Mail Server Windows Server 2012

Mail server adalah server yang dapat mengirim E-mail dari satu user ke user lainnya pada satu server yang sama, dan juga dapat mengirimkan email dari satu server ke server lainnya yang berbeda menggakan protokol SMTP, sedangkan ketika client ingin mengambil surat dari kotak surat yang ada, server akan menggunakan POP3/IMAP untuk mengirimkan pesan pada client.

Untuk membuat mail server pada Windows Server 2012 anda harus menyiapkan bahan  ini :

  • Net Framework 3.5
  • hmail server.
  • xampp.
  • wampp
  • windows mail.
  • VCRedist all version.

Installasi Wampp server

Pertama kita lakukan installasi wampp untuk keperluan database yang nantinya akan digunakan oleh aplikasi mail server hmail server, situs downloadnya adalah http://www.wampserver.com/en/download-wampserver-64bits/ setelah didownload langsung saja jalankan installasinya.

Pada bagian ini pilih opsi I accept untuk menerima lisensi dari wampp server.

Selanjutnya tekan next-next beberapa kali sampai pada proses Installasi seperti ini, tunggu prosesnya hingga selesai.

Setelah selesai proses installasinya klik finish untuk mengakhirinya.

Installasi hmail server

Kita lakukan installasi hmail server sebagai aplikasi yang menyediakan layanan SMTP dan IMAP/POP3. langsung saja jalankan installasinya.

Pada saat pertama kali seperti ini klik saja next untuk melanjutkannya.

Seperti biasa pilih opsi I accept untuk menerima lisensi hmail server ini, kemudian klik next.

Klik next beberapa kali sampai pada bagian ini, pilih opsi MySQL karena kita menggunakan database server dari wampp.

Kemudian klik next beberapa kali lagi sampai muncul seperti ini, anda akan dimintai password yang akan digunakan untuk keamanan.

Setelah itu klik next lagi beberapa kali, dan anda akan dimintai password yang telah dibuat sebelumnya.

Kemudian akan muncul jendela seperti ini untuk konfigurasi database.

Pada langkah berikutnya pilih pilihan paling atas untuk membuat sebuah database baru.

Pilih pilihan MySQL.

Pada bagian ini ketikan IP Address localhost, username dengan root, dan nama database yang akan dibuat.

Pada bagian ini cari wampp server sql.

Letakan file libmysql.dll pada direktori C:\Program Files\hmailserver\bin.

Dan konfigurasi database telah selesai.

Setelah itu click finish untuk mengakhiri installasi.

Pada hmail administrator pilih server localhost yang akan kita konfigurasi.

Tambahkan sebuah domain yang anda punyai.

Setelah itu kita coba buat dua user pada domain yang telah kita buat sebelumnya.

Terdapat dua user yang sudah ada sekarang.

Buka settings > protocols > smtp untuk konfigurasi smtp relayer.

Pindah pada tab RFC Complicite, centang opsi Allow Plain Authentication.

Langsung pada bagian Utilites > MX Queries untuk mengecek mail exchange pada DNS server.

Client

Kita lakukan pengujian melalui telnet. kita coba kirim emal dari satu user ke user lainnya.

Dan kita lihat mailbox pada user yang satunya lagi yang tadi dikirimi oleh email.

Setelah pengujian dari telnet sudah selesai, sekarang kita coba menggunakan thunderbird.

Selanjutnya klik next-next saja sampai menemui finish.

Setelah itu kita konfigurasi akun email salah satunya.

Dan jangan lupa konfigurasi user yang satunya lagi sampai seperti ini.

Tulis sebuah pesan dari salah satu user mail.

Dan ini adalah hasil email yang terkirim.

Mail Server Windows Server 2012

Mail server adalah server yang dapat mengirim E-mail dari satu user ke user lainnya pada satu server yang sama, dan juga dapat mengirimkan email dari satu server ke server lainnya yang berbeda menggakan protokol SMTP, sedangkan ketika client ingin mengambil surat dari kotak surat yang ada, server akan menggunakan POP3/IMAP untuk mengirimkan pesan pada client.

Untuk membuat mail server pada Windows Server 2012 anda harus menyiapkan bahan  ini :

  • Net Framework 3.5
  • hmail server.
  • xampp.
  • wampp
  • windows mail.
  • VCRedist all version.

Installasi Wampp server

Pertama kita lakukan installasi wampp untuk keperluan database yang nantinya akan digunakan oleh aplikasi mail server hmail server, situs downloadnya adalah http://www.wampserver.com/en/download-wampserver-64bits/ setelah didownload langsung saja jalankan installasinya.

Pada bagian ini pilih opsi I accept untuk menerima lisensi dari wampp server.

Selanjutnya tekan next-next beberapa kali sampai pada proses Installasi seperti ini, tunggu prosesnya hingga selesai.

Setelah selesai proses installasinya klik finish untuk mengakhirinya.

