Google Maps API
Oke, sekian artikel tentang Menampilkan Lokasi Saat Ini pada Maps Android dengan Google Maps API, semoga bermanfaat. Jika ada pertanyaan, sobat dapat berkomentar di bawah. Silahkan sobat share ke sobat lainya jika sobat menyukai artikel ini karena berbagi itu indah. Sampai jumpa di artikel selanjutnya.. 😁

Menampilkan Lokasi Saat Ini pada Maps Android dengan Google Maps API

Hai sobat, ketemu lagi dengan saya di artikel tentang pemrograman android. Pada artikel sebelumnya saya terlah menjelaskan tentang Cara Menampilkan Map di Aplikasi Android Menggunakan Google Maps API di Androud Studio. Dan pada kali ini saya akan menunjukkan Cara Mudah Menampilkan Lokasi Perangkat Saat Ini di Maps Androd.

Menampilkan Lokasi Saat Ini pada Maps Android dengan Google Maps API

Dalam pembuatan aplikasi android, kita dapat menambahakan berbagai fitur ke dalam aplikasi yang dibuat. Salah satu fitur unggulan dalam apliaksi android adalah fitur menampilkan lokasi di Maps Android. Dan untuk menampilkan lokasi di maps android juga sangat mudah karena Google sudah menyiapkan berbagai tools dan dokumentasi tentang menampilkan lokasi di maps android, tapi untuk yang baru belajar mungkin akan sedikit membingungkan. *seperti yg saya rasakan 😂 
Oke, dalam artikel ini saya akan meneruskan artikel saya sebelumnya, silahkan bisa mencobana atau langsung ke tahap ini.

Menampilkan Maps Android dengan Google Maps API di Android Studio

Pada artikel ini kita akan menampilkan lokasi perangkat saat ini (MyLocation) di Maps Android. Untuk melakukanya kita memanfaatkan pengaturan pada komponen Maps Android yaitu .setMyLocationEnabled(). Dengan mengaktifkan pengaturan ini, maps akan menampilkan My-Location Layer dan memberikan indikasi lokasi, serta menampilkan tampilan tombol untuk berinteraksi dengan lokasi perangkat. Tetapi untuk menggunakan pengaturan Maps Android ini, kita perlu menambahkan user permission pada perangkat untuk android versi Marshmallow (API 23) ke atas yaitu permission ACCESS_COARSE_LOCATION atau ACCESS_FINE_LOCATION. Untuk perangkat versi dibawah API 23 tidak memerlukan permintaan uses permission.
Nah itu sedikit teorinya, sekarang saatnya mengimplementasikan ke dalam aplikasi :
Pembuatan Project
Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, artikel ini menggunkaan project dari artikel sebelumnya.
Pembuatan Tampilan
Tampilannya masih sama, tidak ada yang diubah.
Pembuatan Program Java
Nah di sini kita akan ubah kode di dalam file MainActivity.java. Kita implementasikan class MainActivity ke beberapa method class yaitu GoogleMap.OnMyLocationButtonClickListener dan GoogleMap.OnMyLocationClickListener. Untuk lebih jelasnya sobat bisa lihat di gamber berikut 
Menampilkan Lokasi Saat Ini pada Maps Android dengan Google Maps API
Untuk kodenya seperti ini
public class MapsActivity extends FragmentActivity implements OnMapReadyCallback
, GoogleMap.OnMyLocationButtonClickListener
, GoogleMap.OnMyLocationClickListener {

..........

}
Setelah mengimplementasikan class, selanjutnya adalah menambah kode permintaan uses-permission dan memberikan pengaturan MyLocationEnabled serta memberi perintah ketika tombol MyLocation diklik di dalam method onMapReady() seperti gambar di bawah ini 
Menampilkan Lokasi Saat Ini pada Maps Android dengan Google Maps API
Untuk kodenya bisa diambil dari sini
if (android.os.Build.VERSION.SDK_INT >= Build.VERSION_CODES.M) {
if (ActivityCompat.checkSelfPermission(this, Manifest.permission.ACCESS_FINE_LOCATION) != PackageManager.PERMISSION_GRANTED
&& ActivityCompat.checkSelfPermission(this, Manifest.permission.ACCESS_COARSE_LOCATION) != PackageManager.PERMISSION_GRANTED) {
ActivityCompat.requestPermissions(this, new String[]{Manifest.permission.ACCESS_FINE_LOCATION
, Manifest.permission.ACCESS_COARSE_LOCATION}, 1);
} else {
mMap.setMyLocationEnabled(true);
}
} else {
mMap.setMyLocationEnabled(true);
}

mMap.setOnMyLocationButtonClickListener(this);
mMap.setOnMyLocationClickListener(this);
Kode di atas adalah untuk meminta permission jika permissionya belum diijinkan di perangakat. Ketika aplikasi sudah menerima pilihan user, maka aplikasi perlu memprosesnya di method baru dengan nama onRequestPermissionsResult(). Jika pengguna menerima permintaan dari aplikasi, maka tombol MyLocation akan tampil di Maps Android. Untuk kodenya sebagai berikut :
@Override
public void onRequestPermissionsResult(int requestCode, @NonNull String[] permissions, @NonNull int[] grantResults) {
if (requestCode == 1) {
if (grantResults.length > 0 && grantResults[0] == PackageManager.PERMISSION_GRANTED) {
Toast.makeText(this, "Permission Granted", Toast.LENGTH_SHORT).show();
if (ActivityCompat.checkSelfPermission(this, Manifest.permission.ACCESS_FINE_LOCATION) == PackageManager.PERMISSION_GRANTED
&& ActivityCompat.checkSelfPermission(this, Manifest.permission.ACCESS_COARSE_LOCATION) == PackageManager.PERMISSION_GRANTED) {
mMap.setMyLocationEnabled(true);
}
} else {
Toast.makeText(this, "Permission Denied", Toast.LENGTH_SHORT).show();
}
}
}
Selanjtnya kita tambahkan aksi kerika tombol MyLocation diklik maka akan tampil Toast dan ketika tanda lokasinya diklik maka akan menampilkan informasi lokasi yang diambil dari variable lokasi.
@Override
public boolean onMyLocationButtonClick() {
Toast.makeText(this, "My Location Button Clicked", Toast.LENGTH_SHORT).show();
return true;
}

@Override
public void onMyLocationClick(@NonNull Location location) {
Toast.makeText(this, "Lokasiku saat ini : " + location, Toast.LENGTH_LONG).show();
}
Untuk kode lengkap file MainActvity.java seperti di bawah ini
package com.blogspot.blogsetyaaji.firstmap;

import android.Manifest;
import android.content.pm.PackageManager;
import android.location.Location;
import android.os.Build;
import android.support.annotation.NonNull;
import android.support.v4.app.ActivityCompat;
import android.support.v4.app.FragmentActivity;
import android.os.Bundle;
import android.widget.Toast;

import com.google.android.gms.maps.CameraUpdateFactory;
import com.google.android.gms.maps.GoogleMap;
import com.google.android.gms.maps.OnMapReadyCallback;
import com.google.android.gms.maps.SupportMapFragment;
import com.google.android.gms.maps.model.LatLng;
import com.google.android.gms.maps.model.MarkerOptions;

public class MapsActivity extends FragmentActivity implements OnMapReadyCallback
, GoogleMap.OnMyLocationButtonClickListener
, GoogleMap.OnMyLocationClickListener {

private GoogleMap mMap;

