[How to] Step by step Tutorial Install dan Konfigurasi Alarm and Alert pada VMware vSphere

LAB 33 :  Alarm dan Alert

  • Triggers
  • Alarm
  • Alarm-definition
  • Monitor
  • Action state
  • event
Alarm dan Alert sendiri ini adalah fitur dari VMware vSphere yang mana pada fitur ini kita bisa mendapatkan Notification dan Action, contoh ketika VM ini overheating pada CPU 90 % 5 menit secara terus menerus, fitur bisa memunculkan notification ke Admin, jadi Admin dapat melakukan aksi untuk VM tersebut, bahkan fitur ini dapat secara otomatis memberikan Action sendiri.

1. Untuk melakukan hal tersebut pertama pergi ke cluster – Manage – Alarm definitions – add untuk menambah Alarm

2. pada bagian General kita bisa definisikan Nama Alarm, Deskripsi, Monitor. sekarang kita coba membuat Alarm untuk CPU Usage. lakukan seperti yang ada pada gambar dibawah ini

3. Pada bagian ini kita akan mencoba sebuah IF condition : Jika ada CPU yang diatas 50% untuk 1 menit kita beri warning, jika sampai 70% untuk 5 menit kita beri Critical condition

4. pada bagian Action ini kita akan melakukan VM tersuspend jika notification Alarm muncul, untuk melakukannya ActionAdd Suspend VM

5. kita bisa coba menggunakan CPU Stress pada salah satu VM

for a in ‘sec 1 7’; do ls -alR; done

6. sekarang kita bisa coba lihat status VM yang kita buat stress CPUnya untuk 1 menit saja.

[How to] Step by step Tutorial Install dan Konfigurasi Alarm and Alert pada VMware vSphere

LAB 33 :  Alarm dan Alert

  • Triggers
  • Alarm
  • Alarm-definition
  • Monitor
  • Action state
  • event
Alarm dan Alert sendiri ini adalah fitur dari VMware vSphere yang mana pada fitur ini kita bisa mendapatkan Notification dan Action, contoh ketika VM ini overheating pada CPU 90 % 5 menit secara terus menerus, fitur bisa memunculkan notification ke Admin, jadi Admin dapat melakukan aksi untuk VM tersebut, bahkan fitur ini dapat secara otomatis memberikan Action sendiri.

1. Untuk melakukan hal tersebut pertama pergi ke cluster – Manage – Alarm definitions – add untuk menambah Alarm

2. pada bagian General kita bisa definisikan Nama Alarm, Deskripsi, Monitor. sekarang kita coba membuat Alarm untuk CPU Usage. lakukan seperti yang ada pada gambar dibawah ini

3. Pada bagian ini kita akan mencoba sebuah IF condition : Jika ada CPU yang diatas 50% untuk 1 menit kita beri warning, jika sampai 70% untuk 5 menit kita beri Critical condition

4. pada bagian Action ini kita akan melakukan VM tersuspend jika notification Alarm muncul, untuk melakukannya ActionAdd Suspend VM

5. kita bisa coba menggunakan CPU Stress pada salah satu VM

for a in ‘sec 1 7’; do ls -alR; done

6. sekarang kita bisa coba lihat status VM yang kita buat stress CPUnya untuk 1 menit saja.

[How to] Step by Step Instalasi dan Konfigurasi User Authorization Roles VMware vSphere

LAB 32 : Authorization

  • Inheritence
  • Global
  • Permission
  • Roles
  • Access Control

Authorization adalah proses menentukan apa sajakah layanan yang dapat dinikmati pengguna yang telah jelas identitasnya. di VMware ini ada fitur untuk melakukan hal tersebut.

1. pertama kita buat user barunya dulu.

2. berikut contohnya

3. berikan passwordnya

4. sekarang kita masuk ke authorization. Homepage – Administrator

5. lalu kita pilih Global Permissions – Manage – Add – Administrator

6.  Pilih user groupnya.

7. sekarang tambah global permissionnya

8. User and Group – Group – Administrator – Add member alan

9. tambah user yang tadi kita buat untuk menggunakan SSO

10. hasilnya akan seperti ini.