Installasi hmail server

Kita lakukan installasi hmail server sebagai aplikasi yang menyediakan layanan SMTP dan IMAP/POP3. langsung saja jalankan installasinya.

Pada saat pertama kali seperti ini klik saja next untuk melanjutkannya.

Seperti biasa pilih opsi I accept untuk menerima lisensi hmail server ini, kemudian klik next.

Klik next beberapa kali sampai pada bagian ini, pilih opsi MySQL karena kita menggunakan database server dari wampp.

Kemudian klik next beberapa kali lagi sampai muncul seperti ini, anda akan dimintai password yang akan digunakan untuk keamanan.

Setelah itu klik next lagi beberapa kali, dan anda akan dimintai password yang telah dibuat sebelumnya.

Kemudian akan muncul jendela seperti ini untuk konfigurasi database.

Pada langkah berikutnya pilih pilihan paling atas untuk membuat sebuah database baru.

Pilih pilihan MySQL.

Pada bagian ini ketikan IP Address localhost, username dengan root, dan nama database yang akan dibuat.

Pada bagian ini cari wampp server sql.

Letakan file libmysql.dll pada direktori C:\Program Files\hmailserver\bin.

Dan konfigurasi database telah selesai.

Setelah itu click finish untuk mengakhiri installasi.

Pada hmail administrator pilih server localhost yang akan kita konfigurasi.

Tambahkan sebuah domain yang anda punyai.

Setelah itu kita coba buat dua user pada domain yang telah kita buat sebelumnya.

Terdapat dua user yang sudah ada sekarang.

Buka settings > protocols > smtp untuk konfigurasi smtp relayer.

Pindah pada tab RFC Complicite, centang opsi Allow Plain Authentication.

Langsung pada bagian Utilites > MX Queries untuk mengecek mail exchange pada DNS server.

Client

Kita lakukan pengujian melalui telnet. kita coba kirim emal dari satu user ke user lainnya.

Dan kita lihat mailbox pada user yang satunya lagi yang tadi dikirimi oleh email.

Setelah pengujian dari telnet sudah selesai, sekarang kita coba menggunakan thunderbird.

Selanjutnya klik next-next saja sampai menemui finish.

Setelah itu kita konfigurasi akun email salah satunya.

Dan jangan lupa konfigurasi user yang satunya lagi sampai seperti ini.

Tulis sebuah pesan dari salah satu user mail.

Dan ini adalah hasil email yang terkirim.

Monitoring pada Windows Server 2012

Jika kita memiliki sebuah server pasti kita harus melakukan monitoring pada server tersebut untuk memantau perkembangan server atau hal-hal yang terjadi pada server tersebut, kita dapat melakukan monitoring terhadap aplikasi yang sedang berjalan, beban kerja dari CPU, penggunaan RAM, konsumsi bandwitdh jaringan server tersebut, dll.

Di Windows Server 2012 tersedia beberapa aplikasi yang dapat digunakan untuk melakukan monitoring, diataranya adalah sebagai berikut :

Task Manager

Pasti kita semua tidak asing dengan aplikasi yang ini, aplikasi ini memang sudah bawaan dari Windows yang berguna untuk melihat aplikasi yang sedang berjalan pada Windows, jumlah penggunaan resource server oleh aplikasi tersebut, dan juga kita dapat melihat graphing dari beban CPU, RAM, dan Internet.

Untuk membuka aplikasi ini caranya mudah, klik kanan saja pada bagian taksbar, dan pilih menu TaskManager.

Setelah itu akan muncul jendela task manager, pada bagian pertama ini kita dapat melihat total berapa persen resource server yang telah digunakan, kemudian aplikasi apa saja yang menggunakannya.

Dan pada tab process kita dapat melihat graph dari server.

Performance Monitor

Lalu pada aplikasi berikutnya, aplikasi ini masih bawaan dari windows, yaitu performance monitor, untuk membuka aplikasi ini buka Server Manager > Tools > Performance monitor.

Kita juga bisa menambahkan hal-hal yang ingin dimonitor misalnya memory RAM.

Hasilnya garis grafik menjadi lebih banyak karena banyak yang kita monitor.

Event Viewer

Aplikasi ini dapat kita gunakan untuk melihat aktifitas-aktifitas dan kejadian yang terjadi pada server seperti informasi, atau ada error pada server. Untuk membuka aplikasi ini klik Server Manager > Tools > Event Viewer.

Didalam aplikasi ini terdapat beberapa log kejadian yang terjadi, misalnya server terjadi error pada saat melakukan backup.

Monitoring pada Windows Server 2012

Jika kita memiliki sebuah server pasti kita harus melakukan monitoring pada server tersebut untuk memantau perkembangan server atau hal-hal yang terjadi pada server tersebut, kita dapat melakukan monitoring terhadap aplikasi yang sedang berjalan, beban kerja dari CPU, penggunaan RAM, konsumsi bandwitdh jaringan server tersebut, dll.