@Override
protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
super.onCreate(savedInstanceState);
setContentView(R.layout.activity_maps);
// Obtain the SupportMapFragment and get notified when the map is ready to be used.
SupportMapFragment mapFragment = (SupportMapFragment) getSupportFragmentManager()
.findFragmentById(R.id.map);
mapFragment.getMapAsync(this);
}


/**
* Manipulates the map once available.
* This callback is triggered when the map is ready to be used.
* This is where we can add markers or lines, add listeners or move the camera. In this case,
* we just add a marker near Sydney, Australia.
* If Google Play services is not installed on the device, the user will be prompted to install
* it inside the SupportMapFragment. This method will only be triggered once the user has
* installed Google Play services and returned to the app.
*/
@Override
public void onMapReady(GoogleMap googleMap) {
mMap = googleMap;

// Add a marker in Sydney and move the camera
LatLng sydney = new LatLng(-34, 151);
mMap.addMarker(new MarkerOptions().position(sydney).title("Marker in Sydney"));
mMap.moveCamera(CameraUpdateFactory.newLatLng(sydney));

if (android.os.Build.VERSION.SDK_INT >= Build.VERSION_CODES.M) {
if (ActivityCompat.checkSelfPermission(this, Manifest.permission.ACCESS_FINE_LOCATION) != PackageManager.PERMISSION_GRANTED
&& ActivityCompat.checkSelfPermission(this, Manifest.permission.ACCESS_COARSE_LOCATION) != PackageManager.PERMISSION_GRANTED) {
ActivityCompat.requestPermissions(this, new String[]{Manifest.permission.ACCESS_FINE_LOCATION
, Manifest.permission.ACCESS_COARSE_LOCATION}, 1);
} else {
mMap.setMyLocationEnabled(true);
}
} else {
mMap.setMyLocationEnabled(true);
}

mMap.setOnMyLocationButtonClickListener(this);
mMap.setOnMyLocationClickListener(this);
}

@Override
public void onRequestPermissionsResult(int requestCode, @NonNull String[] permissions, @NonNull int[] grantResults) {
if (requestCode == 1) {
if (grantResults.length > 0 && grantResults[0] == PackageManager.PERMISSION_GRANTED) {
Toast.makeText(this, "Permission Granted", Toast.LENGTH_SHORT).show();
if (ActivityCompat.checkSelfPermission(this, Manifest.permission.ACCESS_FINE_LOCATION) == PackageManager.PERMISSION_GRANTED
&& ActivityCompat.checkSelfPermission(this, Manifest.permission.ACCESS_COARSE_LOCATION) == PackageManager.PERMISSION_GRANTED) {
mMap.setMyLocationEnabled(true);
}
} else {
Toast.makeText(this, "Permission Denied", Toast.LENGTH_SHORT).show();
}
}
}

@Override
public boolean onMyLocationButtonClick() {
Toast.makeText(this, "My Location Button Clicked", Toast.LENGTH_SHORT).show();
return true;
}

@Override
public void onMyLocationClick(@NonNull Location location) {
Toast.makeText(this, "Lokasiku saat ini : " + location, Toast.LENGTH_LONG).show();
}
}

Menambah Permisson
Tak lupa, seperti yang tadi saya sampaikan bahwa kita membutuhkan beberapa ijin. Di sini kita tambahkan satu permission lagi yaitu permission  ACCESS_COARSE_LOCATION. kodenya seperti berikut ini 
<uses-permission android:name="android.permission.ACCESS_COARSE_LOCATION"/>
Menjalankan Aplikasi
Pembuatan aplikasinya sudah selesai, sekarang aplikasi sudah siap dijalankan. Kurang lebih akan jadi seperti gambar di bawah 
Menampilkan Lokasi Saat Ini pada Maps Android dengan Google Maps API
Menampilkan Lokasi Saat Ini pada Maps Android dengan Google Maps API
Oke, sekian artikel tentang Menampilkan Lokasi Saat Ini pada Maps Android dengan Google Maps API, semoga bermanfaat. Jika ada pertanyaan, sobat dapat berkomentar di bawah. Silahkan sobat share ke sobat lainya jika sobat menyukai artikel ini karena berbagi itu indah. Sampai jumpa di artikel selanjutnya.. 😁

Cara Menambah Icon di Action Bar Android

Hai sobat, lama tidak update blog ini. Pada artikel sebelumny asaya telah menjelaskan bagaimana cara Update XAMPP dan PHP dengan cara yang paling mudah dan aman. Kali ini saya akan membahas materi tentang android dan materi ini adalah materi umum sebagai tambahan di pemrograman android yaitu Menambahakan App Icon di Action Bar atau Title Bar Android. 
Cara Menambah Icon di Action Bar Android Android Studio
Action Bar adalah bagian android yang dapat berfungsi untuk menunjukkan beberapa informasi kepada user seperti nama aplikasi (Title), gambar icon aplikasi (App icon), tombol aksi (Action Button), dan sebagainya. Ketika membuat sebuah aplikasi, kita dapat memanipulasi tampilan sesuai yang kita inginkan atau sesuai dengan kebutuhan aplikasi. Kita bahkan dapat menambahkan komponen lain ke dalam action bar seperti spinner dan searchview. Oke langsung saja ke cara menambah icon di action bar android
Membuat Project
Silahkan buat project baru dengan nama yang sobat inginkan, kemudian pilih jenis activity dengan Empty Activity
Menambahkan Gambar
Nah untuk tahap menambahkan gambar ini kita tidak bisa langsung memasukkan gambar ke dalam project yang kita buat karena android memiliki kategori-kategori tersendiri dalam penyimpanan resource seperti gambar, layout, icon, suara dan sebagainya. Untuk informasi tentang pembagaian resource dapat sobat baca di sini

Resource Android

Oke, karena kita akan menambahakan icon di action bar android, maka kita masukkan gambar icon di dalam mipmap. Kenapa di dalam mipmap? karena folder ini adalah folder khusus untuk menyimpan icon aplikasi android. Jika kita akan menambah icon di android, maka kita perlu memisahkan gambar icon ke beberapa ukuran seperti ldpi, hdpi, xhdpi dan sebagainya. Itu berguna untuk menyesuaikan gambar dengan ukuranlayar android. Tapi untuk android studio yang terbaru, kita tidak perlu susah payah dalam melakukan hal tersebut, kita bisa dengan menambahkan gambar icon dengan cara seperti video berikut :
Program Java
Setelah menambahkan gambar di folder mipmap, kemudian kita tambahkan icon di action Bar dengan kode berikut ini :
getSupportActionBar().setDisplayShowHomeEnabled(true);
getSupportActionBar().setLogo(R.mipmap.ic_launcher);
getSupportActionBar().setDisplayUseLogoEnabled(true);

atau

getSupportActionBar().setIcon(R.mipmap.ic_launcher);

jika sudah menggunakan AppBar / ToolBar
Kode tersebut berfungsi untuk menampilkan icon di action bar tepat di sebelah kiri title. Kita tempatkan kode tersebut di dalam method onCreate() di dalam file MainActivity.java seperti di bawah ini.