11. sekarang coba login, dan kita coba lihat permissionnya, kita bias lihat di Manage – Permissions

[How to] Step by Step Instalasi dan Konfigurasi User Authorization Roles VMware vSphere

LAB 32 : Authorization

  • Inheritence
  • Global
  • Permission
  • Roles
  • Access Control

Authorization adalah proses menentukan apa sajakah layanan yang dapat dinikmati pengguna yang telah jelas identitasnya. di VMware ini ada fitur untuk melakukan hal tersebut.

1. pertama kita buat user barunya dulu.

2. berikut contohnya

3. berikan passwordnya

4. sekarang kita masuk ke authorization. Homepage – Administrator

5. lalu kita pilih Global Permissions – Manage – Add – Administrator

6.  Pilih user groupnya.

7. sekarang tambah global permissionnya

8. User and Group – Group – Administrator – Add member alan

9. tambah user yang tadi kita buat untuk menggunakan SSO

10. hasilnya akan seperti ini.

11. sekarang coba login, dan kita coba lihat permissionnya, kita bias lihat di Manage – Permissions

[How to] Step by Step Cara Install dan Konfigurasi Single Sign On SSO Menggunakan LDAP VMware vSphere

LAB 31 : SSO using LDAP

  • Identity Source
  • AD-Over-LDAP
  • Open-LDAP
  • SSO
  • Active Directory
  • Local-OS

Apa sih SSO ?
Pengertian SSO adalah Sebuah sistem authentifikasi terhadap user dengan sekali login akan bisa mengakses beberapa aplikasi tanpa harus login di masing-masing aplikasi. Memiliki 2 bagian yaitu Single Sign On (login satu aplikasi, maka aplikasi lain yang didefinisikan ikut dalam SSO otomatis akan bisa diakses) dan Single Sign Out (log out di satu aplikasi, maka semua aplikasi yang didefinisikan ikut dalam SSO akan ikut logout secara otomatis.

1. Pada lab ini kita akan menggunakan Active directory untuk SSO server, pastika Active Directory sudah terinstall dengan benar. pergi ke Active Directory User and computer

2. Kita bisa coba membuat User baru. dnegan cara Klik kanan Users folder dan New User

3. Sekarang pergi ke vCSA homepage – Administration

4. sekarang kita coba tambahkan Identitas User baru dengan cara pilih Configuration – Identity Sources – Add

*note:

Object Class Naming Attribute Display Name Naming Attribute LDAP Name
user Common-Name cn
organizationalUnit Organizational-Unit-Name ou
domain Domain-Component dc

Karena kita menggunakan Active Directory, kita pilih Active Directory sebagai LDAP Servernya

6. Successfuly connected

7. sekarang kita buat idn.local menjadi domain default Set as default domain in your ad domain

8.Setelah itu kita coba check user di user and Groups Users – idn.local.

9. sekarang coba login dengan user Administrator / User yang telah kita buat tadi pada Active Directory Microsoft Windows Server 2012.

[How to] Step by Step Cara Install dan Konfigurasi Single Sign On SSO Menggunakan LDAP VMware vSphere

LAB 31 : SSO using LDAP

  • Identity Source
  • AD-Over-LDAP
  • Open-LDAP
  • SSO
  • Active Directory
  • Local-OS

Apa sih SSO ?
Pengertian SSO adalah Sebuah sistem authentifikasi terhadap user dengan sekali login akan bisa mengakses beberapa aplikasi tanpa harus login di masing-masing aplikasi. Memiliki 2 bagian yaitu Single Sign On (login satu aplikasi, maka aplikasi lain yang didefinisikan ikut dalam SSO otomatis akan bisa diakses) dan Single Sign Out (log out di satu aplikasi, maka semua aplikasi yang didefinisikan ikut dalam SSO akan ikut logout secara otomatis.