Di Windows Server 2012 tersedia beberapa aplikasi yang dapat digunakan untuk melakukan monitoring, diataranya adalah sebagai berikut :

Task Manager

Pasti kita semua tidak asing dengan aplikasi yang ini, aplikasi ini memang sudah bawaan dari Windows yang berguna untuk melihat aplikasi yang sedang berjalan pada Windows, jumlah penggunaan resource server oleh aplikasi tersebut, dan juga kita dapat melihat graphing dari beban CPU, RAM, dan Internet.

Untuk membuka aplikasi ini caranya mudah, klik kanan saja pada bagian taksbar, dan pilih menu TaskManager.

Setelah itu akan muncul jendela task manager, pada bagian pertama ini kita dapat melihat total berapa persen resource server yang telah digunakan, kemudian aplikasi apa saja yang menggunakannya.

Dan pada tab process kita dapat melihat graph dari server.

Performance Monitor

Lalu pada aplikasi berikutnya, aplikasi ini masih bawaan dari windows, yaitu performance monitor, untuk membuka aplikasi ini buka Server Manager > Tools > Performance monitor.

Kita juga bisa menambahkan hal-hal yang ingin dimonitor misalnya memory RAM.

Hasilnya garis grafik menjadi lebih banyak karena banyak yang kita monitor.

Event Viewer

Aplikasi ini dapat kita gunakan untuk melihat aktifitas-aktifitas dan kejadian yang terjadi pada server seperti informasi, atau ada error pada server. Untuk membuka aplikasi ini klik Server Manager > Tools > Event Viewer.

Didalam aplikasi ini terdapat beberapa log kejadian yang terjadi, misalnya server terjadi error pada saat melakukan backup.

Database MySQL pada Windows Server 2012

Server database adalah sebuah server yang dapat menyimpan sebuah basis data yang diperlukan untuk kebutuhan tertentu seperti untuk program, untuk data-data disebuah organisasi/sekolah dan perusahaan. Kita dapat membuat sebuah server database kita sendiri, pada sistem operasi Windows Server 2012, untuk membuat server database, pada server tersebut kita memerlukan aplikasi yang dapat menyediakan layanan database.

Aplikasi penyedia database yang saya bahas kali ini adalah MySQL,aplikasi ini dapat kita download gratis pada situs resmi MySQL tetapi untuk versi Community, sekarang saya akan menunjukan cara menginstall MySQL pada Windows Server 2012 :

Installasi MySQL

Pertama Download installer pada situs resmi MySQL.

Setelah itu eksekusi file yang telah didowload tadi, untuk melakukan penginstallan.

Anda akan dimintai menyetujui lisensi, centang I accept kemudian klik tombol Next. Pada tahap ini pilih saja Developer secara default sebagai bahan pembelajaran dan pengembangan saja.

Anda akan melewati beberapa langkah berikutnya, tapi intinya klik next-next saja sampai pada tahap seperti ini, pilih config mode sebagai development machine, setelah itu lanjut next-next lagi.

Kemudian pada tahap berikutnya anda akan dimintai menentukan sebuah password untuk user root superuser dari MySQL, setelah itu kembali next-next lagi.

Setelah beberapa kali melewati tahapan-tahapan installasi, kemudian kita akan sampai pada bagian ini yaitu pada bagian testing koneksi dari DB Server apakah sudah berjalan layanannya.

Kemudian klik next-next beberapa kali maka installasi akan menemui finish.

Database Testing

Setelah server sudah terbuat, sekarang kita coba testing dari database server tersebut apakah dapat melayani database, saya akan mencoba sebuah database yang berisi table biodata saya sendiri.

Pertama kita buka MySQL Command Line Client pada Start menu.

Buat database untuk biodata kemudian masuk dalam database tersebut.

Lalu table yang akan diisi dengan biodata saya sendiri, perintahnya adalah sebagai berikut :

Untuk melihat deskripsi dari table yang telah dibuat tadi perintahnya adalah sebagai berikut :

Lalu kita isi table tersebut dengan beberapa biodata :

Setelah itu kita lihat hasilnya dengan perintah select yang artinya memilih :

Sepertinya kali ini itu saja yang dapat saya sampaikan. Terima kasih.

Database MySQL pada Windows Server 2012

Server database adalah sebuah server yang dapat menyimpan sebuah basis data yang diperlukan untuk kebutuhan tertentu seperti untuk program, untuk data-data disebuah organisasi/sekolah dan perusahaan. Kita dapat membuat sebuah server database kita sendiri, pada sistem operasi Windows Server 2012, untuk membuat server database, pada server tersebut kita memerlukan aplikasi yang dapat menyediakan layanan database.

Aplikasi penyedia database yang saya bahas kali ini adalah MySQL,aplikasi ini dapat kita download gratis pada situs resmi MySQL tetapi untuk versi Community, sekarang saya akan menunjukan cara menginstall MySQL pada Windows Server 2012 :

Installasi MySQL

Pertama Download installer pada situs resmi MySQL.

Setelah itu eksekusi file yang telah didowload tadi, untuk melakukan penginstallan.