public class MainActivity extends AppCompatActivity {

@Override
protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
super.onCreate(savedInstanceState);
setContentView(R.layout.activity_main);

getSupportActionBar().setDisplayShowHomeEnabled(true);
getSupportActionBar().setIcon(R.mipmap.ic_launcher);
getSupportActionBar().setDisplayUseLogoEnabled(true);
}
}
atau menggunakan kode di bawah jika menggunakan komponen AppBar atau ToolBar

public class Main2Activity extends AppCompatActivity {

@Override
protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
super.onCreate(savedInstanceState);
setContentView(R.layout.activity_main2);
Toolbar toolbar = (Toolbar) findViewById(R.id.toolbar);
setSupportActionBar(toolbar);

FloatingActionButton fab = (FloatingActionButton) findViewById(R.id.fab);
fab.setOnClickListener(new View.OnClickListener() {
@Override
public void onClick(View view) {
Snackbar.make(view, "Replace with your own action", Snackbar.LENGTH_LONG)
.setAction("Action", null).show();
}
});

getSupportActionBar().setIcon(R.mipmap.ic_launcher);
}

}

Menjalankan Aplikasi
Setelah menambahkan gambar dan kode untuk menampilkan icon di action bar android, maka saatnya menjalankan aplikasi. Silahkan jalankaan aplikasinya, kurang lebih seperti berikut ini :
Cara Menambah Icon di Action Bar Android

Nah seperti itu cara menambah icon di action bar android, sangat mudah bukan?
Sekian artikel kali ini, semoga membantu, dan jika sobat menyukai artikel ini, silahkan sobat bisa share ke sobat lainya. Silahkan berkomentar di bawah jika ada pertanyaan. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. 😁

Cara Menambah Icon di Action Bar Android

Hai sobat, lama tidak update blog ini. Pada artikel sebelumny asaya telah menjelaskan bagaimana cara Update XAMPP dan PHP dengan cara yang paling mudah dan aman. Kali ini saya akan membahas materi tentang android dan materi ini adalah materi umum sebagai tambahan di pemrograman android yaitu Menambahakan App Icon di Action Bar atau Title Bar Android. 
Cara Menambah Icon di Action Bar Android Android Studio
Action Bar adalah bagian android yang dapat berfungsi untuk menunjukkan beberapa informasi kepada user seperti nama aplikasi (Title), gambar icon aplikasi (App icon), tombol aksi (Action Button), dan sebagainya. Ketika membuat sebuah aplikasi, kita dapat memanipulasi tampilan sesuai yang kita inginkan atau sesuai dengan kebutuhan aplikasi. Kita bahkan dapat menambahkan komponen lain ke dalam action bar seperti spinner dan searchview. Oke langsung saja ke cara menambah icon di action bar android
Membuat Project
Silahkan buat project baru dengan nama yang sobat inginkan, kemudian pilih jenis activity dengan Empty Activity
Menambahkan Gambar
Nah untuk tahap menambahkan gambar ini kita tidak bisa langsung memasukkan gambar ke dalam project yang kita buat karena android memiliki kategori-kategori tersendiri dalam penyimpanan resource seperti gambar, layout, icon, suara dan sebagainya. Untuk informasi tentang pembagaian resource dapat sobat baca di sini

Resource Android

Oke, karena kita akan menambahakan icon di action bar android, maka kita masukkan gambar icon di dalam mipmap. Kenapa di dalam mipmap? karena folder ini adalah folder khusus untuk menyimpan icon aplikasi android. Jika kita akan menambah icon di android, maka kita perlu memisahkan gambar icon ke beberapa ukuran seperti ldpi, hdpi, xhdpi dan sebagainya. Itu berguna untuk menyesuaikan gambar dengan ukuranlayar android. Tapi untuk android studio yang terbaru, kita tidak perlu susah payah dalam melakukan hal tersebut, kita bisa dengan menambahkan gambar icon dengan cara seperti video berikut :
Program Java
Setelah menambahkan gambar di folder mipmap, kemudian kita tambahkan icon di action Bar dengan kode berikut ini :
getSupportActionBar().setDisplayShowHomeEnabled(true);
getSupportActionBar().setLogo(R.mipmap.ic_launcher);
getSupportActionBar().setDisplayUseLogoEnabled(true);

atau

getSupportActionBar().setIcon(R.mipmap.ic_launcher);

jika sudah menggunakan AppBar / ToolBar
Kode tersebut berfungsi untuk menampilkan icon di action bar tepat di sebelah kiri title. Kita tempatkan kode tersebut di dalam method onCreate() di dalam file MainActivity.java seperti di bawah ini.

public class MainActivity extends AppCompatActivity {

@Override
protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
super.onCreate(savedInstanceState);
setContentView(R.layout.activity_main);

getSupportActionBar().setDisplayShowHomeEnabled(true);
getSupportActionBar().setIcon(R.mipmap.ic_launcher);
getSupportActionBar().setDisplayUseLogoEnabled(true);
}
}
atau menggunakan kode di bawah jika menggunakan komponen AppBar atau ToolBar

public class Main2Activity extends AppCompatActivity {

@Override
protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
super.onCreate(savedInstanceState);
setContentView(R.layout.activity_main2);
Toolbar toolbar = (Toolbar) findViewById(R.id.toolbar);
setSupportActionBar(toolbar);

FloatingActionButton fab = (FloatingActionButton) findViewById(R.id.fab);
fab.setOnClickListener(new View.OnClickListener() {
@Override
public void onClick(View view) {
Snackbar.make(view, "Replace with your own action", Snackbar.LENGTH_LONG)
.setAction("Action", null).show();
}
});

getSupportActionBar().setIcon(R.mipmap.ic_launcher);
}

}

Menjalankan Aplikasi
Setelah menambahkan gambar dan kode untuk menampilkan icon di action bar android, maka saatnya menjalankan aplikasi. Silahkan jalankaan aplikasinya, kurang lebih seperti berikut ini :
Cara Menambah Icon di Action Bar Android

Nah seperti itu cara menambah icon di action bar android, sangat mudah bukan?
Sekian artikel kali ini, semoga membantu, dan jika sobat menyukai artikel ini, silahkan sobat bisa share ke sobat lainya. Silahkan berkomentar di bawah jika ada pertanyaan. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. 😁