1. Pada lab ini kita akan menggunakan Active directory untuk SSO server, pastika Active Directory sudah terinstall dengan benar. pergi ke Active Directory User and computer

2. Kita bisa coba membuat User baru. dnegan cara Klik kanan Users folder dan New User

3. Sekarang pergi ke vCSA homepage – Administration

4. sekarang kita coba tambahkan Identitas User baru dengan cara pilih Configuration – Identity Sources – Add

*note:

Object Class Naming Attribute Display Name Naming Attribute LDAP Name
user Common-Name cn
organizationalUnit Organizational-Unit-Name ou
domain Domain-Component dc

Karena kita menggunakan Active Directory, kita pilih Active Directory sebagai LDAP Servernya

6. Successfuly connected

7. sekarang kita buat idn.local menjadi domain default Set as default domain in your ad domain

8.Setelah itu kita coba check user di user and Groups Users – idn.local.

9. sekarang coba login dengan user Administrator / User yang telah kita buat tadi pada Active Directory Microsoft Windows Server 2012.

[How to] Step by Step Installasi dan Konfigurasi Storage Policy pada VMware vSphere

LAB 30 : Storage Policy

  • Tags
  • Storage Policy
  • Storage-vMotion
  • Compliance

Storage policy adalah sebuah kebijakan pada storage untuk VM, biasa disebut dengan storage profiles, untuk memastikan VM ditempatkan pada storage yang cocok, contoh kapasitas, performa, availability, redudancy, dan masih banyak lagi. ini berguna ketika kita menentukan storage requirement untuk aplikasi yang ingin dijalankan pada vm. contoh :
sebuah VM HRD harus dijalankan pada Storage NFS, dengan kapasitas sekian dan sekian.

Step :

  1. Create Tag
  2. Create Policy
  3. Assign to VM
  4. Check Compliance

1. yang pertama harus kita lakukan adalah membuat Tag, pergi ke Datastore – NFS – Manage – Tags – kemudian beri Nama seperti gambar dibawah ini.

2. sekarang kita buat Policynya, kita menuju HomeVM Storage Policies

3. sekarang kita buat VM storage policy

4. Beri nama dan deskripsinya.

5. pada bagian Rule-Sets, kita pilih HR Storage Tag yang telah kita buat sebelumnya.

6. Kita pilih yang compatible.

7. sekarang kita Assign VM, pilih VM yang ingin kita tetapkan Storage PoliciesRight ClickVM PoliciesEdit VM Storage Policies

8. kita pilih Storage Policy HR yang telah kita buat dan Apply to all

9.Sekarang kita coba migrate, Migrate Change storage only

10. Pada saat ini kita bisa melihat NFS Compatibe

[How to] Step by Step Installasi dan Konfigurasi Storage Policy pada VMware vSphere

LAB 30 : Storage Policy

  • Tags
  • Storage Policy
  • Storage-vMotion
  • Compliance

Storage policy adalah sebuah kebijakan pada storage untuk VM, biasa disebut dengan storage profiles, untuk memastikan VM ditempatkan pada storage yang cocok, contoh kapasitas, performa, availability, redudancy, dan masih banyak lagi. ini berguna ketika kita menentukan storage requirement untuk aplikasi yang ingin dijalankan pada vm. contoh :
sebuah VM HRD harus dijalankan pada Storage NFS, dengan kapasitas sekian dan sekian.

Step :

  1. Create Tag
  2. Create Policy
  3. Assign to VM
  4. Check Compliance

1. yang pertama harus kita lakukan adalah membuat Tag, pergi ke Datastore – NFS – Manage – Tags – kemudian beri Nama seperti gambar dibawah ini.

2. sekarang kita buat Policynya, kita menuju HomeVM Storage Policies

3. sekarang kita buat VM storage policy

4. Beri nama dan deskripsinya.

5. pada bagian Rule-Sets, kita pilih HR Storage Tag yang telah kita buat sebelumnya.