Anda akan dimintai menyetujui lisensi, centang I accept kemudian klik tombol Next. Pada tahap ini pilih saja Developer secara default sebagai bahan pembelajaran dan pengembangan saja.

Anda akan melewati beberapa langkah berikutnya, tapi intinya klik next-next saja sampai pada tahap seperti ini, pilih config mode sebagai development machine, setelah itu lanjut next-next lagi.

Kemudian pada tahap berikutnya anda akan dimintai menentukan sebuah password untuk user root superuser dari MySQL, setelah itu kembali next-next lagi.

Setelah beberapa kali melewati tahapan-tahapan installasi, kemudian kita akan sampai pada bagian ini yaitu pada bagian testing koneksi dari DB Server apakah sudah berjalan layanannya.

Kemudian klik next-next beberapa kali maka installasi akan menemui finish.

Database Testing

Setelah server sudah terbuat, sekarang kita coba testing dari database server tersebut apakah dapat melayani database, saya akan mencoba sebuah database yang berisi table biodata saya sendiri.

Pertama kita buka MySQL Command Line Client pada Start menu.

Buat database untuk biodata kemudian masuk dalam database tersebut.

Lalu table yang akan diisi dengan biodata saya sendiri, perintahnya adalah sebagai berikut :

Untuk melihat deskripsi dari table yang telah dibuat tadi perintahnya adalah sebagai berikut :

Lalu kita isi table tersebut dengan beberapa biodata :

Setelah itu kita lihat hasilnya dengan perintah select yang artinya memilih :

Sepertinya kali ini itu saja yang dapat saya sampaikan. Terima kasih.

Membuat File Server FTP pada Windows Server 2012

FTP kepanjangan dari File Transfer Protocol merupakan protokol yang digunakan untuk mengirim dan menerima file lewat Jaringan Internet. FTP merupakan protokol transfer file yang paling banyak digunakan pada File Server, dengan FTP kita dapat membuat sebuah File Server yang dapat diakses oleh Client lewat Jaringan Internet ataupun Jaringan lokal. FTP memiliki dua metode autentikasi sebelum mengakses isi dari File Server yaitu Anonymous dan Basic, jika dengan Anonymous semua orang dapat mengakses Server FTP tanpa identitas User dan Password, jika menggunakan Basic maka perlu identitas seperti username dan password untuk login dan mengakses isi dari File Server tersebut.
Agar sebuah server dapat menjalankan layanan FTP maka diperlukan aplikasi yang dapat menjalankan FTP. Contoh aplikasi yang dapat melayani FTP adalah proftpd, vsftpd pada linux. Pada Windows Server terdapat aplikasi bawaan yang dapat menjalankan layanan FTP yaitu Internet Information Services.
Saya akan membuat sebuah File Server menggunakan protokol FTP untuk komunikasi antara Client dan Server, metode Autentikasi yang saya gunakan adalah Basic sehingga jika ingin mengakses Server FTP ini perlu identitas seperti Username dan Password, saya juga membuat alamat URL atau nama domain pada Server DNS lokal untuk alamat IP File Server lokal ini. Berikut ini adalah topologinya :

Alamat IP dan DNS

  • Atur alamat IP Server lokal ini menjadi Static agar bersifat permanen, dan arahkan DNS Server pada alamat IP DNS Server lokal.
  • Buat alamat URL atau nama domain pada Server DNS lokal.

Menginstall layanan FTP dengan IIS.

Agar server ini dapat melayani Client yang meminta layanan File Server FTP ini perlu sebuah aplikasi yang dapat melakukannya, pada Sistem Operasi Windows Server 2012 aplikasi yang dapat melakukannya adalah IIS, untuk menginstall aplikasi IIS adalah sebagai berikut :
  • Buka Server Manager > Add Roles and Features.
  • Akan muncul beberapa pesan hal-hal yang harus dilakukan sebelum menginstall sebuah layanan pada Server lokal ini, Klik Next untuk lanjut pada langkah berikutnya.
  • Pilih pilihan Role-based … karena hanya server lokal ini yang akan diinstall layanan baru, lalu klik Next.
  • Akan muncul daftar Server, pilih server sesuai identitas dari server lokal yang sedang digunakan, dan klik Next.

  • Pada bagina Server Roles centang pilihan Web Server.
  • Jika muncul jendela seperti ini klik Add Features dan klik Next.

  • Pada bagian ini biarkan secara default tanpa ada yang dicentang dan klik Next.
  • Akan ada sedikit penjelasan tetang aplikasi IIS , klik Next untuk lanjut pada langkah berikutnya.
  • Pada bagian Role Services centang pilihan FTP Server beserta turunannya, setelah itu klik Next untuk lanjut.
  • Anda akan dimintai konfirmasi aplikasi dan layanan yang akan diinstall, jika sudah yakin klik Install untuk memulai Installasi.
  • Tunggu prosesnya hingga selesai jika sudah selesai maka akan muncul tulisan Installation succeeded… klik Close untuk mengakhiri.
  • Setelah langkah diatas selesai maka layanan FTP Server sudah berjalan pada Server lokal ini.