Membuat Aplikasi Android Notifikasi Sederhana Menggunakan Android Studio

Hai sobat, bertemu lagi dengan saya di tutorial android. Pada artikel sebelumnya saya telah menjelaskan sedikit tips dan trik untuk menjadi programmer yang sehat rohani dan jasmani serta cara menjaga mata agar tetap sehat walaupun bekerja di depan komputer seharian. Dan kali ini saya ingin menjeleskan tentang bagaimana membuat notifikasi android menggunakan komponen Notification.
Membuat Aplikasi Android Notifikasi Sederhana Menggunakan Android Studio
Notifikasi adalah fitur yang paling banyak digunakan pada aplikasi untuk memberikan informasi ke pada pengguna. Notifikasi dikirimkan jika terdapat sesuatu yang penting untuk disampaikan kepada pengguna. Notifikasi dapat ditampilkan di berbagai platform dan sistem operasi. Android juga dapat menampilkan notifikasi yang bisa tampil di bagian status bar. 
Untuk menampilkan notifikasi di Andoroid, kita dapat menggunakan beberapa kompoenen seperti komponen Notification, NotificationCompat.Builder dan NotificationManager. Di dalam komponen NotificationCompat.Builder memiliki beberapa method yang memiliki masing-masing fungsi yaitu seperti berikut ini :
  1. build() : untuk mengampung semua pengaturan pada notifikasi dan mengirimkanya ke notifikasi yang baru
  2. setAutoCancel() : untuk mengatur notifikasi agar tertutup setelah diklik
  3. setContent() : untuk menampilkan notifikasi menggunakan tampilan yang telah kita buat
  4. setContentInfo() : menampilkan teks informasi di notifikasi
  5. setContentIntent : untuk mengarahkan sistem menggunakan Pending Intent ketika notifikasi diklik.
  6. setContentText() : untuk menampilkan teks kedua di dalam notifikasi (pesan)
  7. setContentTitle() : enampilkan teks pertama di dalam notifikasi (judul)
  8. setLargeIcon() : menampilkan icon besar pada notifikasi
  9. setSmallIcon() : menampilkan icon besar pada notifikasi
Membuat Aplikasi Android Notifikasi Sederhana Menggunakan Android Studio
Nah, itu adalah beberapa kompoenn yang dapat kita atur untuk menampilkan notifikasi di aplikasi android. Untuk itu, sekarang kita mulai membuatnya. Silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini :

Membuat Project Baru

Biat project baru dengan nama Simple Notification dengan jenis activity Empty Activity.

Membuat Tampilan

Pada aplikasi ini, kita akan membuat aplikasi yang menampilkan notifikasi yang memberikan informasi dengan teks yang dimasukkan oleh pengguna di dalam aplikasi ini. Untuk melakukanya kita mebutuhkan dua buah koponen EditText, dan satu buah komponen Button. Silahkan tambahkan komponen tersebut dengan cara membuka file activity_main.xml dan buat kodenya seperti berikut ini 

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<android.support.constraint.ConstraintLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
xmlns:app="http://schemas.android.com/apk/res-auto"
xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="match_parent"
tools:context="com.blogspot.blogsetyaaji.simplenotification.MainActivity">

<LinearLayout
android:layout_width="0dp"
android:layout_height="495dp"
android:layout_marginBottom="0dp"
android:layout_marginLeft="16dp"
android:layout_marginRight="16dp"
android:layout_marginTop="0dp"
android:orientation="vertical"
app:layout_constraintBottom_toBottomOf="parent"
app:layout_constraintLeft_toLeftOf="parent"
app:layout_constraintRight_toRightOf="parent"
app:layout_constraintTop_toTopOf="parent">

<EditText
android:id="@+id/txtJudul"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:ems="10"
android:hint="Judul"
android:inputType="textPersonName" />

<EditText
android:id="@+id/txtpesan"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:ems="10"
android:hint="Pesan"
android:inputType="textPersonName" />

<Button
android:id="@+id/btnkirim"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:text="Kirim" />
</LinearLayout>
</android.support.constraint.ConstraintLayout>

Jika sudah ditambahkan, maka kurang lebih tampilanya seperti berikut ini

Membuat Aplikasi Android Notifikasi Sederhana Menggunakan Android Studio

Atau jika sobat ingin membuat desain sendiri dan mempelajari tataletak tampilan notifikasi, sobat dapat mempelajarinya di dokumentasi material design notification.

Membuat Kode Java

Setelah membuat tampilan aplikasi notifikasi, sekarang kita buat kode pada file java. Kita buat agar nanti setelah tombol pada tampilan diklik, maka akan menampilkan notifikasi dengan teks judul sesuai teks yang dimasukkan ke dalam kolom judul dan menampilkan isi notifikasi sesuai teks yang diamasukkan ke dalam kolom pesan.
Pada tombol kita tambahkan aksi setOnClickListener dan di dalamnya kita tambahkan kode untuk menampilkan notifikasi di android. Untuk membuatnya, silahkan buka file MainActivity.java dan buat kodenya seperti berikut ini :

package com.blogspot.blogsetyaaji.simplenotification;

import android.app.Notification;
import android.app.NotificationManager;
import android.app.PendingIntent;
import android.content.Context;
import android.content.Intent;
import android.graphics.Bitmap;
import android.graphics.BitmapFactory;
import android.support.v7.app.AppCompatActivity;
import android.os.Bundle;
import android.support.v7.app.NotificationCompat;
import android.view.View;
import android.widget.Button;
import android.widget.EditText;

public class MainActivity extends AppCompatActivity {

// deklarasi kode request
public static final int notifikasi = 1;

// deklarasi tombol
Button btnkirim;
// deklarasi edittext
EditText txtjudul, txtpesan;

@Override
protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
super.onCreate(savedInstanceState);
setContentView(R.layout.activity_main);

// inisialisasi komponen
btnkirim = (Button) findViewById(R.id.btnkirim);
txtjudul = (EditText) findViewById(R.id.txtJudul);
txtpesan = (EditText) findViewById(R.id.txtpesan);

// aksi letika tombol diklik
btnkirim.setOnClickListener(new View.OnClickListener() {
@Override
public void onClick(View view) {
// membuat komponen Inten
Intent intent = new Intent(getApplicationContext(), MainActivity.class);
// memanggil method untuk menampilkan notifikasi
// dengan mengirimkan data yang dikirim dari komponen EditText
tampilNotifikasi(txtjudul.getText().toString()
, txtpesan.getText().toString(), intent);
}
});
}

private void tampilNotifikasi(String s, String s1, Intent intent) {
// membuat komponen pending intent
PendingIntent pendingIntent = PendingIntent.getActivity(MainActivity.this
, notifikasi, intent, PendingIntent.FLAG_UPDATE_CURRENT);

// membuat komponen notifikasi
NotificationCompat.Builder builder = new NotificationCompat.Builder(MainActivity.this);
Notification notification;
notification = builder.setSmallIcon(R.mipmap.ic_launcher)
.setAutoCancel(true)
.setContentIntent(pendingIntent)
.setContentTitle(s)
.setSmallIcon(R.mipmap.ic_launcher)
.setLargeIcon(BitmapFactory.decodeResource(MainActivity.this.getResources()
, R.mipmap.ic_launcher))
.setContentText(s1)
.build();

notification.flags |= Notification.FLAG_AUTO_CANCEL;

NotificationManager notificationManager = (NotificationManager) MainActivity.this
.getSystemService(Context.NOTIFICATION_SERVICE);
notificationManager.notify(notifikasi, notification);
}
}

Pada kode di atas, terdapat kode PendingIntent yang berfungsi untuk memberikan tujuan ketika notifikasi diklik. Dan di sini kita atur menjadi auto cancel agar notifikasi akan menghilang setelah diklik.
Silahkan jalankan aplikasi notifikasi yang sudah kita buat, maka tampilannya kurang lebih seperti ini

Membuat Aplikasi Android Notifikasi Sederhana Menggunakan Android Studio

Membuat Aplikasi Android Notifikasi Sederhana Menggunakan Android Studio

Untuk sobat yang ingin melihat pembuatanya, ini saya berikan videonya, semoga membantu hehe 😁
Untuk sobat yang ingin mendownload project ini, silahkan bisa mampir di github saya

Sekian artikel tentang Membuat Aplikasi Android Notifikasi Sederhana Menggunakan Android Studio, semoga bermanfaat. Jika sobat merasa suka dengan artikel ini, silahkan bisa dibagikan ke sobat lainya karena berbagi itu indah dan pasti ada ganjaranya hehe.. Apabila sobat ada kesulitan, atau memiliki kritik seta saran, silahkan bisa komentar di bawah. Terimakasih, sampai jumpa di artikel selanjutnya.. 😄