6. Kita pilih yang compatible.

7. sekarang kita Assign VM, pilih VM yang ingin kita tetapkan Storage PoliciesRight ClickVM PoliciesEdit VM Storage Policies

8. kita pilih Storage Policy HR yang telah kita buat dan Apply to all

9.Sekarang kita coba migrate, Migrate Change storage only

10. Pada saat ini kita bisa melihat NFS Compatibe

[How to] Step by Step Installasi dan Konfigurasi High Availability (HA) VMware vSphere

LAB 29 : High Availability

  • Datastore
  • VM-Monitoring
  • Master Host
  • Failure
  • VMCP
  • Hearbeats
  • Isolation
HA atau High Availability ialah sebuah fitur unggulan dari produk vSphere yang biasa disebut ketersedian yang tinggi, vSphere dapat menjegah / menjaga sebuah kegagalan (failures) seperti :
ESXi host failure – jika sebuah ESXi mati, VM yang ada pada host akan secara otomatis restart dan pindah ke ESXi host yang lain.
Guest OS failure – Jika Pilihan VM Monitoring aktif,  dan VM berhenti mengirimkan hearbeats, guest OS akan direset, dan akan tetap pada ESXi host yang sama.
Application failure – Ketika sebuah aplikasi pada sebuah VM rusak/broken/tidak bisa jalan dan lain sebagainya, VM akan direstart, tapi ini membutuhkan Third party application yaitu VMware tools, hostnya akan tetap sama pada ESXi yang sama.
HA dikonfigurasi pada sebuah cluster. cluster ini bisa terdapat ESXi host untuk share resources. cluster dapat support sampai 32 ESXi host dan 4000 VMs per cluster.
sekarang kita coba labkan
1. Kita pilih Cluster yang ada – Manage – Settings – vSphere HA – Edit
2. Kita Check Turn on vSphere HA, Host Monitoring, dan Protect Agains Storage Connectivity Loss
2.1. kita bisa memilih datastore automatically 
2.2 atau datastore manually
3. ketika kita mengaktifkan HA, nanti ada notification alarm, kita bisa abaikan atau kita juga bisa disable alarm action nya.
4. sekarang kita coba nyalakan salah satu VM.
5. Disconnect / cabut kabel(pada dunia nyata) Management network dan storage network pada ESXI yang dimana ada VM yang kita jalankan
6. turn off storage and management network
7.  Kita akan melihat VM telah pindah pada ESXI host yang (available) atau ada.

[How to] Step by Step Installasi dan Konfigurasi High Availability (HA) VMware vSphere

LAB 29 : High Availability

  • Datastore
  • VM-Monitoring
  • Master Host
  • Failure
  • VMCP
  • Hearbeats
  • Isolation
HA atau High Availability ialah sebuah fitur unggulan dari produk vSphere yang biasa disebut ketersedian yang tinggi, vSphere dapat menjegah / menjaga sebuah kegagalan (failures) seperti :
ESXi host failure – jika sebuah ESXi mati, VM yang ada pada host akan secara otomatis restart dan pindah ke ESXi host yang lain.
Guest OS failure – Jika Pilihan VM Monitoring aktif,  dan VM berhenti mengirimkan hearbeats, guest OS akan direset, dan akan tetap pada ESXi host yang sama.
Application failure – Ketika sebuah aplikasi pada sebuah VM rusak/broken/tidak bisa jalan dan lain sebagainya, VM akan direstart, tapi ini membutuhkan Third party application yaitu VMware tools, hostnya akan tetap sama pada ESXi yang sama.
HA dikonfigurasi pada sebuah cluster. cluster ini bisa terdapat ESXi host untuk share resources. cluster dapat support sampai 32 ESXi host dan 4000 VMs per cluster.
sekarang kita coba labkan
1. Kita pilih Cluster yang ada – Manage – Settings – vSphere HA – Edit
2. Kita Check Turn on vSphere HA, Host Monitoring, dan Protect Agains Storage Connectivity Loss
2.1. kita bisa memilih datastore automatically 
2.2 atau datastore manually
3. ketika kita mengaktifkan HA, nanti ada notification alarm, kita bisa abaikan atau kita juga bisa disable alarm action nya.
4. sekarang kita coba nyalakan salah satu VM.
5. Disconnect / cabut kabel(pada dunia nyata) Management network dan storage network pada ESXI yang dimana ada VM yang kita jalankan
6. turn off storage and management network
7.  Kita akan melihat VM telah pindah pada ESXI host yang (available) atau ada.