FTP Authentication dan Authorization

Aktifkan Autentikasi Anonymous terlebih dahulu pada Server lokal ini.
  • Buka Server Manager > Tools > IIS Manager.
  • Klik Hostname Server dan klik ikon FTP Authentication.
  • Aktifkan Basic Authentication dengan mengklik kanan maka akan muncul tulisan Enable.

  • Kembali pada awal IIS Manager dan klik ikon FTP Authorization.

  • Pada sisi bagian kanan klik Add Allow Rulle.
  • Pilih opsi Specified users dan ketikan username yang akan dipakai, dan izinkan untuk membaca dan menulis. Klik OK.
  • Buka Control Panel > User Accounts > Manage Accounts > Add a user account.
  • Buat user yang tadi diketikan sebelumnya beserta passwordnya.

Membuat situs FTP.

Sekarang kita buat situs File Server menggunakan protokol FTP pada Server lokal ini, berikut ini adalah langkah-langkahnya :
  • Buat terlebih dahulu folder yang isinya akan ditampilkan pada server FTP ini.
  • Kembali pada IIS Manager, klik kanan folder Sites dan klik Add FTP Site.
  • Tentukan nama dari Situs FTP dan direktori folder FTP yang telah dibuat sebelumnya.
  • Ketikan alamat IP dari Server lokal ini, pilih opsi No SSL dan Klik Next.

  • Centang Basic, pilih pilihan Specified users dan ketikan username yang tadi dibuat, jangan lupa untuk mengizinkan menulis dan membaca.
  • Saya sarankan untuk menghidupkan ulang atau Restart Server sebelum diakses lewat Client

Testing Client

Saya akan mencoba mengakses server FTP ini lewat Client Linux menggunakan aplikasi pihak ketiga Filezilla.
  • Masukan alamat IP DNS Server lokal agar URL dapat digunakan untuk mengakses Server. /etc/resolv.conf.
  • Buka aplikasi Filezilla, ketikan alamat URL, username, password, dan klik Quickconnect

Membuat Web Server yang lebih aman dengan HTTPS pada Windows Server 2012

HTTPS merupakan protokol HTTP yang lebih aman, sehingga data-data yang dikirimkan dengan protokol ini lewat jaringan internet akan dienkripsi menjadi tulisan yang aneh dan tidak mudah dimengerti oleh manusia. HTTPS sama seperti HTTP yang menyediakan konten HTML atau Website tetapi data HTML yang dikirimkan lebih aman dan bersifat rahasia sehingga jika menginput password pada saat login sebuah akun lewat internet tidak akan terlihat oleh pembobol jaringan. HTTPS menggunakan protkol SSL untuk membentuk koneksi aman antara Web Client dengan Web Server.

Pada Windows Server 2012 kita dapat membuat sebuah Web Server yang aman pada aplikasi bawaan Windows ini yang bernama IIS, saya akan membuat sebuah server HTTPS dengan serifikat CA self-signed, dan membuat alamat URL untuk Server HTTPS ini pada server DNS lokal berikut ini adalah topologinya :

Mengatur alamat IP

  • Atur terlebih dahulu alamat IP menjadi static pada server lokal ini, dan arahkan alamat IP DNS pada alamat IP server DNS.

Membuat alamat URL

agar dapat diakses menggunakan alamat URL, maka anda harus membuat sebuah server DNS pada jaringan lokal, pada kali ini saya membuat domain https://secure.dzikrafathin.com/ untuk alamat URL dari Web Server yang aman. anda dapat melihat postingan saya yang satu ini untuk membuat DNS Server miliki sendiri pada Windows Server 2012.

Menginstall layanan Web Server (IIS)

Agar server lokal ini dapat menyediakan konten Website maka kita harus menginstall sebuah aplikasi yang dapat melayani permintaan Web Server pada port 80 dan 443, karena kali ini saya membuat Web Server dengan koneksi aman lewat SSL maka port yang digunakan 443. berikut ini adalah langkahnya :

  • Buka Server Manager > Add Roles and Features.
  • Akan muncul beberapa pesan hal-hal yang harus dilakukan sebelum menginstall sebuah layanan pada Server lokal ini, Klik Next untuk lanjut pada langkah berikutnya.
  • Pilih pilihan Role-based … karena hanya server lokal ini yang akan diinstall layanan baru, lalu klik Next.
  • Akan muncul daftar Server, pilih server sesuai identitas dari server lokal yang sedang digunakan, dan klik Next.

  • Pada bagina Server Roles centang pilihan Web Server.
  • Jika muncul jendela seperti ini klik Add Features dan klik Next.