Membuat Aplikasi Android Notifikasi Sederhana Menggunakan Android Studio

Hai sobat, bertemu lagi dengan saya di tutorial android. Pada artikel sebelumnya saya telah menjelaskan sedikit tips dan trik untuk menjadi programmer yang sehat rohani dan jasmani serta cara menjaga mata agar tetap sehat walaupun bekerja di depan komputer seharian. Dan kali ini saya ingin menjeleskan tentang bagaimana membuat notifikasi android menggunakan komponen Notification.
Membuat Aplikasi Android Notifikasi Sederhana Menggunakan Android Studio
Notifikasi adalah fitur yang paling banyak digunakan pada aplikasi untuk memberikan informasi ke pada pengguna. Notifikasi dikirimkan jika terdapat sesuatu yang penting untuk disampaikan kepada pengguna. Notifikasi dapat ditampilkan di berbagai platform dan sistem operasi. Android juga dapat menampilkan notifikasi yang bisa tampil di bagian status bar. 
Untuk menampilkan notifikasi di Andoroid, kita dapat menggunakan beberapa kompoenen seperti komponen Notification, NotificationCompat.Builder dan NotificationManager. Di dalam komponen NotificationCompat.Builder memiliki beberapa method yang memiliki masing-masing fungsi yaitu seperti berikut ini :
  1. build() : untuk mengampung semua pengaturan pada notifikasi dan mengirimkanya ke notifikasi yang baru
  2. setAutoCancel() : untuk mengatur notifikasi agar tertutup setelah diklik
  3. setContent() : untuk menampilkan notifikasi menggunakan tampilan yang telah kita buat
  4. setContentInfo() : menampilkan teks informasi di notifikasi
  5. setContentIntent : untuk mengarahkan sistem menggunakan Pending Intent ketika notifikasi diklik.
  6. setContentText() : untuk menampilkan teks kedua di dalam notifikasi (pesan)
  7. setContentTitle() : enampilkan teks pertama di dalam notifikasi (judul)
  8. setLargeIcon() : menampilkan icon besar pada notifikasi
  9. setSmallIcon() : menampilkan icon besar pada notifikasi
Membuat Aplikasi Android Notifikasi Sederhana Menggunakan Android Studio
Nah, itu adalah beberapa kompoenn yang dapat kita atur untuk menampilkan notifikasi di aplikasi android. Untuk itu, sekarang kita mulai membuatnya. Silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini :

Membuat Project Baru

Biat project baru dengan nama Simple Notification dengan jenis activity Empty Activity.

Membuat Tampilan

Pada aplikasi ini, kita akan membuat aplikasi yang menampilkan notifikasi yang memberikan informasi dengan teks yang dimasukkan oleh pengguna di dalam aplikasi ini. Untuk melakukanya kita mebutuhkan dua buah koponen EditText, dan satu buah komponen Button. Silahkan tambahkan komponen tersebut dengan cara membuka file activity_main.xml dan buat kodenya seperti berikut ini 

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<android.support.constraint.ConstraintLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
xmlns:app="http://schemas.android.com/apk/res-auto"
xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="match_parent"
tools:context="com.blogspot.blogsetyaaji.simplenotification.MainActivity">

<LinearLayout
android:layout_width="0dp"
android:layout_height="495dp"
android:layout_marginBottom="0dp"
android:layout_marginLeft="16dp"
android:layout_marginRight="16dp"
android:layout_marginTop="0dp"
android:orientation="vertical"
app:layout_constraintBottom_toBottomOf="parent"
app:layout_constraintLeft_toLeftOf="parent"
app:layout_constraintRight_toRightOf="parent"
app:layout_constraintTop_toTopOf="parent">

<EditText
android:id="@+id/txtJudul"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:ems="10"
android:hint="Judul"
android:inputType="textPersonName" />

<EditText
android:id="@+id/txtpesan"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:ems="10"
android:hint="Pesan"
android:inputType="textPersonName" />

<Button
android:id="@+id/btnkirim"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:text="Kirim" />
</LinearLayout>
</android.support.constraint.ConstraintLayout>

Jika sudah ditambahkan, maka kurang lebih tampilanya seperti berikut ini

Membuat Aplikasi Android Notifikasi Sederhana Menggunakan Android Studio

Atau jika sobat ingin membuat desain sendiri dan mempelajari tataletak tampilan notifikasi, sobat dapat mempelajarinya di dokumentasi material design notification.

Membuat Kode Java

Setelah membuat tampilan aplikasi notifikasi, sekarang kita buat kode pada file java. Kita buat agar nanti setelah tombol pada tampilan diklik, maka akan menampilkan notifikasi dengan teks judul sesuai teks yang dimasukkan ke dalam kolom judul dan menampilkan isi notifikasi sesuai teks yang diamasukkan ke dalam kolom pesan.
Pada tombol kita tambahkan aksi setOnClickListener dan di dalamnya kita tambahkan kode untuk menampilkan notifikasi di android. Untuk membuatnya, silahkan buka file MainActivity.java dan buat kodenya seperti berikut ini :

package com.blogspot.blogsetyaaji.simplenotification;

import android.app.Notification;
import android.app.NotificationManager;
import android.app.PendingIntent;
import android.content.Context;
import android.content.Intent;
import android.graphics.Bitmap;
import android.graphics.BitmapFactory;
import android.support.v7.app.AppCompatActivity;
import android.os.Bundle;
import android.support.v7.app.NotificationCompat;
import android.view.View;
import android.widget.Button;
import android.widget.EditText;

public class MainActivity extends AppCompatActivity {

// deklarasi kode request
public static final int notifikasi = 1;

// deklarasi tombol
Button btnkirim;
// deklarasi edittext
EditText txtjudul, txtpesan;

@Override
protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
super.onCreate(savedInstanceState);
setContentView(R.layout.activity_main);

// inisialisasi komponen
btnkirim = (Button) findViewById(R.id.btnkirim);
txtjudul = (EditText) findViewById(R.id.txtJudul);
txtpesan = (EditText) findViewById(R.id.txtpesan);

// aksi letika tombol diklik
btnkirim.setOnClickListener(new View.OnClickListener() {
@Override
public void onClick(View view) {
// membuat komponen Inten
Intent intent = new Intent(getApplicationContext(), MainActivity.class);
// memanggil method untuk menampilkan notifikasi
// dengan mengirimkan data yang dikirim dari komponen EditText
tampilNotifikasi(txtjudul.getText().toString()
, txtpesan.getText().toString(), intent);
}
});
}

private void tampilNotifikasi(String s, String s1, Intent intent) {
// membuat komponen pending intent
PendingIntent pendingIntent = PendingIntent.getActivity(MainActivity.this
, notifikasi, intent, PendingIntent.FLAG_UPDATE_CURRENT);

// membuat komponen notifikasi
NotificationCompat.Builder builder = new NotificationCompat.Builder(MainActivity.this);
Notification notification;
notification = builder.setSmallIcon(R.mipmap.ic_launcher)
.setAutoCancel(true)
.setContentIntent(pendingIntent)
.setContentTitle(s)
.setSmallIcon(R.mipmap.ic_launcher)
.setLargeIcon(BitmapFactory.decodeResource(MainActivity.this.getResources()
, R.mipmap.ic_launcher))
.setContentText(s1)
.build();

notification.flags |= Notification.FLAG_AUTO_CANCEL;

NotificationManager notificationManager = (NotificationManager) MainActivity.this
.getSystemService(Context.NOTIFICATION_SERVICE);
notificationManager.notify(notifikasi, notification);
}
}

Pada kode di atas, terdapat kode PendingIntent yang berfungsi untuk memberikan tujuan ketika notifikasi diklik. Dan di sini kita atur menjadi auto cancel agar notifikasi akan menghilang setelah diklik.
Silahkan jalankan aplikasi notifikasi yang sudah kita buat, maka tampilannya kurang lebih seperti ini

Membuat Aplikasi Android Notifikasi Sederhana Menggunakan Android Studio

Membuat Aplikasi Android Notifikasi Sederhana Menggunakan Android Studio

Untuk sobat yang ingin melihat pembuatanya, ini saya berikan videonya, semoga membantu hehe 😁
Untuk sobat yang ingin mendownload project ini, silahkan bisa mampir di github saya

Sekian artikel tentang Membuat Aplikasi Android Notifikasi Sederhana Menggunakan Android Studio, semoga bermanfaat. Jika sobat merasa suka dengan artikel ini, silahkan bisa dibagikan ke sobat lainya karena berbagi itu indah dan pasti ada ganjaranya hehe.. Apabila sobat ada kesulitan, atau memiliki kritik seta saran, silahkan bisa komentar di bawah. Terimakasih, sampai jumpa di artikel selanjutnya.. 😄

Menampilkan Maps Android dengan Google Maps API di Android Studio

Hai sobat, ketemu lagi dengan saya di tutorial tentang android. Pada artikel sebelumnya saya telah menjelaskan tentang git, bagaimana menghubungkan project dengan github atau bitbucket, clone, push maupun pull menggunakan git. Pada aritkel kali ini saya akan kembali menjelaskan tentang cara membuat atau menampilkan maps di aplikasi android menggunakan Google Maps APIs. 
Menampilkan Maps Android dengan Google Maps APIs di Android Studio
Di zaman sekarang ini sudah banyak sekali aplikasi baik web, dekstop, maupun mobile menggunkan fitur lokasi atau maps. Menampilkan maps di aplikasi sangat membantu pengguna dalam melihat data lokasi di aplikasi. Karena sekarang ini adalah zaman mobile, semua dapat dilakukan di dalam genggaman tangan, maka banyak sekali aplkasi mobile yang memiliki fitur menampilkan maps.
Untuk menampilkan maps di aplikasi android, kita sudah dimudahkan oleh Google yang telah menyediakan sebuah layanan untuk mengembangkan aplikasi androiddengan fitur menampilkan maps atau pengolah data lokasi. Menurut saya pihak google sudah baik sekali dengan menyediakan layanan ini dan lebih kerenya lagi google sudah memberikan banyak sekali dokumentasi tentang Google Maps APIs. Silahkan sobat bisa pelajari dokumentasi lengkapnya pada link di bawah ini 

Google Maps APIs Android Documentatios

Oke, saya di sini akan menyingkat sedikit langkah untuk menampilkan maps di aplikasi android. Sekarang kita mulai membuat maps di apikasi android. 😁
Pertama, silahkan sobat buat project baru di aplikasi Android Studio kesayangan kita. Untuk nama aplikasi saya beri nama First Maps.
Selanjuntya pada bagian pemilihan activity, silahkan pilih Maps Activity.

Menampilkan Maps Android dengan Google Maps APIs di Android Studio
Jika sudah pilih finish dan tunggu proses grandle sampai selesai.
Setelah proses grandl selesai, maka akan langsung masuk ke file google_maps_api.xml dilalam folder values. Disana sudah disediakan beberapa kererangan dalam pengistalan Google Maps APIs dan menampilkan maps di dalam aplikasi yang sedang kita buat.

Menampilkan Maps Android dengan Google Maps APIs di Android Studio
Langkah pertama untuk pengaturan Maps APIs yaitu dengan membuka Google APIs Console dengan menyalin url yang ada pada file google_maps_api.xml ke browser.

Menampilkan Maps Android dengan Google Maps APIs di Android Studio

Maka akan langsung di arahkan untuk membuat Project pada Google APIs. Silahkan buat project baru atau memilih project yang sudah dibuat sebelumnya.

Menampilkan Maps Android dengan Google Maps APIs di Android Studio
Setelah memilih project selanjutnya pilih Create API key.

Menampilkan Maps Android dengan Google Maps APIs di Android Studio

Akan muncul jendela API yang telah dibuat, pilih Restrict Key untuk menampilkan pengaturan lebih lanjut.

Menampilkan Maps Android dengan Google Maps APIs di Android Studio
Beri nama pada API key yang akan kita buat kemudian pilih Save. 

Menampilkan Maps Android dengan Google Maps APIs di Android Studio

Salin kode Maps API ke dalam file google_maps_api.xml di bagian yang telah disediakan.

Menampilkan Maps Android dengan Google Maps APIs di Android Studio

Aplikasi sudah dapat dijalankan, dan kita sudah selesai menampilkan maps pada aplikasi android. 😂

  

Menampilkan Maps Android dengan Google Maps APIs di Android Studio

Sekarang kita lihat bagaimana tampilan yang ada pada file activity_maps.xml. Di dalam tampilan sudah ditambahkan secara otomatis komponen yang digunakan untuk menampilkan maps di android yaitu fragment maps. 

<fragment xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
xmlns:map="http://schemas.android.com/apk/res-auto"
xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
android:id="@+id/map"
android:name="com.google.android.gms.maps.SupportMapFragment"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="match_parent"
tools:context="com.blogspot.blogsetyaaji.firstmap.MapsActivity" />

Pindah ke class dari MapsActivity.java, maka di sana akan ada kode di dalam method onCreate yaitu inisialisasi komponen SupportMapFragments sebagai penyedia akses untuk maps ke GoogleMap. dan kemudian memanggil callback dengan getMapAsync() dan mengimplementasi MapsActivity.java  ke 
method onMapReady() untuk menampilkan map pada android jika GoogleMap tersedia.

package com.blogspot.blogsetyaaji.firstmap;

import android.support.v4.app.FragmentActivity;
import android.os.Bundle;

import com.google.android.gms.maps.CameraUpdateFactory;
import com.google.android.gms.maps.GoogleMap;
import com.google.android.gms.maps.OnMapReadyCallback;
import com.google.android.gms.maps.SupportMapFragment;
import com.google.android.gms.maps.model.LatLng;
import com.google.android.gms.maps.model.MarkerOptions;

public class MapsActivity extends FragmentActivity implements OnMapReadyCallback {

private GoogleMap mMap;

@Override
protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
super.onCreate(savedInstanceState);
setContentView(R.layout.activity_maps);
// Obtain the SupportMapFragment and get notified when the map is ready to be used.
SupportMapFragment mapFragment = (SupportMapFragment) getSupportFragmentManager()
.findFragmentById(R.id.map);
mapFragment.getMapAsync(this);
}


/**
* Manipulates the map once available.
* This callback is triggered when the map is ready to be used.
* This is where we can add markers or lines, add listeners or move the camera. In this case,
* we just add a marker near Sydney, Australia.
* If Google Play services is not installed on the device, the user will be prompted to install
* it inside the SupportMapFragment. This method will only be triggered once the user has
* installed Google Play services and returned to the app.
*/
@Override
public void onMapReady(GoogleMap googleMap) {
mMap = googleMap;

// Add a marker in Sydney and move the camera
LatLng sydney = new LatLng(-34, 151);
mMap.addMarker(new MarkerOptions().position(sydney).title("Marker in Sydney"));
mMap.moveCamera(CameraUpdateFactory.newLatLng(sydney));
}
}

Pada class ini sudah disediakan pengaturan default untuk menampilkan map dan marker pada android.  