  • Pada bagian ini biarkan secara default tanpa ada yang dicentang dan klik Next.
  • Akan ada sedikit penjelasan tetang Web Server, klik Next untuk lanjut pada langkah berikutnya.
  • Pada bagian Roles Services centang semua pilihan Security dan klik Next.
  • Anda akan dimintai untuk konfirmasi hal-hal yang ingin dinstall pada server lokal ini, jika sudah yakin klik Install untuk memulai Installasi.
  • Tunggu prosesnya hingga selesai, jika sudah selesai maka akan muncul tulisan Installation succeed…. klik Close untuk mengakhiri.

Konten HTML

  • Buat beberapa konten HTML dengan nama index.html pada suatu folder, saya menyarankannya untuk membuat foldernya di dalam folder C:\inetpub.

Membuat sertifikan Self-Signed

Kali ini saya akan membuat sertifikat self-signed untuk koneksi HTTPS antar Server dan Clinet, efeknya menggunakan self signet situs web HTTPS yang kita buat dianggap tidak terpercaya oleh browser, jika ingin terpercaya anda harus membuat sertifikat pada penyedia layanan pembuat sertifikat dan itu tidak gratis. lanjut pada pembuatannya :

  • Buka Server manager > Tools > Web IIS.
  • Klik Hostname Server lokal > dan pilih Server Certificates
  • Pada sisi bagian kanan klik Create Self-Signed….
  • Tuliskan nama situs yang ingin anda sertakan pada sertifikat ini. pilih pilihan Web Hosting dan klik OK.
  • Maka seperti inilah hasilnya.

Membuat Situs HTTPS

  • Hapus situs Default Web Site bawaan IIS ini.
  • Lalu klik kana Sites dan Add Website untuk membuat sebuah situs Web baru.
  • Atur beberapa binding dibawah ini

    1. Atur nama situs Web ini.
    2. Arahkan direktori root atau folder yang berisi file index.html tadi
    3. Pilih pilihan https.
    4. Tentukan Hostname pada alamat URL Web server lokal ini.
    5. Pilih sertifikat yang sudah dibuat sebelumnya.
    6. OK

    Setelah langkah diatas selesai maka situs web pada server lokal ini sudah dapat diakses dari Client.

Testing Client

Sekarang kita coba apakah Web Server HTTPS ini sudah dapat diakses lewat client, saya mencoba mengakses melalui client sistem operasi linux, berikut ini adalah langkahnya :

  • Tambahkan alamat IP Server DNS lokal, untuk linux edit file /etc/resolv.conf seperti dibawah ini :
  • Coba akses alamat URL server dengan https://… pada Browser. maka akan muncul seperti ini, seperti yang sudah saya bilang sebelumnya karena sertifikat yang digunakan server ini adalah Self-Signed maka Browser menganggap situs ini tidak terpercaya. Klik Advanced dan Klik Proceed to….

  • Maka konten HTML akan muncul.

Setelah konten HTML sudah muncul maka konfigurasi dinyatakan berhasil.

Membuat server DHCP dengan Windows Server 2012

Saat kita terhubung ke Internet, sudah pastinya komputer yang kita gunakan mempunyai alamat identifikasi (Alamat IP) untuk berkomunikasi, alamat IP ini ibarat alamat lokasi seperti di perumahan, sehingga alamat IP ini sangat penting untuk mengetahui alamat komputer satu dengan komputer lain, alamat IP dapat diatur secara static atau anda secara manual mengatur alamat IP sendiri atau dapat secara otomatis komputer dapat mengisi alamat IP dia sendiri dengan DHCP.
DHCP merupakan protokol yang mengirim permintaan alamat IP dari Komputer DHCP Client ketika komputer ingin terhubung ke Jaringan, dan menawarkan alamat IP yang dapat digunakan dan tersedia pada Jaringan dari DHCP Server menuju DHCP Client. DHCP Server adalah server yang menyediakan layanan penentuan alamat IP pada setiap Komputer DHCP Client, DHCP Server menyediakan daftar range alamat IP yang dapat digunakan dalam satu subnet network dan akan memberikannya pada setiap Komputer DHCP Client yang memintanya.
Pada posting kali ini saya akan mencontohkan server DHCP pada sistem operasi Windows Server 2012, untuk membarikan alamat IP pada Jaringan 19.19.0.0/16 agar dapat terhubung ke Internet, pada jaringan itu terdapat Komputer Windows dan Linux.

Mengatur alamat IP

  • Atur alamat IP menjadi static agar bersifat permanen dan tidak berubah ubah.

Menginstall layanan DHCP

  • Buka Server Manager > Add Roles and Features.
  • Akan muncul beberapa pesan hal-hal yang harus dilakukan sebelum menginstall sebuah layanan pada Server lokal ini, Klik Next untuk lanjut pada langkah berikutnya.
  • Pilih pilihan Role-based … karena hanya server lokal ini yang akan diinstall layanan baru, lalu klik Next.
  • Akan muncul daftar Server, pilih server sesuai identitas dari server lokal yang sedang digunakan, dan klik Next.