Selanjutnya adalah dibagian user-permission untuk dapat mengakses lokasi dengan menggunakan kode yang sudah disiapkan seperti berikut

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<manifest xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
package="com.blogspot.blogsetyaaji.firstmap">

<!--
The ACCESS_COARSE/FINE_LOCATION permissions are not required to use
Google Maps Android API v2, but you must specify either coarse or fine
location permissions for the 'MyLocation' functionality.
-->
<uses-permission android:name="android.permission.ACCESS_FINE_LOCATION" />

<application
android:allowBackup="true"
android:icon="@mipmap/ic_launcher"
android:label="@string/app_name"
android:roundIcon="@mipmap/ic_launcher_round"
android:supportsRtl="true"
android:theme="@style/AppTheme">

<!--
The API key for Google Maps-based APIs is defined as a string resource.
(See the file "res/values/google_maps_api.xml").
Note that the API key is linked to the encryption key used to sign the APK.
You need a different API key for each encryption key, including the release key that is used to
sign the APK for publishing.
You can define the keys for the debug and release targets in src/debug/ and src/release/.
-->
<meta-data
android:name="com.google.android.geo.API_KEY"
android:value="@string/google_maps_key" />

<activity
android:name=".MapsActivity"
android:label="@string/title_activity_maps">
<intent-filter>
<action android:name="android.intent.action.MAIN" />

<category android:name="android.intent.category.LAUNCHER" />
</intent-filter>
</activity>
</application>

</manifest>
Sekian artikel tentang Menampilkan Maps Android dengan Google Maps APIs di Android Studio semoga bermanfaat. Jika sobat suka dengan artikel ini, silahkan share ke sobat lainya karena berbagi itu indah.. 😁
Untuk tutorial lain tentang Maps akan mneyusul di artikel berikutnya, jadi tetap ikuti terus ya..

Menampilkan Maps Android dengan Google Maps API di Android Studio

Hai sobat, ketemu lagi dengan saya di tutorial tentang android. Pada artikel sebelumnya saya telah menjelaskan tentang git, bagaimana menghubungkan project dengan github atau bitbucket, clone, push maupun pull menggunakan git. Pada aritkel kali ini saya akan kembali menjelaskan tentang cara membuat atau menampilkan maps di aplikasi android menggunakan Google Maps APIs. 
Menampilkan Maps Android dengan Google Maps APIs di Android Studio
Di zaman sekarang ini sudah banyak sekali aplikasi baik web, dekstop, maupun mobile menggunkan fitur lokasi atau maps. Menampilkan maps di aplikasi sangat membantu pengguna dalam melihat data lokasi di aplikasi. Karena sekarang ini adalah zaman mobile, semua dapat dilakukan di dalam genggaman tangan, maka banyak sekali aplkasi mobile yang memiliki fitur menampilkan maps.
Untuk menampilkan maps di aplikasi android, kita sudah dimudahkan oleh Google yang telah menyediakan sebuah layanan untuk mengembangkan aplikasi androiddengan fitur menampilkan maps atau pengolah data lokasi. Menurut saya pihak google sudah baik sekali dengan menyediakan layanan ini dan lebih kerenya lagi google sudah memberikan banyak sekali dokumentasi tentang Google Maps APIs. Silahkan sobat bisa pelajari dokumentasi lengkapnya pada link di bawah ini 

Google Maps APIs Android Documentatios

Oke, saya di sini akan menyingkat sedikit langkah untuk menampilkan maps di aplikasi android. Sekarang kita mulai membuat maps di apikasi android. 😁
Pertama, silahkan sobat buat project baru di aplikasi Android Studio kesayangan kita. Untuk nama aplikasi saya beri nama First Maps.
Selanjuntya pada bagian pemilihan activity, silahkan pilih Maps Activity.

Menampilkan Maps Android dengan Google Maps APIs di Android Studio
Jika sudah pilih finish dan tunggu proses grandle sampai selesai.
Setelah proses grandl selesai, maka akan langsung masuk ke file google_maps_api.xml dilalam folder values. Disana sudah disediakan beberapa kererangan dalam pengistalan Google Maps APIs dan menampilkan maps di dalam aplikasi yang sedang kita buat.

Menampilkan Maps Android dengan Google Maps APIs di Android Studio
Langkah pertama untuk pengaturan Maps APIs yaitu dengan membuka Google APIs Console dengan menyalin url yang ada pada file google_maps_api.xml ke browser.

Menampilkan Maps Android dengan Google Maps APIs di Android Studio

Maka akan langsung di arahkan untuk membuat Project pada Google APIs. Silahkan buat project baru atau memilih project yang sudah dibuat sebelumnya.

Menampilkan Maps Android dengan Google Maps APIs di Android Studio
Setelah memilih project selanjutnya pilih Create API key.

Menampilkan Maps Android dengan Google Maps APIs di Android Studio

Akan muncul jendela API yang telah dibuat, pilih Restrict Key untuk menampilkan pengaturan lebih lanjut.

Menampilkan Maps Android dengan Google Maps APIs di Android Studio
Beri nama pada API key yang akan kita buat kemudian pilih Save. 

Menampilkan Maps Android dengan Google Maps APIs di Android Studio

Salin kode Maps API ke dalam file google_maps_api.xml di bagian yang telah disediakan.

Menampilkan Maps Android dengan Google Maps APIs di Android Studio

Aplikasi sudah dapat dijalankan, dan kita sudah selesai menampilkan maps pada aplikasi android. 😂

  

Menampilkan Maps Android dengan Google Maps APIs di Android Studio

Sekarang kita lihat bagaimana tampilan yang ada pada file activity_maps.xml. Di dalam tampilan sudah ditambahkan secara otomatis komponen yang digunakan untuk menampilkan maps di android yaitu fragment maps. 