  • Pada bagina Server Roles centang pilihan DHCP Server.
  • Jika muncul jendela seperti ini klik Add Features setelah kembali lagi klik Next.
  • Tidak ada fitur pada server yang akan ditambahkan, biarkan tanpa ada yang dicentang dan klik Next.
  • Akan muncul sedikit tetang DHCP Server, klik Next untuk lanjut.
  • Anda akan dimintai konfirmasi layanan-layanan baru yang ingin diinstall, klik Install untuk memulai Installasi.
  • Tunggu prosesnya hingga selesai, jika sudah selesai maka akan muncul tulisan Installation succeeded… klik Close untuk mengakhiri.

Konfigurasi DHCP Server

  • Kembali pada Server Manager, klik ikon bendera, dan klik Complete DHCP.
  • Akan muncul jendela seperti ini, langsung saja klik tombol Commit.
  • Tunggu prosesnya hingga selesai, jika sudah selesai Klik Close.
  • Buka lagi Server Manager klik Tools > DHCP.
  • Klik New Scope pada IPv4 untuk membuat DHCP pada IPv4.
  • Akan muncul jendela selamat datang seperti ini, klik Next untuk lanjut pada langkah berikutnya.
  • Ketikan nama Scope, dan klik Next untuk lanjut.
  • Ketikan Range awal dan akhir alamat IP yang akan diberikan pada Komputer DHCP Client, beserta subnet mask, Klik Next.
  • Jika anda ingin mencegah suatu alamat IP agar tidak akan diberikan pada Komputer DHCP client, tambahkan alamat IP tersebut disini, jika hanya satu saja ketikan saja pada Start IP Address. setelah itu lanjut klik Next.
  • Atur durasi waktu kadaluarsa alamat IP DHCP. dan klik Next.
  • Pilih opsi Yes untuk mengkonfigurasi scope DHCP tadi. dan klik next.
  • Atur alamat IP Default Gateway untuk menuju Internet atau Jaringan Luar. dan Klik Next.
  • Tambahkan alamat IP DNS Server yang akan diberikan pada Client. Klik Next.
  • Karena saya tidak memiliki server untuk NetBIOS atau WINS Server maka langkah ini saya abaikan dengan klik Next.
  • Pilih opsi Yes agar Scope DHCP ini dapat langsung aktif dan dapat digunakan.
  • Klik Finish untuk mengakhiri.

Testing Client

    Windows

  • Atur metode mendapatkan alamat IP menjadi automatic pada Komputer Client Windows.
  • Jika berhasil maka komputer Client akan langsung mendapatkan alamat IP secara otomatis.
  • Linux

  • Pada konfigurasi Wired connection atur alamat IP menjadi DHCP.
  • Maka akan seperti ini hasilnya jika berhasil, client akan langsung mendapatkan alamat IP secara otomatis.

Membuat Server DNS lokal pada Windows Server 2012

DNS Domain Name System merupakan sistem DNS kepanjangan dari Domain Name System, merupakan sistem penamaan atau pengalamatan menggunakan kata atau huruf yang mudah dimengerti pada Sebuah Komputer atau Server. DNS digunakan untuk menerjemahkan sebuah alamat URL situs web seperti www.blogger.com menjadi alamat IP asli dari Server Blogger itu sendiri, atau sebaliknya yaitu menerjemahkan alamat IP menjadi alamat URL.
Dengan DNS alamat IP yang sulit dimengerti karena berupa angka seperti 74.34.66.99 dapat digantikan menjadi alamat yang menggunakan huruf dan kata-kata yang mudah dimengerti seperti www.blogger.com . Saat ketika kita mengakses sebuah alamat URL pada browser sebenarnya browser mencari tahu alamat IP asli dari URL tersebut pada sebuah Server yang disebut DNS Server. DNS Server bertugas untuk melayani permintaan DNS dari Client untuk menerjemahkan alamat URL menjadi alamat IP asli ataupun dari alamat IP menjadi alamat URL dari alamat IP itu
Saya akan membuat sebuah DNS Server pada jaringan lokal dengan Sistem Operasi Windows Server 2012, dalam server DNS itu terdapat beberapa alamat URL yang akan saya buat dan kaitkan pada alamat IP asli dari alamat URL tersebut, berikut ini adalah topologinya :

Mengatur alamat IP

  • Pertama atur terlebih dahulu alamat IP Server lokal menjadi alamat IP Static, tujuannya agar alamat IP tidak berubah-ubah saat server DNS lokal ini digunakan.

Menginstall layanan DNS

Untuk menjalankan layanan DNS pada Server lokal ini, Anda harus menginstall Role DNS Server.
  • Buka Server Manager > Add Roles and Features.
  • Akan muncul beberapa pesan hal-hal yang harus dilakukan sebelum menginstall sebuah layanan pada Server lokal ini, Klik Next untuk lanjut pada langkah berikutnya.
  • Pilih pilihan Role-based … karena hanya server lokal ini yang akan diinstall layanan baru, lalu klik Next.
  • Akan muncul daftar Server, pilih server sesuai identitas dari server lokal yang sedang digunakan, dan klik Next.

  • Pada bagian Server Roles centang pilihan DNS Server.

    Jika muncul jendela ini klik tombol Add Features, setelah itu klik Next untuk lanjut pada langkah berikutnya.
  • Pada bagian Features lewati saja dengan klik Next tanpa ada yang dicentang.
  • Akan ada sedikit teori tetang DNS Server pada langkah ini, klik Next untuk lanjut.
  • Anda akan dimintai untuk konfirmasi layanan yang ingin diinstall, jika sudah yakin klik Install untuk melakukan Installasi.
  • Tunggu proses hingga selesai, jika sudah selesai maka akan muncul tulisan Installation succeeded.. klik close.
  • Setelah ini layanan DNS sudah dapat digunakan, anda dapat membuat sebuah URL atau nama Domain dari alamat IP.

Membuat Domain

Setelah selesai installasi, sekarang kita akan membuat nama domain dari beberapa server, berikut ini adalah daftar nama domain atau URL yang saya contohkan :
NO Nama Domain Alamat IP asli
1 dzikrafathin.com 192.168.56.29
2 ftp.dzikrafathin.com 192.168.56.39
3 mail.dzikrafathin.com 192.168.56.65
4 www.dzikrafathin.com 192.168.56.75
5 blog.dzikrafathin.com 192.168.56.75
6 secure.dzikrafathin.com 192.168.56.82
Untuk membuat nama-nama domain atau URL diatas pertama anda harus membuat zona yaitu :
  • Forward lookup zone : merupakan zona yang berisi nama domain utama yang ingin diterjemahkan menjadi alamat IP.
  • Reverse lookup zone : merupakan zona yang berisi prefix atau alamat IP Network yang ingin diterjemahkan menjadi nama domain atau URL.

Forward lookup zone

  • Buka Server Manager > Tools > DNS untuk membuka DNS Manager.
  • Klik New Zone.. pada Folder Forward Lookup Zones.

  • Akan muncul jendela seperti ini, klik Next untuk melanjutkan pada langkah berikutnya.
  • Pilih pilihan Primary zone karena server DNS lokal ini berdiri sendiri. klik Next untuk lanjut.
  • Ketikan nama domain atau url utama yang akan dibuat, setelah itu klik Next.
  • Biarkan secara default, dan klik Next.
  • Biarkan saja pada pilihan paling bawah jika tidak ingin mengaktifkan pembaruan, klik Next untuk lanjut.
  • Klik finish untuk mengakhirinya.
  • Maka nama domain atau URL utama sudah terbuat.

Reverse lookup zone

  • Klik New Zone… pada folder Reverse lookup zones.

  • Akan muncul jendela selamat datang seperti ini, klik Next untuk lanjut pada langkah berikutnya.
  • Pilih pilihan Primary zone karena server DNS lokal ini berdiri sendiri. klik Next untuk lanjut.
  • Pilih pilihan IPv4 karena alamat IP yang ingin diterjemahkan adalah versi 4.
  • Ketikan 3 oktet pertama, atau prefix alamat IP Network yang ingin diterjemahkan menjadi alamat domain atau URL.klik Next untuk lanjut.
  • Biarkan secara default dan klik Next.

  • Biarkan saja pada pilihan paling bawah jika tidak ingin mengaktifkan pembaruan, klik Next untuk lanjut.
  • Klik finish untuk mengakhirinya.
  • Maka alamat IP Network yang ingin diterjemahkan menjadi alamat nama domain atau URL sudah terbuat.

Membuat Record

Setelah kedua zone sudah terbuat sekarang kita buat Record yang fungsinya untuk mengaitkan alamat URL atau nama domain utama pada alamat IP asli, sehingga ketika salah satu alamat URL itu diakses dapat langsung dialihkan pada alamat IP asli dari alamat URL itu. Pada membuat Record ini juga dapat membuat subdomain, jenis Record yang saya contohkan adalah Record jenis (A) yang untuk mengaitkan pada alamat IP komputer fisik. Berikut ini adalah langkah-langkahnya :
  • Klik New Host pada nama domain atau URL yang sudah dibuat sebelumnya.
  • Akan muncul jendela seperti ini, pada kali ini saya akan mengaitkan nama domain utama pada alamat IP Server DNS lokal ini.
  • Utama

    Ketikan alamat IP Server lokal ini, dan jangan lupa untuk mencentang Create ….

    subdomain www

    Ketikan www dan ketikan alamat IP komputer yang ingin diarahkan pada alamat URL sub-domain www ini.

    subdomain ftp

    subdomain mail

    subdomain blog

    subdomain secure

  • Setelah semuanya selesai dibuat maka alamat nama domain atau URL tersebut sudah dapat digunakan.

Testing Client

Client yang saya gunakan adalah Linux 64bit.

  • Agar Client mencari alamat URL pada Server DNS lokal kita, maka tambahkan alamat IP DNS Server lokal itu pada file /etc/resolv.conf .
  • Lakukan tesing dengan perintah nslookup [URL].