<fragment xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
xmlns:map="http://schemas.android.com/apk/res-auto"
xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
android:id="@+id/map"
android:name="com.google.android.gms.maps.SupportMapFragment"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="match_parent"
tools:context="com.blogspot.blogsetyaaji.firstmap.MapsActivity" />

Pindah ke class dari MapsActivity.java, maka di sana akan ada kode di dalam method onCreate yaitu inisialisasi komponen SupportMapFragments sebagai penyedia akses untuk maps ke GoogleMap. dan kemudian memanggil callback dengan getMapAsync() dan mengimplementasi MapsActivity.java  ke 
method onMapReady() untuk menampilkan map pada android jika GoogleMap tersedia.

package com.blogspot.blogsetyaaji.firstmap;

import android.support.v4.app.FragmentActivity;
import android.os.Bundle;

import com.google.android.gms.maps.CameraUpdateFactory;
import com.google.android.gms.maps.GoogleMap;
import com.google.android.gms.maps.OnMapReadyCallback;
import com.google.android.gms.maps.SupportMapFragment;
import com.google.android.gms.maps.model.LatLng;
import com.google.android.gms.maps.model.MarkerOptions;

public class MapsActivity extends FragmentActivity implements OnMapReadyCallback {

private GoogleMap mMap;

@Override
protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
super.onCreate(savedInstanceState);
setContentView(R.layout.activity_maps);
// Obtain the SupportMapFragment and get notified when the map is ready to be used.
SupportMapFragment mapFragment = (SupportMapFragment) getSupportFragmentManager()
.findFragmentById(R.id.map);
mapFragment.getMapAsync(this);
}


/**
* Manipulates the map once available.
* This callback is triggered when the map is ready to be used.
* This is where we can add markers or lines, add listeners or move the camera. In this case,
* we just add a marker near Sydney, Australia.
* If Google Play services is not installed on the device, the user will be prompted to install
* it inside the SupportMapFragment. This method will only be triggered once the user has
* installed Google Play services and returned to the app.
*/
@Override
public void onMapReady(GoogleMap googleMap) {
mMap = googleMap;

// Add a marker in Sydney and move the camera
LatLng sydney = new LatLng(-34, 151);
mMap.addMarker(new MarkerOptions().position(sydney).title("Marker in Sydney"));
mMap.moveCamera(CameraUpdateFactory.newLatLng(sydney));
}
}

Pada class ini sudah disediakan pengaturan default untuk menampilkan map dan marker pada android.  

Selanjutnya adalah dibagian user-permission untuk dapat mengakses lokasi dengan menggunakan kode yang sudah disiapkan seperti berikut

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<manifest xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
package="com.blogspot.blogsetyaaji.firstmap">

<!--
The ACCESS_COARSE/FINE_LOCATION permissions are not required to use
Google Maps Android API v2, but you must specify either coarse or fine
location permissions for the 'MyLocation' functionality.
-->
<uses-permission android:name="android.permission.ACCESS_FINE_LOCATION" />

<application
android:allowBackup="true"
android:icon="@mipmap/ic_launcher"
android:label="@string/app_name"
android:roundIcon="@mipmap/ic_launcher_round"
android:supportsRtl="true"
android:theme="@style/AppTheme">

<!--
The API key for Google Maps-based APIs is defined as a string resource.
(See the file "res/values/google_maps_api.xml").
Note that the API key is linked to the encryption key used to sign the APK.
You need a different API key for each encryption key, including the release key that is used to
sign the APK for publishing.
You can define the keys for the debug and release targets in src/debug/ and src/release/.
-->
<meta-data
android:name="com.google.android.geo.API_KEY"
android:value="@string/google_maps_key" />

<activity
android:name=".MapsActivity"
android:label="@string/title_activity_maps">
<intent-filter>
<action android:name="android.intent.action.MAIN" />

<category android:name="android.intent.category.LAUNCHER" />
</intent-filter>
</activity>
</application>

</manifest>
Sekian artikel tentang Menampilkan Maps Android dengan Google Maps APIs di Android Studio semoga bermanfaat. Jika sobat suka dengan artikel ini, silahkan share ke sobat lainya karena berbagi itu indah.. 😁
Untuk tutorial lain tentang Maps akan mneyusul di artikel berikutnya, jadi tetap ikuti terus ya..

Cara Mudah Clone atau Import Project Android dari Github

Hai sobat, bertemu kembali dengan saya di blog kesayangan kita ini haha. Masih di topik yang sama yaitu tentang android, tapi akhir-akhir ini saya akan jelaskan kepada sobat tentang version control atau vcs. Dan pada artikel sebelumnya saya telah menjelaskan bagaimana cara mudah mengupload atau menghubungkan project android dengan github dan git. Kali ini saya akan meneruskan penjeasan saya sebelumnya tentang github, yaitu cara mudah clone atau import project dari github ke project android studio kita.

Cara Mudah Clone Project Android dari Github

Ketika membuat aplikasi, kita biasanya akan menyimpan project ke dalam penyimpanan dan apabila terdapat perubahan, project yang dibuat kita salin ke dalam folder yang berbeda untuk setiap perubahanya. Nah kali ini kita sudah tidak perlu melakukan hal seperti itu, karena sekarang sudah tersedia tool yang membantu kita dalam mengatur project dan setiap perubahan yang diberikan. Tool ini biasa disebut VCS (Version Control System). Tool ini bisa bisa kita gunakan lewat perantara aplikasi sepeti git, gitlab, github, bitbucket dan aplikasi sejenisnya.

Dengan menggunakan apliaksi vcs ini kita dapat dengan mudah menerapkan perubahan dan mengembalikanya ke kondisi semula tanpa repot mengubahnya secara manual satu persatu. Aplikasi yang digunakan untuk menerapkan vcs juga sudah beredar cukup banyak seperti github dan bitbucket. Dengan memanfaatkan tool ini kita juga  daat dengan mudah membuat project secara bersama dengan orang lain. Walau pun project dibuat dengan orang lain atau team  tetapi jika menerapkan vcs ini maka project yang dibuat antar orang tidak akan tercampur dan saling bertindih.

Baca juga “Membuat Aksi Ketik Recyclerview Diklik

Untuk itu kita sebagai developer harus tahu tentang hal ini, karena dengan ini pekerjaan kita akan semakin mudah dan efisien. Oke sekarang kita akan membahas bagaimana cara mudah untuk clone atau inport project android dari Github ke apliaksi Android Studio. Caranya mudah sekali, silahkan sobat perhatikan langkah-langkah berikut :

Pertama pastika sobat sudah login github web dan memiliki repository atau project android di dalam akun Github sobat.

Cara Mudah Clone Project Android dari Github

Jika sudah memiliki akun dan repository, kemudian di jendela dashboard project, sobat pilih Clone or Download. Salin URL yang tampil kemudian buka aplikasi Android Studio.

Pada menu utama andoroid, pilih menu Check out project from Version Control. Kemudian pilih Github.

Cara Mudah Clone Project Android dari Github

Akan tampil jendela dan form tentang data yang dibutuhkan untuk clone project dari github.
Masukkan url yang telah disalin, kemudian atur folder penyimpanan project hasil clone Github atau inport project dari Github. Terakhir atur nama folder penyimpanan, perludiingat adalah dalam penamaan folder tidak boleh menganding space.

Cara Mudah Clone Project Android dari Github

Kemudian pilih Clone dan tunggu sampai prosesnya selesai dan sukses.

Jika kita sudah melakukan clone atau inport project Github. Kita bisa mengakses dan melakukan perubahan pada project dan menerapkanya lagi ke dalam Github. Caranya cukup mudah yaitu dengan menekan tombol save changes di toolbar atas.

Cara Mudah Clone Project Android dari Github

Oke bagaimana sobat, sangat mudah bukan, cara ini bisa sobat terapkan untuk berbagai project yang sobat simpan di dalam Github

Terimakasih, sekian artikel saya tentang Cara Mudah Clone Project Android dari Github. Semoga bermanfaat dan dapat membantu sobat yang sedang belajat tentang version control atau git. Jika sobat menyukai artikel ini, silahkan sobat bisa share ke sahabat yang lainnya karena berbagi itu indah..